Roboguru

Tetapan penurunan titik beku molal  menunjukkan....

Pertanyaan

Tetapan penurunan titik beku molal K subscript b menunjukkan....space 

  1. besarnya titik beku larutan pada konsentrasi 1 molalspace 

  2. besarnya penurunan titik beku larutan 1 molalspace 

  3. besarnya penurunan titik beku pelarut dalam larutan 1 molalspace 

  4. besarnya penurunan titik beku pelarut dalam larutan 1 molalspace 

  5. besarnya titik beku zat pelarut sebanyak 1 molalspace 

Pembahasan Soal:

Sifat koligatif merupakan sifat larutan yang tergantung pada konsentrasi zat terlarutnya, dan tidak tergantung pada sifat zat terlarut. Penurunan titik beku merupakan salah satu sifat koligatif larutan. Di dalam teori penurunan titik beku, dijelaskan bahwa titik beku (T subscript b) suatu larutan lebih rendah dari titik beku pelarut murninya. Untuk menentukan titik beku larutan, digunakan persamaan berikut ini:


table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell increment T subscript b end cell equals cell m cross times K subscript b end cell row blank blank blank row cell increment T subscript b end cell equals cell penurunan space titik space beku space larutan space left parenthesis degree C right parenthesis end cell row m equals cell molalitas space larutan space open parentheses m close parentheses end cell row cell K subscript b end cell equals cell tetapan space penurunan space titik space beku space molal space left parenthesis degree C forward slash m right parenthesis end cell end table  


Sebagai catatan, nilai K subscript b bergantung pada jenis pelarut. Pada persamaan di atas, diketahui bahwa K subscript b merupakan tetapan penurunan titik beku molal per satu molal larutan. Dengan demikian, K subscript b dapat diintepretasikan sebagai besarnya penurunan titik beku per 1 molal larutan. Dari pilihan jawaban pada soal di atas, jawaban yang paling tepat adalah B, yaitu besarnya penurunan titik beku larutan 1 molal.

Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah B.space 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

R. Ulfi

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

Terakhir diupdate 06 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Suatu larutan dibuat dengan mencampurkan kalium klorida, KCl ( = 74) dan 0,05 mol magnesium klorida () dalam 500 gram air. Massa KCl yang dicampurkan agar larutan membeku pada suhu yang sama dengan la...

Pembahasan Soal:

Diketahui:
Massa glukosa = 90 gram
Mr glukosa = 180 g/mol
Massa pelarut = 1 kg = 1000 g

Campuran larutan membeku pada suhu yang sama dengan larutan glukosa.


begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell straight T subscript straight f space glukosa end cell equals cell straight T subscript straight f space KCl plus straight T subscript straight f space MgCl subscript 2 end cell row cell ΔT subscript straight f space glukosa end cell equals cell ΔT subscript straight f space KCl plus ΔT subscript straight f space end subscript space space end cell end table end style 


undefined KCl = 74
Mol undefined = 0,05 mol 
Massa pelarut = 500 gram 
α = 1 (terionisasi sempurna) 

Ditanya: massa KCl

Jawab:
i glukosa = 1 (nonelektrolit)
 

KClK++Cl  

begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell straight i space KCl end cell equals cell 1 plus left parenthesis straight n minus 1 right parenthesis straight alpha end cell row cell straight i space KCl end cell equals cell 1 plus left parenthesis 2 minus 1 right parenthesis 1 space end cell row cell straight i space KCl end cell equals 2 end table end style 


begin mathsize 14px style MgCl subscript 2 blank rightwards arrow blank Mg to the power of 2 plus end exponent plus 2 Cl to the power of minus blank end style

begin mathsize 14px style straight i space MgCl subscript 2 equals 1 plus left parenthesis straight n minus 1 right parenthesis straight alpha space straight i space MgCl subscript 2 equals 1 plus left parenthesis 3 minus 1 right parenthesis space 1 space straight i space MgCl subscript 2 equals 3 space end style 


ΔTfglukosa(m×Kf×i)glukosa(m×Kf×i)glukosa(m×i)glukosa(Mrm×p1000×i)glukosa(18090×10001000×1)0,50,2mKCl=========ΔTfKCl+ΔTfMgCl2(m×Kf×i)KCl+(m×Kf×i)MgCl2Kf(m×i)KCl+(m×i)MgCl2(m×i)KCl+(m×i)MgCl2(Mrm×p1000×i)KCl+(n×p1000×i)MgCl2(74m×5001000×2)+(0,05mol×5001000×3)(0,054×mKCl)+0,30,054×mKCl3.704g


Jadi, jawaban yang benar adalah B.

0

Roboguru

Disajukan beberapa larutan berikut. Urutan larutan dari yang mempunyai titik beku paling rendah yaitu...

Pembahasan Soal:

Pada penuruan titik beku dapat digunakan rumus.


increment Tf double bond m cross times Kf cross times i


Kf merupakan tetapan penurunan titik beku air sehingga faktor yang mejadi penentu seberapa besar penuruan titik beku pada zat di atas adalah molalitas (m) dan faktor Van Hoff (i). Faktor Van Hoff ini hanya dimiliki oleh senyawa elektrolit seperti Ba Cl subscript 2 dan NaCl serta senyawa basa seperti KOH sehingga senyawa-senyawa tersebut memiliki penurunan titik didih lebih besar. Senyawa C subscript 6 H subscript 12 O subscript 6 merupakan senyawa dengan penurunan titik beku paling rendah karena tidak memiliki faktor Van Hoff.

Jika dilihat dari ketiga senyawa yang memiliki faktor Van Hoff yaitu NaCl, Ba Cl subscript 2, dan KOH yang memiliki molalitas paling rendah adalah NaCl, KOH, dan Ba Cl subscript 2.

Oleh karena itu, urutan senyawa dari penurunan titik beku paling rendah adalah C subscript 6 H subscript 12 O subscript 6 bond Na Cl bond K O H bond Ba Cl subscript 2.

Jadi, jawaban yang benar adalah D.space 

0

Roboguru

Sebanyak 0,515 g benzil dilarutkan dalam 20 g naftalena. Jika titik beku larutan 0,841°C lebih rendah dari titik beku naftalena murni, massa molekul relatif benzil benzena adalah ...

Pembahasan Soal:

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell increment T subscript f end cell equals cell T subscript f degree minus sign T subscript f end cell row blank equals cell 0 degree C minus sign left parenthesis minus sign 0 comma 841 degree C right parenthesis end cell row blank equals cell 0 comma 841 degree C end cell row blank blank blank row cell increment T subscript f end cell equals cell m space x space K subscript f end cell row cell 0 comma 841 degree C end cell equals cell massa over Mr space x space 1000 over P x space K subscript f end cell row cell 0 comma 841 degree C end cell equals cell fraction numerator 0 comma 515 space g over denominator Mr end fraction x space 1000 over 20 x space 6 comma 92 degree C space m to the power of negative sign 1 end exponent end cell row Mr equals cell 211 comma 8 space g forward slash mol end cell row blank almost equal to cell 214 space g forward slash mol end cell row blank blank blank end table

Sehingga massa molekul relatif benzil benzena adalah 214 g/mol (nilai yang mendekati).

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

0

Roboguru

Larutan gula pentosa () membeku pada suhu  di bawah titik beku air. Tetapan penurunan titik beku molal air = . Berapa % massa glukosa dalam larutan?

Pembahasan Soal:

Kemungkinan terdapat kesalahan pengetikan dalam naskah soal. Berdasarkan data soal yang ada, kita akan menentukan % massa gula pentosa bukan glukosa demi menyinkronkan data soal dan pertanyaan.

Penurunan titik beku terjadi karena dilarutkannya sejumlah zat terlarut ke dalam zat pelarut sehingga terbentuk larutan. Penurunan titik beku (increment T subscript f) adalah selisih antara titik beku pelarut murni terhadap titik beku larutan yang dapat dirumuskan sebagai berikut.

increment T subscript f equals T subscript f superscript degree minus sign T subscript f 

Data increment T subscript f dapat digunakan untuk menentukan banyaknya zat terlarut dalam pelarut ataupun menyatakan persen komposisi masing-masing zat (terlarut maupun pelarut). Data titik beku kita jadikan acuan untuk mencari massa masing-masing komposisi berdasarkan perhitungan increment T subscript f.

Langkah 1 : Menentukan kemolalan (molalitas) larutan gula pentosa.

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell T subscript f end cell equals cell T subscript f superscript degree minus sign 18 space degree C end cell row cell T subscript f end cell equals cell 0 space degree C minus sign 18 space degree C end cell row blank equals cell negative sign 18 space degree C end cell row blank blank blank row cell increment T subscript f end cell equals cell T subscript f superscript degree minus sign T subscript f end cell row blank equals cell 0 space degree C minus sign left parenthesis minus sign 18 space degree C right parenthesis end cell row blank equals cell 18 space degree C end cell row blank blank blank row cell increment T subscript f end cell equals cell K subscript f cross times m end cell row cell 18 space degree C end cell equals cell 1 comma 8 space degree C forward slash molal cross times m subscript gula space pentosa end subscript end cell row cell m subscript gula space pentosa end subscript end cell equals cell fraction numerator 18 space degree C over denominator 1 comma 8 space degree C forward slash molal end fraction end cell row blank equals cell 10 space molal end cell end table 

Langkah 2 : Menentukan komposisi gula pentosa dan pelarut air dalam larutan.

Kemolalan artinya jumlah mol zat terlarut dalam 1000 g pelarut. 10 molal gula pentosa artinya terdapat 10 mol gula pentosa dalam 1000 g pelarut air.

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell massa space gula space pentosa end cell equals cell mol cross times M subscript r end cell row blank equals cell 10 cross times 150 end cell row blank equals cell 1500 space g end cell end table 

Langkah 3 : Menentukan % massa gula pentosa dalam larutan.

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell percent sign space gula space pentosa end cell equals cell fraction numerator massa space gula space pentosa over denominator massa space gula space pentosa and massa space air end fraction cross times 100 percent sign end cell row cell percent sign space gula space pentosa end cell equals cell fraction numerator 1500 space g over denominator 1500 space g plus 1000 space g end fraction cross times 100 percent sign end cell row cell percent sign space gula space pentosa end cell equals cell fraction numerator 1500 space g over denominator 2500 space g end fraction cross times 100 percent sign end cell row cell percent sign space gula space pentosa end cell equals cell 0 comma 6 cross times 100 percent sign end cell row cell percent sign space gula space pentosa end cell equals cell 60 percent sign end cell end table 

Dengan demikian, gula pentosa yang membeku pada suhu 18 space degree C di bawah titik beku air memiliki konsentrasi sebesar 60% .

Jadi, % massa gula pentosa dalam larutan adalah 60%.

0

Roboguru

Sebanyak 3,42 g sukrosa  terlarut dalam 200 g air. Larutan itu membeku pada suhu .... ( C = 12, H = 1, O = 16,  air = 1,86 )

Pembahasan Soal:

Sukrosa merupakan zat nonelektrolit. Titik beku larutan sukrosa adalah sebagai berikut.

 Error converting from MathML to accessible text. 

Jadi, jawaban yang benar adalah opsi E.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved