Iklan
Pertanyaan
Cermati kutipan novel sejarah berikut.
Maka jadilah Kiram, aku, dan Jun bergerak di ujung pasukan. Ah, Kiram masih seperti dulu: berani, sangat cekatan, dan lugas. Mungkin Kiram punya perasaan sama, ingin segera menembak musuh bebuyutan kami. Atau justru pamer keberanian. Dan bila hal itu yang akan dilakukan Kiram, ia berhasil. Ia berguling ke samping pada detik pertama terdengar tembakan pasukan musuh dari sebuah kilang penggergajian. Jun membalas tembakan itu, dan detik berikutnya perang pun membahana. Aku sempat beberapa kali menarik picu senjata. Namun tak lama kemudian aku merasa pundak dan belikatku panas. Lalu aku tak kuasa lagi menggerakkan tangan kananku. Tiba-tiba kepalaku terasa pening dan mataku mulai berkunang-kunang.
(Dikutip dari: Ahmad Tohari, Lingkar Tanah Lingkar Air, Jakarta, Gramedia Pustaka Utama, 2019)
Suasana dalam kutipan novel sejarah tersebut adalah ....
mengerikan
menyedihkan
mengharukan
menegangkan
menyeramkan
Iklan
N. Hayati
Master Teacher
Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta
3
5.0 (5 rating)
Iklan
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia