Roboguru

Tentukan nama oksida berikut :

Pertanyaan

Tentukan nama oksida berikut :

  1. begin mathsize 14px style S subscript 2 O subscript 3 end style
  2. begin mathsize 14px style K subscript 2 O end style
  3. begin mathsize 14px style Ag subscript 2 O end style
  4. begin mathsize 14px style Cu O end styleundefined 

Pembahasan Soal:

Senyawa ionik yaitu senyawa yang terdiri dari ion positif (kation) dan ion negatif (anion). Biner artinya terdiri dari dua unsur, sementara poliatom artinya lebih dari dua unsur.

Tata nama senyawa ionik biner yaitu :

  • Indeks atom tidak disebutkan
  • Unsur logam ditulis terlebih dahulu
  • Unsur non logam diberi akhiran “ida”
  • Untuk unsur logam transisi, nama logam disertakan muatan (bilangan oksidasinya)

Senyawa kovalen yaitu senyawa yang terbentuk dari sesama unsur non logam. Tata nama senyawa kovalen biner yaitu :

  • Indeks atom disebutkan, kecuali untuk unsur pertama jika indeksnya satu maka tidak perlu dituliskan sebagai "mono".
  • Unsur non logam kedua diberi akhiran "ida"

Dengan demikian, nama-nama senyawanya adalah sebagai berikut.

1. begin mathsize 14px style S subscript 2 O subscript 3 end style = disulfur trioksida (termasuk senyawa kovalen)

2. begin mathsize 14px style K subscript 2 O end style = kalium oksida (kalium tidak perlu disebutkan muatannya karena termasuk golongan A)

3. begin mathsize 14px style Ag subscript 2 O end style = perak (I) oksida (Ag termasuk golongan B / transisi, maka perlu disertakan muatannya). Muatan/biloks Ag dapat ditentukan dengan perhitungan yaitu :


begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell 2 point biloks space Ag and biloks space O end cell equals 0 row cell 2 point biloks space Ag plus left parenthesis minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell 2 point biloks space Ag end cell equals cell plus 2 end cell row cell biloks space A end cell equals cell plus 1 end cell end table end style


4. begin mathsize 14px style Cu O end style = tembaga (II) oksida (Cu termasuk logam transisi, maka perlu disertakan muatan/biloksnya). Muatan/biloks Cu dapat ditentukan dengan perhitungan yaitu :


begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell biloks space Cu and biloks space O end cell equals 0 row cell biloks space Cu plus left parenthesis minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell biloks space Cu end cell equals cell plus 2 end cell end table end style


Jadi, nama-nama oksida tersebut adalah :

  1. begin mathsize 14px style S subscript 2 O subscript 3 end style = disulfur trioksida
  2. begin mathsize 14px style K subscript 2 O end style = kalium oksida
  3. begin mathsize 14px style Ag subscript 2 O end style = perak (I) oksida
  4. begin mathsize 14px style Cu O end style = tembaga (II) oksida.undefined 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

S. Susanti

Mahasiswa/Alumni Universitas Jayabaya

Terakhir diupdate 01 April 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Lengkapi tabel berikut!

Pembahasan Soal:

Penamaan senyawa ionik:

  • Aturan tata nama senyawa biner (terdiri dari dua jenis atom) adalah semua nama senyawa biner diberi akhiran -ida (akhiran -ida disandang oleh unsur nonlogam).
  • Jika logam hanya satu jenis biloks (logam utama umumnya golongan IA, IIA, dan IIIA), maka muatan biloks tidak dituliskan.
  • Jika suatu logam mempunya biloks lebih dari satu, maka ada dua cara penamaan. Pertama, biloks unsur pertama (logam) ditandai dengan angka romawi di belakang nama logam tersebut. Kedua, unsur pertama (logam) dengan biloks rendah memakai nama latin berakhiran -o, dan logam dengan biloks tinggi memakai akhiran -i.
    ​​​

Penamaan senyawa kovalen biner:

  • Jumlah unsur pada senyawa kovalen biner disebutkan dengan awalan bahasa yunani sebagai berikut:
    1=mono, 2=di, 3=tri, 4=tetra, 5=penta, 6=heksa, 7=hepta, 8=okta, 9=nona, 10=deka
  • Urutan penamaan sebagai berikut: Jumlah unsur 1 + nama unsur 1 + jumlah unsur 2 + nama unsur 2 diberi akhiran -ida.undefined 

Sehingga tabel yang lengkap adalah sebagai berikut:

 

Jadi, jawaban yang benar adalah sesuai tabel di atas.

 

0

Roboguru

Elektrode kalomel sering digunakan sebagai elektrode pembanding dalam pengujian menggunakan prinsip elektrokimia. Elektrode kalomel terdiri atas logam Hg yang menunggu pasta Hg, kalomel (), dan . Nama...

Pembahasan Soal:

Senyawa ionik yaitu senyawa yang terdiri dari ion positif (kation) dan ion negatif (anion). Biner artinya terdiri dari dua unsur, sementara poliatom artinya lebih dari dua unsur.

Tata nama senyawa ionik biner yaitu :

  • Indeks atom tidak disebutkan
  • Unsur logam ditulis terlebih dahulu
  • Unsur non logam diberi akhiran “ida”
  • Untuk unsur logam transisi, nama logam disertakan muatan (bilangan oksidasinya) yang ditulis dengan angka romawi dalam tanda kurung, dan tidak ada spasi antara nama logam dan tanda kurung.

Senyawa begin mathsize 14px style Hg Cl subscript 2 end style merupakan senyawa ionik biner dimana kation berasal dari gologan transisi. Muatan ion Hg dapat ditentukan dari reaksi ionisasinya sebagai berikut.


begin mathsize 14px style Hg Cl subscript 2 space rightwards arrow space Hg to the power of 2 plus sign space plus space 2 Cl to the power of minus sign end style

Nama anion Cl to the power of minus sign yaitu klorin + -ida = klorida

Dari reaksi tersebut, muatan Hg (raksa) adalah 2 maka nama senyawa dari begin mathsize 14px style Hg Cl subscript 2 end style yaitu raksa(II) klorida.

Sementara begin mathsize 14px style K Cl end style merupakan senyawa ionik biner dengan kation golongan utama yakni kalium, sehingga nama senyawanya yaitu kalium klorida.

Dengan demikian, nama ilmiah dari begin mathsize 14px style Hg Cl subscript 2 end style dan begin mathsize 14px style K Cl end style berturut-turut adalah raksa(II) klorida dan kalium klorida.

Jadi, jawaban yang benar adalah C.space 

0

Roboguru

Berikan nama senyawa-senyawa berikut:

Pembahasan Soal:

1. S F subscript 6 merupakan senyawa kovalen biner, aturan penamaannya adalah:

  • Atom yang di depan disebut sesuai dengan nama unsurnya, sulfur, diikuti dengan nama unsur berkutnya dan diberi akhiran -ida, fluorida.
  • Jumlah atom (angka subskrp) ditulis sebagai awalan dengan menggunakan angka latin, heksafluorida.

Jadi, nama senyawanya adalah sulfur heksafluorida.

2. Al F subscript 3 merupakan senyawa ionik, aturan penamaannya adalah:

  • Ion posiif diambil dari nama logamnya, alumunium.
  • Ion negatif monoatomik disebut sebagai nama unsurnya dan diberi akhiran -ida, fluorida.

Jadi, nama senyawanya adalah alumunium fluorida.

3. Cu subscript 2 O merupakan senyawa ionik, aturan penamaannya adalah:

  • Ion posiif diambil dari nama logamnya beserta muatannya karena Cu dapat memiliki lebih dari 1 macam, tembaga(I).
  • Ion negatif monoatomik disebut sebagai nama unsurnya dan diberi akhiran -ida, oksida.
  • Jadi, nama senyawanya adalah tembaga(I) oksida.space

0

Roboguru

Tuliskan nama dari senyawa-senyawa berikut ini:

Pembahasan Soal:

Senyawa begin mathsize 14px style Na subscript 2 O end style dan begin mathsize 14px style Zn S end style merupakan senyawa ionik biner yang disusun oleh kation logam dengan biloks tetap. Penamaannya adalah dengan memberi nama logam (kation) dan anion diakhiri dengan -ida. Sehingga nama begin mathsize 14px style Na subscript 2 O end style adalah natrium oksida dan begin mathsize 14px style Zn S end style adalah seng sulfida.

Senyawa begin mathsize 14px style H subscript 2 C O subscript 3 end stylebegin mathsize 14px style H subscript 2 S end style, dan begin mathsize 14px style H subscript 2 S O subscript 3 end style merupakan senyawa asam. Penamaannya adalah dengan memberi kata 'asam' atau 'hidrogen' diakhiri nama anionnya, jika anionnya monoatom diakhiri -ida. Maka nama begin mathsize 14px style H subscript 2 C O subscript 3 end style adalah asam karbonat, begin mathsize 14px style H subscript 2 S O subscript 3 end style adalah asam sulfit dan begin mathsize 14px style H subscript 2 S end style asam sulfida.

Senyawa begin mathsize 14px style P subscript 2 O subscript 5 end style merupakan senyawa kovalen, maka penamaannya adalah dengan memberi nama unsur pertama dan kedua diawali dengan mono/di/tri/tetra/penta (sesuai jumlah atom). Maka nama senyawa begin mathsize 14px style P subscript 2 O subscript 5 end style adalah difosfor pentaoksida.

Jadi, nama senyawa tersebut adalah natrium oksida, seng sulfida, asam karbonat, asam sulfida, asam sulfit, dan difosfor pentaoksida.

0

Roboguru

Perhatikan tabel berikut. Berdasarkan tabel tersebut pasangan data yang tepat adalah ....

Pembahasan Soal:

Tata nama senyawa biner dari unsur logam dan non logam memiliki aturan sebagai berikut.

  1. Unsur yang berada di depan (logam) diberi nama sesuai unsur tersebut.
  2. Unsur yang berada di belakang (non-logam) diberi nama sesuai dengan unsur tersebut dengan mengganti akhiran unsur menjadi akhiran -ida.
  3. Unsur logam yang mempunyai lebih dari satu bilangan oksidasi, muatan kationnya dinyatakan dengan angka Romawi, lalu diikuti anion. Angka Romawi ditulis dalam tanda kurung.

Tata nama senyawa poliatom sama dengan aturan penamaan senyawa biner logam dan non-logam, namun terdapat perbedaan penamaan pada penamaan anionnya sesuai dengan nama anion poliatomnya.

Rumus umum penggabungan kation dan anion adalah sebagai berikut.


begin mathsize 14px style A to the power of x plus end exponent plus B to the power of y minus sign end exponent yields A subscript y B subscript x end style


Berdasarkan informasi tersebut, adapun nama-nama senyawa yang benar berdasarkan tabel di atas adalah sebagai berikut.

 

  1. Kation begin mathsize 14px style Mg to the power of 2 plus sign end style dan anion begin mathsize 14px style N O subscript 3 to the power of minus sign end style memiliki rumus kimia begin mathsize 14px style Mg open parentheses N O subscript 3 close parentheses subscript 2 end style dengan nama senyawa magnesium nitrat. Jadi, informasi yang terdapat pada tabel sudah tepat.
  2. Kation begin mathsize 14px style Fe to the power of 3 plus sign end style dan anion begin mathsize 14px style S O subscript 4 to the power of 2 minus sign end style memiliki rumus kimia begin mathsize 14px style Fe subscript 2 open parentheses S O subscript 4 close parentheses subscript 3 end style dengan nama senyawa besi (III) sulfat. Besi merupakan logam transisi yang memiliki lebih dari satu bilangan oksidasi, sehingga angka Romawi perlu dituliskan setelah nama logam. Jadi, informasi yang terdapat pada tabel sudah tepat.

Jadi, jawaban yang benar adalah C.space 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved