Roboguru

Suatu senyawa akan memiliki titik didih yang dipengaruhi oleh gaya antarmolekulnya. Gaya yang menyebabkan senyawanya memiliki titik didih tinggi adalah ...

Pertanyaan

Suatu senyawa akan memiliki titik didih yang dipengaruhi oleh gaya antarmolekulnya. Gaya yang menyebabkan senyawanya memiliki titik didih tinggi adalah ... 

  1. gaya van der Waals 

  2. gaya dispersi 

  3. gaya London 

  4. gaya dipol permanen 

  5. gaya dipol sementara 

Pembahasan Soal:

Nilai titik didih dipengaruhi oleh kekuatan gaya antarmolekul. Urutan gaya antarmolekul dari yang terkuat hingga terlemah adalah sebagai berikut.

"ikatan hidrogen > gaya dipol-dipol > gaya dipol sementara > gaya London (gaya dispersi)"

Jadi, jawaban yang benar adalah D. 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

I. Nur

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Malang

Terakhir diupdate 13 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Gaya yang terjadi antara molekul HCl dengan molekul HCl lain disebut ...

Pembahasan Soal:

Gaya tarik antar molekul menyebabkan molekul terikat dalam satu kelompok melalui gaya elektrostatis. Salah satu gaya tarik antar molekul adalah gaya dipol dipol. Gaya dipol-dipol adalah gaya tarik-menarik antar molekul senyawa kovalen polar, yaitu tarik-menarik antara dipol positif dan dipol negatif. HCl merupakan senyawa kovalen polar, dengan demikian maka gaya antar molekul HCl adalah gaya dipol-dipol.

Jadi, jawaban yang tepat adalah A.space

0

Roboguru

Senyawa H2O memiliki ikatan ....  Pada molekul H2O bekerja gaya ....  Senyawa H2S memiliki ikatan ....  Titik didih senyawa H2O lebih ... dibandingkan senyawa H2S karena ....

Pembahasan Soal:

Soal a:

Senyawa H2O terbentuk dari unsur hidrogen (nonlogam) dan unsur oksigen (nonlogam) sehingga senyawa tersebut merupakan senyawa kovalen.

Soal b:

Pada molekul H2O dapat membentuk ikatan hidrogen, yaitu gaya antarmolekul yang terjadi antara molekul dengan atom H elektropositif dan molekul dengan atom elektronegatif (atom F, O, N).

Soal c:

Senyawa H2S terbentuk dari unsur hidrogen (nonlogam) dan unsur belerang (nonlogam) sehingga senyawa tersebut merupakan senyawa kovalen.

Soal d:

Senyawa H2S termasuk senyawa kovalen polar sehingga gaya antarmolekul yang dimiliki adalah gaya dipol-dipol. Jika dibandingkan dengan ikatan hidrogen, gaya dipol-dipol lebih lemah dibandingkan ikatan hidrogen sehingga titik didih H2O lebih tinggi dibandingkan senyawa H2S.


Jadi:

  1. Senyawa H2O memiliki ikatan kovalen.
  2. Pada molekul H2O bekerja gaya ikatan hidrogen.
  3. Senyawa H2S memiliki ikatan kovalen.
  4. Titik didih senyawa H2O lebih tinggi dibandingkan senyawa H2S karena ikatan hidrogen pada H2O lebih kuat dibandingkan gaya dipol-dipol pada H2S.

0

Roboguru

Gaya yang terjadi antara molekul HCl dengan molekul HCl lain disebut ...

Pembahasan Soal:

Gaya tarik antar molekul menyebabkan molekul terikat dalam satu kelompok melalui gaya elektrostatis. Salah satu gaya tarik antar molekul adalah gaya dipol dipol. Gaya dipol-dipol adalah gaya tarik-menarik antar molekul senyawa kovalen polar, yaitu tarik-menarik antara dipol positif dan dipol negatif. HCl merupakan senyawa kovalen polar, dengan demikian maka gaya antar molekul HCl adalah gaya dipol-dipol.

Jadi, jawaban yang tepat adalah A.space

0

Roboguru

Manakah molekul yang memiliki gaya tarik-menarik dipol-dipol antarmolekulnya? (Gunakan tabel periodik yang tersedia)

Pembahasan Soal:

Molekul-molekul akan memiliki gaya dipol-dipol bila molekul tersebut bersifat polar. Setiap atom kebanyakan akan stabil bila elektron valensinya berjumlah 8 atau 2. Untuk senyawa kovalen bisa dicapai dengan menggunakan pasangan elektron bersama atom-atom lain.

Molekul polar dapat diprediksi dari jumlah atom PEB, jika atom pusat masih memiliki PEB dan bukan simetris berarti bersifat polar.

As H subscript 3 :
As atom pusat (jumlahnya hanya 1 atom).
As mempunyai elektron valensi 5
H atom luar dengan elektron valensi 1
H merupakan atom monovalen (perlu 1 elektron lagi untuk stabil)
H berjumlah 3 atom, sehingga PEI = 3.

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell Jumlah space PEB end cell equals cell fraction numerator valensi space atom space pusat space – space open parentheses PEI close parentheses space over denominator 2 end fraction end cell row cell Jumlah space PEB end cell equals cell fraction numerator 5 space – space 3 space over denominator 2 end fraction end cell row cell Jumlah space PEB end cell equals 1 end table 
 

As H subscript 3 memiliki PEB berarti bersifat polar sehingga memiliki gaya dipol-dipol.

Jadi, jawaban yang benar adalah A.

0

Roboguru

Gaya tarik dipol-dipol antarmolekul yang besar terjadi pada senyawa ....

Pembahasan Soal:

Gaya dipol-dipol merupakan gaya yang bekerja antara molekul-molekul polar, yaitu antara molekul yang memiliki momen dipol.  Semakin besar momen dipolnya, maka semakin kuat gayanya dan semakin tinggi titik didihnya. H I merupakan senyawa polar yang memiliki titik didih yang tinggi akibat Mr yang besar dan gaya dipol-dipol yang kuat.

Jadi, jawaban yang paling tepat adalah E.space 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved