Iklan

Pertanyaan

Perbincangan Tengah Malam


Duhai Kasihku
Selalu kunanti hadirMu dalam hatiku
Selalu kuimpikan belaianMu untuk jiwaku
Tatapku mendamba cintaMu
Namun masih terasa Engkau begitu jauh

Sepintas ku dengar bisikMu
"Aku dekat" kataMu
Dosakah hijabku denganMu
Sehingga tak kurasa peluk hangatMu
Tak kunikmati percumbuan kita
Di malam pekat

Duhai kekasih hati
Jadikan Engkau cintaku satu
Jangan biarkan aku berselingkuh
dengan dunia yang membuatku lupa

Duhai penenang jiwa
Jangan campakkan aku dari sisiMuspace 

Tentukan majas yang digunakan pada kalimat bercetak tebal dalam puisi di atas!

Tentukan majas yang digunakan pada kalimat bercetak tebal dalam puisi di atas!space 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

03

:

13

:

31

Klaim

Iklan

W. Wahyuni

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Makassar

Jawaban terverifikasi

Jawaban

majas yang digunakan pada kalimat bercetak tebal dalam puisi di atas adalah majas metafora, majas alegori, dan majas paradoks.

majas yang digunakan pada kalimat bercetak tebal dalam puisi di atas adalah majas metafora, majas alegori, dan majas paradoks.space 

Pembahasan

Majas adalah bahasa kiasan. Majas adalah unsur pembangun puisi yang termasuk pada struktur fisik. Terdapat berbagai jenis majas yang sering muncul dalam puisi yakni sebagai berikut. Metafora: jenis gaya bahasa yang memakai analogi atau perumpamaan terhadap dua hal yang berbeda. Personifikasi: gaya bahasa kiasan yang menggambarkan benda-benda mati seolah memiliki sifat kemanusiaan. Hiperbola: gaya bahasa yang mengungkapkan sesuatu dengan kesan berlebihan bahkan hampir tidak masuk akal. Litotes: ungkapan untuk merendahkan diri, meskipun kenyataan yang sebenarnya adalah yang sebaliknya. Paradoks: gaya bahasa yang digunakan untuk membandingkan situasi asli atau fakta dengan situasi yang berkebalikannya. Paralelisme: gaya bahasa yang mengulang-ulang sebuah kata dalam berbagai definisi yang berbeda. Jika pengulangannya ada di awal, disebut sebagai anafora. Namun, jika kata yang diulang ada di bagian akhir kalimat, disebut sebagai epifora. Berdasarkan penjelasan tersebut, larik "Duhai Kasihku" termasuk pada majas metafora yang mengumpamakan Tuhan dengan sebutan kasihku, larik "Tatapku mendamba cintaMu" adalah kalimat yang menggunakan majas alegori, dan larik "Namun, masih terasa Engkau begitu jauh" termasuk pada majas paradoks. Dengan demikian, majas yang digunakan pada kalimat bercetak tebal dalam puisi di atas adalah majas metafora, majas alegori, dan majas paradoks.

Majas adalah bahasa kiasan. Majas adalah unsur pembangun puisi yang termasuk pada struktur fisik. Terdapat berbagai jenis majas yang sering muncul dalam puisi yakni sebagai berikut.

  1. Metafora: jenis gaya bahasa yang memakai analogi atau perumpamaan terhadap dua hal yang berbeda.
  2. Personifikasi: gaya bahasa kiasan yang menggambarkan benda-benda mati seolah memiliki sifat kemanusiaan.
  3. Hiperbola: gaya bahasa yang mengungkapkan sesuatu dengan kesan berlebihan bahkan hampir tidak masuk akal.
  4. Litotes: ungkapan untuk merendahkan diri, meskipun kenyataan yang sebenarnya adalah yang sebaliknya.
  5. Paradoks: gaya bahasa yang digunakan untuk membandingkan situasi asli atau fakta dengan situasi yang berkebalikannya.
  6. Paralelisme: gaya bahasa yang mengulang-ulang sebuah kata dalam berbagai definisi yang berbeda. Jika pengulangannya ada di awal, disebut sebagai anafora. Namun, jika kata yang diulang ada di bagian akhir kalimat, disebut sebagai epifora.

Berdasarkan penjelasan tersebut, larik "Duhai Kasihku" termasuk pada majas metafora yang mengumpamakan Tuhan dengan sebutan kasihku, larik "Tatapku mendamba cintaMu" adalah kalimat yang menggunakan majas alegori, dan larik "Namun, masih terasa Engkau begitu jauh" termasuk pada majas paradoks.

Dengan demikian, majas yang digunakan pada kalimat bercetak tebal dalam puisi di atas adalah majas metafora, majas alegori, dan majas paradoks.space 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Dayu Narimi

Makasih ❤️

Iklan

Pertanyaan serupa

Gaya bahasa/majas pada bait puisi tersebutadalah ....

3

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia