Roboguru

Jelaskan teori masuknya islam ke Indonesia, ahli yang mengemukakan dan alasannya!

Pertanyaan

Jelaskan teori masuknya islam ke Indonesia, ahli yang mengemukakan dan alasannya!

Pembahasan Soal:

Agama Islam masuk ke Nusantara Indonesia melewati perjalanan panjang dan dibawa oleh kaum muslim dari berbagai belahan bumi. Terdapat 4 teori terkait masuknya Islam di Indonesia tersebut, antara lain.

  1. Teori India (Gujarat) : dicetuskan oleh G.W.J. Drewes kemudian dikembangkan oleh Snouck Hugronje, J. Pijnapel, W.F. Sutterheim, J.P. Moquette, hingga Sucipto Wirjosuparto. Teori ini meyakini bahwa Islam dibawa ke Nusantara oleh para pedagang dari Gujarat, India, pada abad ke-13 Masehi. Kaum saudagar Gujarat datang melalui Selat Malaka dan menjalin kontak dengan orang-orang lokal di bagian barat Nusantara yang kemudian melahirkan Kesultanan Samudera Pasai sebagai kerajaan Islam pertama di Indonesia. Salah satu bukti yang mendukung teori ini adalah ditemukannya makam Malik As-Saleh dengan angka 1297.
  2. Teori Arab (Mekah) : teori Arab (Mekah) ini didukung oleh J.C. van Leur, Anthony H. Johns, T.W. Arnold, hingga Abdul Malik Karim Amrullah atau Buya Hamka. Menurut Buya Hamka, Islam sudah menyebar di Nusantara sejak abad 7 M. Hamka menjelaskan salah satu bukti yang menunjukkan bahwa Islam masuk ke Nusantara dari orang-orang Arab. Bukti yang diajukan Hamka adalah naskah kuno dari Cina yang menyebutkan bahwa sekelompok bangsa Arab telah bermukim di kawasan Pantai Barat Sumatera pada 625 M. Di kawasan yang pernah dikuasai Kerajaan Sriwijaya itu juga ditemukan nisan kuno bertuliskan nama Syekh Rukunuddin, wafat tahun 672 M.
  3. Teori Persia (Iran) : teori ini didukung oleh Umar Amir Husen dan Husein Djajadiningrat. Teori ini menjelaskan bahwa ajaran Islam masuk ke Nusantara dari bangsa Persia (atau wilayah yang kemudian menjadi negara Iran) pada abad ke-13 Masehi. Djajadiningrat berpendapat bahwa tradisi dan kebudayaan Islam di Indonesia memiliki persamaan dengan Persia. Salah satu contohnya adalah seni kaligrafi yang terpahat pada batu-batu nisan bercorak Islam di Nusantara. Ada pula budaya Tabot di Bengkulu dan Tabuik di Sumatera Barat yang serupa dengan ritual di Persia setiap tanggal 10 Muharam.
  4. Teori Cina : menurut teori ini, penyebaran Islam di Indonesia juga diperkirakan masuk dari Cina. Ajaran Islam berkembang di Cina pada masa Dinasti Tang (618-905 M), dibawa oleh panglima muslim dari kekhalifahan di Madinah semasa era Khalifah Ustman bin Affan, yakni Saad bin Abi Waqqash. Kanton pernah menjadi pusatnya para pendakwah muslim dari Cina. Jean A. Berlie menjelaskan bahwa relasi pertama antara orang-orang Islam dari Arab dengan bangsa Cina terjadi pada 713 M. Diyakini bahwa Islam memasuki Nusantara bersamaan migrasi orang-orang Cina ke Asia Tenggara. Mereka dan memasuki wilayah Sumatera bagian selatan Palembang pada 879 atau abad ke-9 M.

Dengan demikian, terdadapat 4 teori masuknya Islam ke Indonesia, yaitu.

  1. Teori Gujarat (India) yang dicetuskan oleh G.W.J. Drewes kemudian dikembangkan oleh Snouck Hugronje, J. Pijnapel, W.F. Sutterheim, J.P. Moquette, hingga Sucipto Wirjosuparto.
  2. Teori Mekah yang didukung oleh didukung oleh J.C. van Leur, Anthony H. Johns, T.W. Arnold, hingga Abdul Malik Karim Amrullah atau Buya Hamka.
  3. Teori Persia (Iran) yang didukung oleh Umar Amir Husen dan Husein Djajadiningrat.
  4. Teori Cina yang didukung oleh Jean A. Berlie.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

I. Agung

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

Terakhir diupdate 25 April 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Teori masuknya islam di indonesia

Pembahasan Soal:

Ada beberapa teori yang menerangkan tentang masuknya agama Islam ke Indonesia yang diperkirakan mulai dari abad ke 7, hingga ada pula yang menyebutkan abad ke 13, diantaranya adalah teori Gujarat, teori Arab, teori Persia dan teori Cina. Masing-masing teori dijelaskan berdasarkan rentan waktu yang berbeda sesuai dengan bukti-bukti yang menjadi pendukung teori tersebut.

Dengan demikian, teori masuknya islam di indonesia ada 4 yaitu:  teori Gujarat, teori Arab, teori Persia dan teori Cina.

0

Roboguru

Waktu masuknya Islam di setiap daerah di kepulauan Indonesia berbeda-beda misalnya antara Sumatra, Jawa dan NTB. Mengapa demikian?

Pembahasan Soal:

Proses Islamisasi di Indonesia dilakukan melalui sejumlah saluran, aliran, dan periode yang berbeda-beda. Hal tersebut tidak terlepas dari kondisi geografis Indonesia yang berbentuk kepulauan. Selain itu, metode Islamisasi di daerah-daerah juga dilakukan dengan pendekatan yang berbeda karena menyesuaikan dengan adat dan tradisi yang telah ada. Namun secara garis besar, proses Islamisasi di Indonesia dilakuak melalui 5 saluran, yakni saluran perdagangan, perkawinan, pendidikan, kesenian, dan tassawuf. Biasanya daerah-daerah yang terlatak disekitar pelabuhan atau pusat perdagangan yang strategis mengalami kontak atau proses Islamisasi lebih dulu ketimbang daerah-daerah di pedalaman atau jauh dari pusat pelabuhan dan perdagangan.

Dengan demikian waktu masuknya Islam di daerah-daerah di Indonesia menunjukkan perbedaan karena tidak terlepas dari letak geografis daerah tersebut serta pengaruh kuat budaya yang telah ada sebelum Islam masuk.

0

Roboguru

Jelaskan teori-teori masuknya Islam ke Indonesia !

Pembahasan Soal:

Islam merupakan agama mayoritas di Indonesia. Tetapi, Islam bukanlah agama nenek moyang Indonesia sehingga masuk dan penyebaran agama Islam memerlukan proses yang memerlukan waktu. Berikut ini beberapa teori tentang masuknya agama Islam di Indonesia.

  1. Teori Gujarat, teori gujarat menyatakan bahwa Islam masuk dan tersebar di Indonesia melalui pedagang-pedagang yang berasal dari Gujarat, India. Hal ini didukung oleh bukti-bukti, antara lain batu nisan dari Sultan Samudera Pasai Malik As-Saleh pada tahun 1297 yang memiliki corak khas Islam Gujarat, catatan Marcopolo bahwa di Perlak telah ditemuka banyak penduduk yang memeluk agama Islam dan banyak ditemukan pedagang Islam yang berasal dari India yang menyebarkan Islam di Indonesia. Adanya aliran tasawuf pada agama Islam yang berkembang di Indonesia.
  2. Teori Persia, menurut teori ini, agama Islam masuk Indonesia berasal dari Persia. Teori ini dicetuskan oleh Amir Husen dan Hoesein Djajadiningrat, yang menyatakan bahwa Islam merupakan agama yang dibawa oleh kaum Syiah, Persia ke Indonesia pada abad ke-7 Masehi. Bukti yang mendukung teori ini adalah adanya kesamaan budaya antara Islam Persia dengan Islam Nusantara seperti peringatan Asyura dan peringatan Tabut, adanya kesamaan ajaran Sufi, dalam mengeja huruf Arab, Indonesia menggunakan istilah-istilah Persia, makam Maulana Malik Ibrahim di Gresik yang ditemukan pad tahun 1419, adanya perkampungan Leren/Leran di Giri daerah Gresik, adanya kesamaan pada seni kaligrafi di beberapa batu nisan
  3. Teori Arab/Mekah, menurut teori ini, Islam masuk ke Indonesia dengan dibawa oleh orang-orang Arab yang memiliki semangat untuk menyebarkan agama Islam ke seluruh dunai. Teori ini didukung oleh Van Leur, Anthony H. Johns, T.W Arnold, dan Buya Hamka. Teori ini didukung oleh beberapa bukti, antara lain adanya perkampungan Islam dengan ciri Kekhalifan Umayyah di pantai timur Sumatera pada abad ke 7 Masehi kerajaan Samudera Pasai menganut mazhab Syafi'i yang merupakan mazhab yang terkenal dan banyak dianut di Arab dan Mesir, penggunaan gelar Al Malik pada raja-raja Samudera Pasai yang umumnya hanya digunakan di Mesir.
  4. Teori Cina, menurut teori ini, Islam masuk ke Indonesia dengan dibawa oleh perantau muslim China. Teori ini dicetuskan oleh Slamet Mulyana dan Sumanto Al Qurtuby. Beberapa bukti yang mendukung teori ini antara lain adanya migrasi orang-orang muslim China dari Canton ke Asia Tenggara, yaitu di Palembang pada 879 Masehi, adanya masjid tua dengan arsitektur Cina di Jawa, Raden Patah yang merupakan raja pertama Kerajaan Demak merupakan keturunan Cina, gelar raja-raja Kerajaan Demak ditulis dengan menggunakan istilah Cina, adanya catatan yang menyatakan bahwa pelabuhan-pelabuhan yang ada di Nusantara pertama kali diduduki oleh para pedagang yang berasal dari Cina.

Dengan demikian, teori-teori masuknya Islam ke Indonesia yaitu Teori Gujarat, Teori Persia, Teori Arab/Mekah, Teori Cina.

1

Roboguru

Terdapat empat teori yang menjelaskan proses masuknya agama Islam di Indonesia. Keberadaan empat teori tersebut menandakan bahwa...

Pembahasan Soal:

Hingga saat ini kajian mengenai kedatangan islam dan islamisasi di Indonesia masih menjadi perdebatan para ahli. Perdebatan tersebut mencakup tiga masalah pokok, yaitu tempat asal kedatangan islam, para pembawa agama islam dan waktu kedatangan islam di Indonesia. Perdebatan tersebut memunculkan empat teori yang menjelaskan proses kedatangan agama islam di Indonesia. Keempat teori tersebut yaitu teori Persia, Gujarat, Mekah, dan Cina. Keempat teori tersebut dilengkapi bukti-bukti yang memperkuat teori-teori tersebut.

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.

0

Roboguru

Sejarah siapa pembawa agama islam ...

Pembahasan Soal:

Peradaban agama Islam yang di mulai dari turunnya wahyu pertama pada tahun 610M yang diturunkan kepada rasul yang terakhir yaitu Muhammad bin Abdullah di Gua Hira, Arab Saudi. Agama islam tersebut kemudian disebarkan oleh para pemuka agama ke seluruh penjuru dunia, salah satunya Indonesia. Ada tiga teori besar terkait kedatangan Islam ke Nusantara.

  1. Teori Gujarat. Islam dipercayai datang dari wilayah Gujarat-India melalui peran para pedagang India muslim pada sekitar abad ke-13 M.
  2. Teori Makkah. Islam dipercaya tiba di Indonesia langsung dari Timur Tengah melalui jasa para pedagang Arab muslim sekitar abad ke-7 M.
  3. Teori Persia. Islam tiba di Indonesia melalui peran para pedagang asal Persia yang dalam perjalanannya singgah ke Gujarat sebelum ke nusantara sekitar abad ke-13 M.

Dengan demikian, agama Islam pertama kali dikenalkan oleh Muhammad bin Abdullah di Gua Hira, Arab Saudi dan disebarluaskan oleh para ulama keseluruh penjuru dunia.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved