Iklan

Pertanyaan

Teks berikut digunakan untuk menjawab soal di bawah ini. (1) Kita harus menghadapi realita datangnya bencana alam yang silih berganti saat tensi situasi akibat pandemi Covid-19 di Indonesia belum juga surut. (2) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah merilis kaledioskop bencana. (3) Sepanjang 2020, tercatat sebanyak 2.925 kejadian bencana. (4) Selanjutnya, selama Januari 2021, terjadi 263 kasus. (5) Apabila dikaji lagi, banjir menjadi bencana yang paling sering terjadi, diikuti longsor, puting beliung, gelombang pasang, dan gempa bumi. (6) Bencana tersebut termasuk kelompok bencana hidrometeorologi, yaitu bencana yang berkaitan dengan iklim dan cuaca yang ekstrem. (7) Rentetan bencana yang terjadi tersebut sejatinya merupakan akibat faktor letak geografis Indonesia yang berada di jalur ring of fire . (8) Data United Nations International Strategy for Disaster Reduction (UNISDR) menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara yang paling rawan terhadap bencana. (9) Namun, ironisnya, fakta ini tidak didukung dengan literasi kebencanaan masyarakat Indonesia yang memadai. (10) Data yang dirilis Word’s Most Literate Nation (2006) menempatkan Indonesia di peringkat 60 dari 61 negara yang disurvei. (11) Hal ini pun semakin menjauhkan panggang dari api dalam mewujudkan masyarakat tangguh bencana. (12) Selama ini, pelajar menjadi salah satu kelompok terdampak bencana yang cukup besar dengan persentase mencapai 31%. (13) Harus diakui bahwa praktik pendidikan mitigasi untuk menanamkan literasi bencana di sekolah saat ini masih rendah. (14) Hal ini tidak lepas dari beberapa faktor;ada beberapafaktor yang paling berpengaruh, sepertikurikulum pembelajaran yang masih dikotomis (materi pembelajaran dan kebencanaan),terbatasnya buku referensi bermuatan kebencanaan,hingga rendahnya kapasitas guru dalam mendesain pembelajaran bermakna dan menyenangkan ( meaningful and joyful learning ). (15) Berdasarkan uraian di atas, tampak bahwa persoalan bencana dan pendidikan mitigasi di negeri ini masih menjadi masalah serius. (16) Hal ini sepatutnya menjadi bahan refleksi untuk membangun dan membudayakan pembelajaran mitigasi (literasi kebencanaan)serta pengurangan risiko bencana (PRB) padamasa mendatang. (17) Pendidikan memiliki peran vital dalam melahirkan generasi muda yang reflektif dan solutif. (18) Pembelajaran sains menjadi amunisi yang sangat potensial dalam menumbuhkan literasi kebencanaan,seperti sikap siaga bencana bagi pelajar. (19) Upaya menumbuhkan literasi bencana yang ideal dapat dimulai sejak anak memasuki usia sekolah. (20) Salah satu contohnya adalah upaya yang dilakukan oleh pemerintahan Jepang. (21) Pemerintah Jepang yang sudah mengupayakan pengurangan risiko bencana dengan mengajarkan sikap sadar bencana pada anak-anak. (Diadaptasi dari mediaindonesia.com pada 19 Maret 2021) Berdasarkan isi teks di atas, penulis berpihak kepada ....

Teks berikut digunakan untuk menjawab soal di bawah ini.


    (1) Kita harus menghadapi realita datangnya bencana alam yang silih berganti saat tensi situasi akibat pandemi Covid-19 di Indonesia belum juga surut. (2) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah merilis kaledioskop bencana. (3) Sepanjang 2020, tercatat sebanyak 2.925 kejadian bencana. (4) Selanjutnya, selama Januari 2021, terjadi 263 kasus. (5) Apabila dikaji lagi, banjir menjadi bencana yang paling sering terjadi, diikuti longsor, puting beliung, gelombang pasang, dan gempa bumi. (6) Bencana tersebut termasuk kelompok bencana hidrometeorologi, yaitu bencana yang berkaitan dengan iklim dan cuaca yang ekstrem.

    (7) Rentetan bencana yang terjadi tersebut sejatinya merupakan akibat faktor letak geografis Indonesia yang berada di jalur ring of fire. (8) Data United Nations International Strategy for Disaster Reduction (UNISDR) menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara yang paling rawan terhadap bencana. (9) Namun, ironisnya, fakta ini tidak didukung dengan literasi kebencanaan masyarakat Indonesia yang memadai. (10) Data yang dirilis Word’s Most Literate Nation (2006) menempatkan Indonesia di peringkat 60 dari 61 negara yang disurvei. (11) Hal ini pun semakin menjauhkan panggang dari api dalam mewujudkan masyarakat tangguh bencana.

    (12) Selama ini, pelajar menjadi salah satu kelompok terdampak bencana yang cukup besar dengan persentase mencapai 31%. (13) Harus diakui bahwa praktik pendidikan mitigasi untuk menanamkan literasi bencana di sekolah saat ini masih rendah. (14) Hal ini tidak lepas dari beberapa faktor; ada beberapa faktor yang paling berpengaruh, seperti kurikulum pembelajaran yang masih dikotomis (materi pembelajaran dan kebencanaan), terbatasnya buku referensi bermuatan kebencanaan, hingga rendahnya kapasitas guru dalam mendesain pembelajaran bermakna dan menyenangkan (meaningful and joyful learning).

    (15) Berdasarkan uraian di atas, tampak bahwa persoalan bencana dan pendidikan mitigasi di negeri ini masih menjadi masalah serius. (16) Hal ini sepatutnya menjadi bahan refleksi untuk membangun dan membudayakan pembelajaran mitigasi (literasi kebencanaan) serta pengurangan risiko bencana (PRB) pada masa mendatang. (17) Pendidikan memiliki peran vital dalam melahirkan generasi muda yang reflektif dan solutif. (18) Pembelajaran sains menjadi amunisi yang sangat potensial dalam menumbuhkan literasi kebencanaan, seperti sikap siaga bencana bagi pelajar. (19) Upaya menumbuhkan literasi bencana yang ideal dapat dimulai sejak anak memasuki usia sekolah. (20) Salah satu contohnya adalah upaya yang dilakukan oleh pemerintahan Jepang. (21) Pemerintah Jepang yang sudah mengupayakan pengurangan risiko bencana dengan mengajarkan sikap sadar bencana pada anak-anak.

(Diadaptasi dari mediaindonesia.com pada 19 Maret 2021)


Berdasarkan isi teks di atas, penulis berpihak kepada .... undefined 

  1. pembaca undefined

  2. korban bencana undefined

  3. pelajar Indonesia undefined

  4. pemerintah Indonesia undefined

  5. Badan Nasional Penanggulangan Bencana undefined

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

20

:

43

:

17

Klaim

Iklan

G. Rachma

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

pilihan jawaban yang tepat adalah C.

pilihan jawaban yang tepat adalah C. undefined

Pembahasan

Keberpihakan penulis dalam sebuah teks adalah kecenderungan penulis untuk memberikan dukungan pada pihak yang diungkapkan dalam teks tersebut. Pada teks tersebut, penulis memberikan dukungan kepada pelajar Indonesia. Penulis mengungkapkan bahwa pelajar merupakan kelompok terdampak bencana yang cukup besar. Dengan demikian, praktik pendidikan mitigasi di sekolah perlu ditingkatkan untuk menanamkan literasi bencana. Penulis menambahkan bahwa pendidikan memiliki peran vital dalam melahirkan generasi muda yang reflektif dan solutif. Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah C.

Keberpihakan penulis dalam sebuah teks adalah kecenderungan penulis untuk memberikan dukungan pada pihak yang diungkapkan dalam teks tersebut.

Pada teks tersebut, penulis memberikan dukungan kepada pelajar Indonesia. Penulis mengungkapkan bahwa pelajar merupakan kelompok terdampak bencana yang cukup besar. Dengan demikian, praktik pendidikan mitigasi di sekolah perlu ditingkatkan untuk menanamkan literasi bencana. Penulis menambahkan bahwa pendidikan memiliki peran vital dalam melahirkan generasi muda yang reflektif dan solutif.

Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah C. undefined

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

4

Iklan

Pertanyaan serupa

Teks berikut digunakan untuk menjawab soal di bawah ini. Terjaringnya benda mirip drone bawah laut oleh nelayan lokal bukan pertama kali terjadi di perairan Indonesia. Sebelum peristiwa terjaring...

1

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia