Iklan

Pertanyaan

Tentukan majas pada kalimat berikut! Semangat Bandung Lautan Api menggelora di hati kami.

Tentukan majas pada kalimat berikut!


Semangat Bandung Lautan Api menggelora di hati kami.space 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

22

:

15

:

27

Klaim

Iklan

M. Rozalina

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Jambi

Jawaban terverifikasi

Jawaban

berdasarkan penjelasan di atas, kalimat "Semangat Bandung Lautan Api menggelora di hati kami." termasuk dalam majas alusio karena ada penanda kata " semangat " yang disamakan dengan gelora/semangat " Bandung Lautan Api ".

berdasarkan penjelasan di atas, kalimat "Semangat Bandung Lautan Api menggelora di hati kami." termasuk dalam majas alusio karena ada penanda kata "semangat" yang disamakan dengan gelora/semangat "Bandung Lautan Api". 

Pembahasan

Majas adalah salah satu bentuk gaya bahasa untuk mendapatkan suasana dalam sebuah kalimat agar semakin hidup. Majas dikelompokkan menjadi empat, yaitu Majas Perbandingan Majas perbandingan merupakan gaya bahasa berisi ungkapan dengan cara menyandingkan atau membandingkan suatu objek yang lainnya, melalui proses penyamaan, melebih-lebihkan, atau penggantian, contohnya adalah majas hiperbola, eufemisme, metonimia, simile, alusio, dan alegori. Majas Pertentangan Majas pertentangan biasanya digunakan untuk menunjukkan maksud tertentu melalui kata-kata kiasan yang berlawanan arti, contohnya majas litotes, paradoks, antitesis, dan kontradiksi interminus. Majas Sindiran Majas sindiran biasanya berisi ungkapan kata-kata kiasan yang bertujuan untuk menyentil seseorang atau keadaan tertentu, contohnya majas ironi, sinisme, sarkasame, ironi. Majas Penegasan Majas penegasan merupakan gaya bahasa yang digunakan untuk menyatakan sesuatu secara tegas guna meningkatkan pemahaman serta kesan kepada pembaca atau pendengar, contohnya majas pleonasme, retorik, paralelisme, repetisi, klimaks, antiklimaks dan tautologi. Kalimat "Semangat Bandung Lautan Api menggelora di hati kami." menggunakan majas yang bermakna perbandingan (ditandai dengan kata Bandung Lautan Api ). Mari kita lihat pengertian dari contoh-contoh majas perbandingan. Majas hiperbola digunakan untuk mengungkapkan sesuatu dengan cara yang berlebihan, bahkan sering tidak masuk akal. Contoh: Hatiku seperti tersambar petir mendengar kabar itu. Majas eufimisme merupakan gaya bahasa yang digunakan untuk menggantikan kata-kata yang kurang baik dengan kata-kata yang lebih halus. Contoh: Kata 'kencing' diganti dengan 'buang air kecil'. Majas metonimia berupa gaya bahasa yang menyandingkan istilah sesuatu untuk mengacu pada benda umum. Contoh: Makanlah 'Indomie' jika lapar. Kata 'Indomie' di sini dikenal sebagai sebuah merek dagang mie yang sudah cukup terkenal dan dipakai untuk merujuk pada kata mie instant. Majas simile umumnya menyandingkan suatu aktivitas dengan suatu ungkapan. Contoh: Anak kecil itu menangis bagaikan anak ayam kehilangan induknya. Majas alusio adalahgaya bahasa yang berusaha menyugestikan kesamaan antara orang, tempat, atau peristiwa. Contoh: Hamparan permadani hijau terbentang luas melingkupi kawasan Masjid At Taawun di Puncak, Bogor. Majas alegori digunakan untuk menyandingkan suatu objek dengan kata kiasan. Contoh: Mencari pacar yang sempurna seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami. Jadi, berdasarkan penjelasan di atas, kalimat "Semangat Bandung Lautan Api menggelora di hati kami." termasuk dalam majas alusio karena ada penanda kata " semangat " yang disamakan dengan gelora/semangat " Bandung Lautan Api ".

Majas adalah salah satu bentuk gaya bahasa untuk mendapatkan suasana dalam sebuah kalimat agar semakin hidup. Majas dikelompokkan menjadi empat, yaitu

  1. Majas Perbandingan
    Majas perbandingan merupakan gaya bahasa berisi ungkapan dengan cara menyandingkan atau membandingkan suatu objek yang lainnya, melalui proses penyamaan, melebih-lebihkan, atau penggantian, contohnya adalah majas hiperbola, eufemisme, metonimia, simile, alusio, dan alegori.
  2. Majas Pertentangan
    Majas pertentangan biasanya digunakan untuk menunjukkan maksud tertentu melalui kata-kata kiasan yang berlawanan arti, contohnya majas litotes, paradoks, antitesis, dan kontradiksi interminus.
  3. Majas Sindiran
    Majas sindiran biasanya berisi ungkapan kata-kata kiasan yang bertujuan untuk menyentil seseorang atau keadaan tertentu, contohnya majas ironi, sinisme, sarkasame, ironi.
  4. Majas Penegasan
    Majas penegasan merupakan gaya bahasa yang digunakan untuk menyatakan sesuatu secara tegas guna meningkatkan pemahaman serta kesan kepada pembaca atau pendengar, contohnya majas pleonasme, retorik, paralelisme, repetisi, klimaks, antiklimaks dan tautologi.

Kalimat "Semangat Bandung Lautan Api menggelora di hati kami." menggunakan majas yang bermakna perbandingan (ditandai dengan kata Bandung Lautan Api). Mari kita lihat pengertian dari contoh-contoh majas perbandingan.

  1. Majas hiperbola digunakan untuk mengungkapkan sesuatu dengan cara yang berlebihan, bahkan sering tidak masuk akal.
    Contoh: Hatiku seperti tersambar petir mendengar kabar itu.
  2. Majas eufimisme merupakan gaya bahasa yang digunakan untuk menggantikan kata-kata yang kurang baik dengan kata-kata yang lebih halus.
    Contoh: Kata 'kencing' diganti dengan 'buang air kecil'.
  3. Majas metonimia berupa gaya bahasa yang menyandingkan istilah sesuatu untuk mengacu pada benda umum.
    Contoh: Makanlah 'Indomie' jika lapar. Kata 'Indomie' di sini dikenal sebagai sebuah merek dagang mie yang sudah cukup terkenal dan dipakai untuk merujuk pada kata mie instant.
  4. Majas simile umumnya menyandingkan suatu aktivitas dengan suatu ungkapan.
    Contoh: Anak kecil itu menangis bagaikan anak ayam kehilangan induknya.
  5. Majas alusio adalah gaya bahasa yang berusaha menyugestikan kesamaan antara orang, tempat, atau peristiwa.
    Contoh: Hamparan permadani hijau terbentang luas melingkupi kawasan Masjid At Taawun di Puncak, Bogor.
  6. Majas alegori digunakan untuk menyandingkan suatu objek dengan kata kiasan.
    Contoh: Mencari pacar yang sempurna seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami.

Jadi, berdasarkan penjelasan di atas, kalimat "Semangat Bandung Lautan Api menggelora di hati kami." termasuk dalam majas alusio karena ada penanda kata "semangat" yang disamakan dengan gelora/semangat "Bandung Lautan Api". 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Salsabila Umami

Jawaban tidak sesuai

Iklan

Pertanyaan serupa

Makna kata Laskar Elang pada kutipan teks cerita tersebut adalah....

4

4.6

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia