Roboguru

Tradisi panjang jimat dilakukan untuk memperingati maulud nabi di ...

Pertanyaan

Tradisi panjang jimat dilakukan untuk memperingati maulud nabi di ...

Pembahasan Soal:

Upacara tradisi Panjang Jimat dilaksanakan setiap malam 12 Rabiul Awal atau Maulid, bertepatan dengan hari kelahiran nabi Muhammad SAW. Sebutan Panjang Jimat sendiri berasal dari dua kata, yaitu Panjang dan Jimat. Panjang artinya lestari dan jimat artinya pusaka. Jadi, secara etimologi, panjang jimat berarti upaya untuk melestarikan pusaka yang paling berharga milik umat Islam selaku umat nabi Muhammad, yaitu dua kalimat syahadat. Upacara tradisi panjang jimat ini dilaksanakan di Kraton Kasepuhan dan Kanoman Cirebon.

Jadi, tradisi panjang jimat dilakukan untuk memperingati maulud nabi di Cirebon. 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

C. Sianturi

Terakhir diupdate 13 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Jelaskan pengaruh Islam terhadap Nusantara dalam bidang sosial-budaya dan kesenian !

Pembahasan Soal:

Masuknya pengaruh Islam di Indonesia memberikan dampak dalam banyak kehidupan masyarakat nusantaradalam bidang politik, pedidika, sosial budaya da kesenian. Pegaruh Islam dalam ssial budaya da keseia diataraya adalah

  • Pertunjukan wayang yang dikembangkan sebagai sarana untuk berdakwah
  • Upacara tradisional Tabot atau Tabuik
  • Seudati merupakan tarian dari Aceh yang di bawakan oleh delapan orang dengan melantunkan syair yang isinya Sholawat Nabi.

0

Roboguru

Bentuk-bentuk pengaruh Islam di Indonesia antara lain ....

Pembahasan Soal:

Ajaran dan kebudayaan Islam di Indonesia masuk melalui berbagai saluran, seperti perdagangan, perkawinan, pendidikan, tasawuf, hingga kesenian. Ajaran dan kebudayaan Islam ini disebarkan melalui cara damai atau tanpa melalui kekerasan serta pemaksaan. Hal tersebut mengakibatkan ajaran Islam dapat diterima oleh masyarakat luas. Dalam perkembangannya, terjadi akulturasi atau percampuran budaya antara tradisi Islam dengan tradisi Hindu-Buddha serta tradisi asli Nusantara. Hal tersebut membawa pengaruh di berbagai bidang, yaitu sebagai berikut.

  • Bidang Arsitektur bangunan. Pengaruh budaya Islam yang berakulturasi dengan kebudayaan Hindu-Buddha dan kebudayaan nusantara terlihat dari atap bangunan masjid yang berbentuk tumpang. i
  • Bidang seni ukir. Pengaruh Islam terlihat dari ragam hias seni ukir yang menggunakan motif daun-daunan dan bunga serta ditambah seni hias dengan huruf Arab (kaligrafi).
  • Bidang aksara dan sastra. Penggunaan huruf Arab mulai banyak digunakan oleh masyarakat (dalam hal ini pemuka agama) serta berkembangnya karya sastra Islam, seperti Hikayat dan Suluk.
  • Bidang kesenian. Wayang digunakan sebagai media penyebaran ajaran Islam dengan disesuaikan dengan cerita-cerita Islam serta dikembangkannya pertunjukan wayang golek.
  • Sistem kalender. Pada masa Sultan Agung, dibuat sistem kalender Jawa dengan menggabungkan sistem kalender Islam dengan pra Islam.

Dengan demikian, bentuk-bentuk pengaruh Islam di Indonesia terlihat dalam arsitektur bangunan, seni ukir, aksara dan sastra, kesenian, dan sistem kalender. 

0

Roboguru

Jelaskan pengaruh Islam dalam bidang pemerintahan!

Pembahasan Soal:

Masuknya Islam ke Nusantara telah membawa perubahan di berbagai bidang salah satunya adalah pemerintahan. Dalam bidang pemerintahan, terjadi proses alkulturasi. Pada masa Islam, gelar raja diganti dengan sultan, suatu kata dari bahasa Arab yang berarti penguasa kerajaan, atau susuhunan, yang kemudian menjadi sunan, juga dari bahasa Arab yang berarti yang disembah atau yang dihormati. Konsep dewa raja yang memandang raja sebagai titisan dewa diganti dengan konsep sultan sebagai khalifah yang berarti pemimpin umat. Penasihat raja berasal dari tokoh-tokoh agama yang disebut kiai. Meski demikian, sistem pemerintahan tidak mengalami perubahan secara menyeluruh. Sebutan atau gelar bagi pembantu raja masih menggunakan istilah lama di antaranya patih panglima, hulubalang, dan mahamentri. Nama raja Jawa juga tidak memakai nama yang bernafaskan Islam, tetapi menggunakan nama-nama dari budaya Jawa, seperti Sultan Trenggana, Sultan Hadiwijoyo, Susuhunan Mangkunegoro, Hamengku Buwana, dan Paku Buwana.

Berdasarkan penjelasan di atas maka pengaruh Islam dalam bidang pemerintahan diantaranya adalah adanya perubahan gelar raja menjadi sultan, lalu penasihat raja berasal dari tokoh-tokoh agama yang disebut kiai. Dan gelar bagi pembantu raja masih menggunakan istilah lama di antaranya patih panglima, hulubalang, dan mahamentri.

 

0

Roboguru

Peringatan 10 Muharram untuk memperingati kematian Husein cucu Nabi Muhammad SAW di Pariaman Sumatra Barat disebut ...

Pembahasan Soal:

Peringatan 10 Muharram untuk memperingati kematian Husein cucu Nabi Muhammad SAW di Sumatra Barat disebut tabuik atau tabut dalam bahasa Indonesia. Perayaan lokal dalam rangka memperingati Asyura, gugurnya Husein dilakukan oleh masyarakat Minangkabau di daerah pantai Sumatra Barat. Peringatan ini menampilkan kembali pertempuran di Karbala dengan memainkan drum tassa dan dhol. Tabuik merupakan istilah untuk usungan jenazah yang dibawa selama proses upacara tersebut.

Jadi, peringatan 10 Muharram untuk memperingati kematian Husein cucu Nabi Muhammad SAW di Pariaman Sumatra Barat disebut upacara Tabuik.

0

Roboguru

Perayaan Sekaten biasanya diselenggarakan di kota...

Pembahasan Soal:

Sekaten merupakan salah satu upacara tradisional yang berkembang di dalam kehidupan masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta dan Surakarta. Upacara Sekaten adalah upacara tradisional yang diselenggarakan untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Upacara ini diselenggarakan secara periodik satu tahun sekali yaitu setiap tiap tanggal 5 sampai 11 Rabi’ul Awal (atau dalam kalender Jawa disebut bulan Mulud). Upacara sekaten tersebut ditutup pada tanggal 12 Rabi’ul Awal dengan menyelenggarakan upacara Grebeg Mulud. Upacara Sekaten pada hakekatnya adalah suatu tradisi yang diwariskan oleh nenek moyang kita. Pada mulanya, upacara tersebut diselenggarakan tiap tahun oleh raja-raja di tanah Hindu, berwujud selamatan atau sesaji untuk arwah para leluhur. Namun dalam perkembangannya, upacara Sekaten sebagai sarana untuk menyebarkan agama Islam melalui kegiatan kesenian gamelan. Penyebarluasan agama Islam menggunakan media berupa kesenian gamelan karena masyarakat saat itu menggemari kesenian Jawa dengan gamelannya. Sehingga, untuk memperingati Maulid Nabi  Muhammad SAW tidak  lagi dengan kesenian rebana, melainkan dengan kesenian gamelan.

Dengan demikian, tradisi Sekaten merupakan salah satu upacara tradisional yang berkembang di dalam kehidupan masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta dan Surakarta.

Jadi, jawaban yang tepat adalah D.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved