Roboguru

Tentukan jumlah elektron yang dilepaskan dari reaksi oksidasi berikut! a.   K→K+ b.   Ni2+→Ni c.   Al→Al3+ d.   Fe3+→Fe2+

Pertanyaan

Tentukan jumlah elektron yang dilepaskan dari reaksi oksidasi berikut!

a.   begin mathsize 14px style K space rightwards arrow space K to the power of plus sign end style

b.   begin mathsize 14px style Ni to the power of 2 plus sign space rightwards arrow space Ni end style

c.   begin mathsize 14px style Al space rightwards arrow space Al to the power of 3 plus sign end style

d.   begin mathsize 14px style Fe to the power of 3 plus sign space rightwards arrow space Fe to the power of 2 plus sign end styleundefined 

Pembahasan Soal:

Dalam persamaan reaksi, tidak hanya koefisien yang harus setara tetapi muatan antara ruas kiri dan kanan pun harus setara. Elektron memiliki muatan sama dengan -1. Elektron ditambahkan pada ruas yang muatannya berlebih.

Jumlah elektron yang harus ditambahkan dalam reaksi berikut agar setara yaitu :

a.   begin mathsize 14px style K space rightwards arrow space K to the power of plus sign space plus space e to the power of minus sign end style

b.   begin mathsize 14px style Ni to the power of 2 plus sign space plus space 2 e to the power of minus sign space rightwards arrow space Ni end style

c.   begin mathsize 14px style Al space rightwards arrow space Al to the power of 3 plus sign space plus space 3 e to the power of minus sign end style

d.   begin mathsize 14px style Fe to the power of 3 plus sign space plus space 3 e to the power of minus sign space rightwards arrow space Fe end style

Jadi, jumlah elektron yang terlibat pada reaksi a, b, c, dan d secara berturut-turut adalah 1, 2, 3, 3.undefined 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

S. Susanti

Mahasiswa/Alumni Universitas Jayabaya

Terakhir diupdate 06 Oktober 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Pilihlah jawaban: A. Jika jawaban (1), (2), dan (3) benar. B. Jika jawaban (1) dan (3) yang benar C. Jika jawaban (2) dan (4) yang benar D. Jika hanya jawaban (4) yang benar E. Jika semua jawaban...

Pembahasan Soal:

   

Jawaban : C

Cara mudah dalam menentukan reaksi redoks adalah, kalian cari yang dalam reaksinya terdapat unsur bebas. Jika dalam reaksi tersebut terdapat unsur bebas, maka rata-rata, reaksi tersebut termasuk reaksi redoks.

1. AgNO3 +Kl undefined Agl +KNO3

       +1   +5  -2     +1 -1          +1 -1      +1 +5 -2

Tidak terjadi penurunan/kenaikan biloks, maka reaksi ini bukan redoks.

2.   6NaOH + 3I2 undefined   5Nal + NalO3 + 3H2O

       +1-2 +1    0          +1-1   +1+5-2    +1 -2

                       0 Reduksi -1

                       0 Oksidasi          +5

Reaksi ini termasuk reaksi redoks, karena terjadi kenaikan dan penurunan biloks.

3.  NaOH +HCl undefined NaCl + H2O

   +1 -2+1 +1 -1    +1 -1   +1 -2

Tidak terjadi penurunan/kenaikan biloks, maka reaksi ini bukan redoks.

 

4.   Zn + Cu2+ rightwards arrow Zn2+ + Cu

 

      0       +2               +2          0

              +2           Reduksi      0

 

     0       Oksidasi      +2    

Reaksi ini termasuk reaksi redoks, karena terjadi kenaikan dan penurunan biloks.

 

 

                                       

 

 

 

 

 

  

0

Roboguru

Reaksi-reaksi di bawah ini yang termasuk reaksi redoks adalah . . . .

Pembahasan Soal:

Jawaban : E

 

Kunci dalam menjawab soal ini adalah, jika terdapat unsur bebas seperti H2, O2, Na, Mg dll, maka rata-rata reaksi tersebut adalah reaksi redoks.

 

Mencari biloks tiap unsur untuk senyawa Ag(NH3)2Cl

senyawa Ag(NH3)2Cl adalah senyawa netral, sehingga total biloks = 0

Karena atom N dan Cl memiliki lebih dari satu biloks, maka harus di ionisasi terlebih dahulu..

Reaksi ioniasasinya adalah sebagai berikut:

Ag(NH3)2Cl   undefined  Ag(NH3)2+  +  Cl-

Ion Cl- merupakan ion monoatomik, sehigga biloks = muatannya, yaitu -1

Ion Ag(NH3)2+    adalah ion poliatomik, dimana total biloksnya = mutannya, maka total biloks = +1    

Biloks H dan Ag adalah +1

total biloks = biloks Ag + 2(biloks N) + 6(biloks H)

+1 = (+1) + 2(biloks N) + 6(+1)

+1 = (+7) + 2(biloks N)

-6 = 2(biloks N)

Biloks N = -3

 

  1. AgCl + 2NH3 undefined Ag(NH3)2Cl         

              +1 -1          -3 +1           +1   -3  +1    -1

Tidak terjadi penurunan/kenaikan biloks, maka reaksi ini bukan redoks.

 

  1. NaOH + CH3COOH undefined CH3COONa + H2O

        

  1. AgNO3 + NaCl undefined  AgCl + NaNO3

Untuk opsi B dan C hanya  terjadi pertukaran (substitusi), maka tidak terjadi perubhana biloks (bukan redoks)

  1. OH- + Al(OH)3 undefined AlO2- + 2H2O

             -2 +1       +3 -2 +1              +3 -1           +1 -2

Tidak terjadi penurunan/kenaikan biloks, maka reaksi ini bukan redoks.

 

 

  1. Hg(NO3)2  + Sn rightwards arrow Hg + Sn(NO3)2

Karena reaksi ini ada unsur bebas Sn dan Hg yang memiliki biloks = 0, maka ini adalah reaksi redoks.

0

Roboguru

Apakah reaksi-reaksi di bawah ini termasuk reaksi redoks?  b.  PbO2​+2H2​SO4​+Pb→2PbSO4​+2H2​O

Pembahasan Soal:

Reaksi redoks terdiri atas reaksi reduksi (penurunan bilangan oksidasi) dan reaksi oksidasi (kenaikan bilangan oksidasi). Untuk mengetahui apakah suatu reaksi termasuk reaksi redoks atau bukan, tentukan terlebih dahulu bilangan oksidasi masing-masing unsur. 

Atom H: 

Bilangan oksidasi H umumnya +1, kecuali pada hidrida dan unsur bebas. Pada persamaan reaksi, tidak ada keduanya sehingga bilangan oksidasi H = +1 dan tidak mengalami perubahan.

Atom O: 

Bilangan oksidasi O umumnya -2, kecuali pada peroksida dan superoksida. Pada persamaan reaksi, tidak ada keduanya sehingga bilangan oksidasi O = -2 dan tidak mengalami perubahan.

Atom S: 

Atom S pada ruas kanan dan kiri berada dalam keadaan sulfatnya sehingga bilangan oksidasi S tidak mengalami perubahan.

Atom Pb: 

  • Ruas kiri: Pb ada di PbO2 dan Pb.

PbO2: jumlah bilangan oksidasi semua atom dalam senyawa netral adalah nol. Maka, bilangan oksidasi Pb pada PbO2:

(1×boPb)+(2×boO)boPb+(2×2)boPb4boPb====000+4 

Pb: bilangan oksidasi pada unsur bebas adalah 0. Maka, bilangan oksidasi Pb = 0.

  • Ruas kanan: jika ada lebih dari 2 unsur, buat reaksi ionisasi agar lebih mudah dalam penentuan bilangan oksidasinya.

PbSO4Pb2++SO42 

Bilangan oksidasi ion tunggal, sama dengan muatannya. Maka, bilangan oksidasi Pb pada ion Pb2+ adalah +2.

Atom Pb mengalami penurunan bilangan oksidasi dari +4 menjadi +2 atau terjadi reaksi reduksi serta mengalami kenaikan bilangan oksidasi dari 0 menjadi +2 atau terjadi reaksi oksidasi.


Jadi, reaksi tersebut merupakan reaksi redoks.

0

Roboguru

Pilihlah jawaban: A. Jika jawaban (1), (2), dan (3) benar. B. Jika jawaban (1) dan (3) yang benar C. Jika jawaban (2) dan (4) yang benar D. Jika hanya jawaban (4) yang benar E. Jika semua jawaban...

Pembahasan Soal:

Jawaban: B

 

Cr2O72- + 3C2O42- + 14H+ rightwards arrow2Cr3+ + 6CO2 + 7H2O

 +6    -2                 +3   -2                  +1                +3                 +4  -2           +1   -2

 

                                                Oksidasi

 

                          Reduksi

 

Oksidator adalah suatu zat yang membuat zat lain mengalami oksidasi, sedangkan dirinya sendiri mengalami reduksi

Reduktor adalah suatu zat yang membuat zat lain mengalami reduksi, sedangkan dirinya sendiri mengalami oksidasi

 

 

Bilangan oksidasi Cr turun atau mengalami reduksi dari +6 pada Cr2O72- menjadi +3 pada Cr3+, sehingga senyawa Cr2O72-bertindak sebagai oksidator.

 

Jadi, jawaban yang tepat adalah B.  1 dan 3.

 

0

Roboguru

Reaksi berikut yang bukan termasuk reaksi redoks adalah ....

Pembahasan Soal:

Reaksi redoks (reduksi-oksidasi) merupakan reaksi dimana terjadi perubahan bilangan oksidasi (biloks). Salah satu ciri reaksi redoks adalah adanya unsur bebas.
Reduksi : terdapat penurunan biloks
Oksidasi : terdapat kenaikkan biloks

Mengacu pada soal, aturan harga biloks :

  1. Jumlah biloks unsur dalam senyawa = 0
  2. Dalam senyawa, biloks O = -2
    Kecuali senyawa peroksida dan superoksida
  3. Dalam senyawa, biloks H = +1
    Kecuali senyawa hidrida, contoh : NaH. Biloks H = -1
  4. Biloks unsur bebas = 0

Jadi, jawaban yang benar adalah C.undefined

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved