Iklan

Pertanyaan

Teks cerita imajinasi berikut untuk soal nomor 4 dan 5.


    Suara Sikka melengking merdu menggema di seluruh perbukitan Tana Modo.
    Betapa kagetnya Certa setelah tiba di atas pohon tempat Sikka bernyanyi. Certa menyuruh Maron dan Retta mengendap agar tidak terlihat oleh anak-anak komodo yang masih kecil dan lucu-lucu itu. Certa, Retta, dan Maron terdiam melihat keenam komodo kecil yang rukun dan hidup bahagia di atas pohon. Retta terpana melihat Nataga dan saudaranya bercanda. Suara gesekan daun dan ranting akibat gerakan Certa, Retta, dan Maron, membuat Nataga waspada.
    Insting Nataga merasakan kehadiran binatang lain di Bunga Bali. Ia pun langsung melompat ke batang yang lebih tinggi di mana Certa, Maron, dan Retta masih terpana. Ketiganya tidak menyadari kehadiran Nataga yang mengintip dari balik batang.
    Nataga terus melihat gerak-gerik ketiga binatang yang belum dikenalnya itu dengan tenang. Indra penglihatan dan indra pencium Retta segera menyadari kalau ada komodo kecil yang tengah menyelidiki. Retta segera melesat ke arah Nataga, tetapi ia tidak ingin menakuti bayi komodo itu.
    Sambil melilitkan tubuhnya yang lentur dan cantik di ranting pohon, Retta takjub melihat ekor anak komodo yang berwarna biru itu. Retta diam sesaat, kaget dan tak sadar terus melilitkan tubuhnya di batang hingga habis. Bahkan hampir saja ia melihat lehernya sendiri. Retta seperti melihat hal yang aneh. Lalu, ia menyapa Nataga dengan ramah.
    "Hai, siapakah namamu?" tanya Retta.
Nataga mendongak ke atas ranting di atasnya.
"Aku Nataga. Mengapa kamu ada di sini dan mengintip kami?" tanya Nataga.
    Retta menjulurkan kepalanya tepat di depan wajah Nataga.
    "Kami mencari asal suara yang sangat merdu. Apakah dia saudaramu?" tanya Retta sambil wajahnya mengarah ke Sikka.
    "Betul, namanya Sikka. Ia saudaraku," jawab Nataga.
    Retta dan Nataga terdiam. Retta melihat bayi komodo ini mempunyai keunikan.

Dikutip dari: Ugi Agustono, The Little Dragon, Jakarta, Grasindo, 2016space 

Tentukan unsur-unsur intrinsik dalam teks cerita fantasi tersebut!

Tentukan unsur-unsur intrinsik dalam teks cerita fantasi tersebut!space 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

02

:

55

:

29

Klaim

Iklan

A. Acfreelance

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

unsur intrinsik dalam teks cerita fantasi tersebut antara lain tema, alur, tokoh dan penokohan, latar, sudut pandang, serta amanat.

unsur intrinsik dalam teks cerita fantasi tersebut antara lain tema, alur, tokoh dan penokohan, latar, sudut pandang, serta amanat.space 

Pembahasan

Cerita fantasi merupakan salah satu jenis teks narasi yang bertujuan untuk menghibur dan meningkatkan daya imajinasi pembaca. Teks cerita fantasi dibangun dengan beberapa unsur, yaitu unsur intrinsik dan ekstrinsik. Unsur intrinsik teks cerita fantasi antara lain tema, alur, tokoh dan penokohan, latar atau setting, sudut pandang, dan amanat. Berikut unsur instrinsik yang terdapat pada teks cerita fantasi di atas: Tema , yaitu pokok pikiran yang menjadi dasar pengembangan sebuah cerita. Tema kutipan teks cerita fantasi di atas yaitu Sikka yang memiliki keunikan berupa suaranya yang indah dan menarik perhatian Certa, Maron, dan Retta. Alur , yaitu rangkaian kejadian atau jalan cerita dari awal hingga akhir. Kutipan teks cerita fantasi di atas menggunakan alur maju karena cerita dimulai dengan pengenalan tokoh, awal mula konflik, puncak konflik, hingga peleraian. Tokoh dan penokohan , yaitu pelaku beserta watak dan karakternya dalam cerita. Tokoh yang terlibat pada teks cerita fantasi di atas antara lain, Certa, Maron, Retta, Nataga, dan Sikka. Certa, Maron, dan Retta merupakan sejenis ular yang penasaran dengan suara indah dari Sikka. Sementara itu, Sikka dan Nataga merupakan dua komodo bersaudara. Pada awalnya, Nataga digambarkan mencurigai kehadiran Certa, Maron, dan Retta, namun akhirnya bisa bersikap baik dengan ketiganya. Latar atau setting , yaitu tempat, waktu, maupun suasana dalam cerita. Latar cerita fantasi di atas berada di atas pohon perbukitan Tana Modo. Sudut pandang , yaitu penempatan posisi pencerita dalam sebuah cerita. Sudut pandang yang digunakan yaitu orang ketiga serba tahu. Penulis hanya menceritakan apa yang terjadi, tanpa terlibat langsung dalam cerita. Amanat , yaitu pesan atau pembelajaran yang dapat diambil dari cerita. Pembelajaran yang dapat diambil dari cerita fantasi di atas adalah kita harus tetap menghormati tempat yang bukan wilayah tempat tinggal kita dan bersikap baik terhadap orang baru. Hal ini terlihat dari sikap Retta yang lebih dulu menyapa Nataga. Dengan demikian, unsur intrinsik dalam teks cerita fantasi tersebut antara lain tema, alur, tokoh dan penokohan, latar, sudut pandang, serta amanat.

Cerita fantasi merupakan salah satu jenis teks narasi yang bertujuan untuk menghibur dan meningkatkan daya imajinasi pembaca. Teks cerita fantasi dibangun dengan beberapa unsur, yaitu unsur intrinsik dan ekstrinsik. Unsur intrinsik teks cerita fantasi antara lain tema, alur, tokoh dan penokohan, latar atau setting, sudut pandang, dan amanat.

Berikut unsur instrinsik yang terdapat pada teks cerita fantasi di atas:

Tema, yaitu pokok pikiran yang menjadi dasar pengembangan sebuah cerita. Tema kutipan teks cerita fantasi di atas yaitu Sikka yang memiliki keunikan berupa suaranya yang indah dan menarik perhatian Certa, Maron, dan Retta.

Alur, yaitu rangkaian kejadian atau jalan cerita dari awal hingga akhir. Kutipan teks cerita fantasi di atas menggunakan alur maju karena cerita dimulai dengan pengenalan tokoh, awal mula konflik, puncak konflik, hingga peleraian.

Tokoh dan penokohan, yaitu pelaku beserta watak dan karakternya dalam cerita. Tokoh yang terlibat pada teks cerita fantasi di atas antara lain, Certa, Maron, Retta, Nataga, dan Sikka. Certa, Maron, dan Retta merupakan sejenis ular yang penasaran dengan suara indah dari Sikka. Sementara itu, Sikka dan Nataga merupakan dua komodo bersaudara. Pada awalnya, Nataga digambarkan mencurigai kehadiran Certa, Maron, dan Retta, namun akhirnya bisa bersikap baik dengan ketiganya.

Latar atau setting, yaitu tempat, waktu, maupun suasana dalam cerita. Latar cerita fantasi di atas berada di atas pohon perbukitan Tana Modo.

Sudut pandang, yaitu penempatan posisi pencerita dalam sebuah cerita. Sudut pandang yang digunakan yaitu orang ketiga serba tahu. Penulis hanya menceritakan apa yang terjadi, tanpa terlibat langsung dalam cerita.

Amanat, yaitu pesan atau pembelajaran yang dapat diambil dari cerita. Pembelajaran yang dapat diambil dari cerita fantasi di atas adalah kita harus tetap menghormati tempat yang bukan wilayah tempat tinggal kita dan bersikap baik terhadap orang baru. Hal ini terlihat dari sikap Retta yang lebih dulu menyapa Nataga.


Dengan demikian, unsur intrinsik dalam teks cerita fantasi tersebut antara lain tema, alur, tokoh dan penokohan, latar, sudut pandang, serta amanat.space 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Tekscerita fantasi diatas menonjolkan unsur intrinsik....

1

4.2

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia