Roboguru

Suatu titrasi asam-basa dilakukan antara 25 ml larutan   0,15 M dengan larutan NaOH 0,1 M.   e. Gambarkan (sketsa) kurva titrasinya.

Pertanyaan

Suatu titrasi asam-basa dilakukan antara 25 ml larutan C H subscript 3 C O O H  0,15 M dengan larutan NaOH 0,1 M. left parenthesis K subscript a space C H subscript 3 C O O H equals 1 cross times 10 to the power of negative sign 5 end exponent right parenthesis 

e. Gambarkan (sketsa) kurva titrasinya.space 

Pembahasan Soal:

Titrasi asam lemah dengan basa kuat maka akan menghasilkan titik ekuivalen diatas pH 7. Sebelum menggambarkan grafiknya, perlu untuk mengetahui volume NaOH yang dibutuhkan pada reaksi netralisasi.


n1×V1×M11×25×0,15V2===n2×V2×M21×V2×0,137,5mL


Volume NaOH yang dibutuhkan adalah 37,5 mL, sehingga jika digambarkan grafiknya menjadi



Jadi, kurva titrasi asam lemah dam basa kuat sepeti gambar diatas.space 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

I. Yassa

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Surabaya

Terakhir diupdate 19 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Dilakukan percobaan titrasi 15 mL larutan  0,2 M dengan larutan 0,1 M menurut reaksi berikut. Buatlah kurva grafik yang menunjukkan hasil titrasi tersebut!

Pembahasan Soal:

Titrasi merupakan metode analisis kuantitatif untuk menentukan kadar (konsentrasi) suatu larutan dengan cara menetesi larutan yang akan dicari konsentrasinya dengan larutan lain yang telah diketahui sampai titik akhir titrasi disertai dengan penambahan indikator. Titik akhir titrasi adalah kondisi saat terjadi perubahan warna dari indikator yang ditambahkan. Titik akhir titrasi diharapkan mendekati titik ekuivalen titrasi, yaitu kondisi di mana larutan asam tepat bereaksi dengan larutan basa.

Rumus titrasi :

begin mathsize 14px style M subscript a cross times V subscript a cross times a double bond M subscript b cross times V subscript b cross times b end style

Untuk membuat kurva grafik titrasi asam - basa, tentukan dahulu volume begin mathsize 14px style Na O H end style dengan rumus titrasi, yaitu :

begin mathsize 14px style M subscript a cross times V subscript a cross times a double bond M subscript b cross times V subscript b cross times b end style

begin mathsize 14px style 0 comma 2 cross times 15 cross times 1 equals 0 comma 1 cross times V subscript b cross times 1 V subscript b equals 30 space mL end style

Maka, kurva grafik yang menunjukkan hasil titrasi adalah :

0

Roboguru

Gambar berikut menyatakan kurva titrasi  0,1 M dengan larutan  0,1 M.     Campuran yang bersifat buffer pada daerah nomor ...

Pembahasan Soal:

Campuran yang bersifat buffer ditunjukan oleh nomor 1-2, hal ini terlihat dari grafik ketika C H subscript 3 C O O H ditambahkan sedikit Na O H nilai pHnya tetap terjaga atau tetap yang ditunjukan garis kurva mendatar pada daerah 1 dan 2.

Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah nomor D.space 

1

Roboguru

Perhatikan kurva titrasi asam HA 0,1 M dengan basa MOH 0,1 M dan beberapa pernyataan berikut. Asam HA tergolong asam kuat. Basa MOH tergolong basa kuat. Titik ekuivalen dapat ditunjukkan denga...

Pembahasan Soal:

Jika dilihat pada kurva maka titik ekuvalen akan berada di atas 7 sehingga dapat dimungkinkan jika HA adalah asam lemah dan MOH adalah basa kuat, karena titik ekuivalen di atas 7 maka dapat digunakan indikator PP.

Jadi, jawaban yang benar adalah E.space 

0

Roboguru

Dilakukan dua titrasi berikut: Labu 1: Asam monoprotik lemah dititrasi oleh basa kuat Labu 2: Asam monoprotik kuat dititrasi oleh basa kuat  Asam monoprotik lemah dan asam monoprotik kuat keduanya ...

Pembahasan Soal:

Titrasi merupakan suatu prosedur yang dilakukan untuk menentukan konsentrasi atau kadar berdasarkan reaksi netralisasi. Pada proses titrasi terdapat titik ekuivalen yaitu titik saat asam-basa tepat habis bereaksi dan terdapat daerah perubaha pH dratis yaitu daerah saat terjadinya sedikit penambahan tetes pentiter akan mengubah warna indikator asam-basa.

Pada soal di atas :

  • Labu 1 merupakan titrasi asam lemah dengan basa kuat. Jika dilihat dari kurva yang terbentuk, pada labu 1 memiliki daerah perubahan pH drastis antara 7-10, dan memiliki pH titik ekuivalen 8-9. 

  • Labu 2 merupakan titrasi asam kuat dengan basa kuat. Jika dilihat dari kurva yang terbentuk, pada labu 2 memiliki daerah perubahan pH drastis antara 4-10, dan memiliki pH titik ekuivalen 7. 

Dari kurva titrasi yang terbentuk pada labu 1 dan labu 2 maka dapat disimpulkan bahwa Pada titik ekivalen pH larutan pada labu 1 lebih besar dari pada labu 2.

Jadi, pernyataan yang benar adalah D.space

0

Roboguru

Berikut ini kurva perubahan harga pH pada titrasi: CH3COOH(aq) + NaOH(aq) à CH3COONa(aq) + H2O(l) Daerah kurva yang merupakan larutan peyangga adalah …

Pembahasan Soal:

Karena titrasi asam asetat (asam lemah) dengan NaOH (basa kuat), pada konsep penyaangga adalah yang tersisa adalah yang lemah dan garamnya.

Jadi pH nya adalah asam. Larutan penyangga bertujuan untuk mempertahankan pH. Berdasarkan kurva, maka yang paling sedikit perubahan pH nya dan bertahan lama ketika penambahan basa kuat (NaOH) adalah nomor Q yaitu dari pH 4 ke pH 6 bahkan dengan volume NaOH yang cukup banyak perubahan pH nya hanya sedikit.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved