Iklan

Pertanyaan

Situs Sangiran merupakan situs penting dalam kajian kehidupan manusia pada Masa Praaksara di Indonesia. Mengapa demikian?

Situs Sangiran merupakan situs penting dalam kajian kehidupan manusia pada Masa Praaksara di Indonesia. Mengapa demikian? 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

08

:

13

:

32

Klaim

Iklan

I. Uga

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

arti penting Situs Sangiran dalam penelitian kehidupan purba adalah dengan banyaknya bahan yang tersedia di sana.

arti penting Situs Sangiran dalam penelitian kehidupan purba adalah dengan banyaknya bahan yang tersedia di sana.

Pembahasan

Pembahasan
lock

Sangiran merupakan situs arkeologi yang terletak di Sragen, Jawa Tengah, sekitar 15 kilometer sebelah utara Surakarta di lembah Sungai Bengawan Solo. Sangiran diakui oleh Unesco (Organisasi Pendidikan Keilmuan dan Kebudayaan) dunia pada tahun 1995, sebagai salah satu pusat kajian tentang kehidupan Masa Praaksara. Sangiran menjadi terkenal setelah penemuan peninggalan Homo erectus dan artefak batu lainnya (Sangiran Flakes Industry) pada tahun 1930-an. Selain itu, di Situs Sangiran telah ditemukan fosil jenis manusia-kera baik Meganthropus ataupun Pithecanthropus, jumlahnya mencapai 65% dari separuh penemuan di dunia. Banyaknya serangkaian temuan kehidupan Masa Praaksara, terlebih temuan fosil manusia purba dan perkakas kehidupan di masanya, membuat Situs Sangiran menjadi salah satu kunci penting dalam memahami kehidupan Masa Praaksara, yang notabene tidak meninggalkan catatan-catatan tertulis, tetapi dari sisa-sisa kehidupan mereka yang membatu. Jadi, arti penting Situs Sangiran dalam penelitian kehidupan purba adalah dengan banyaknya bahan yang tersedia di sana.

Sangiran merupakan situs arkeologi yang terletak di Sragen, Jawa Tengah, sekitar 15 kilometer sebelah utara Surakarta di lembah Sungai Bengawan Solo. Sangiran diakui oleh Unesco (Organisasi Pendidikan Keilmuan dan Kebudayaan) dunia pada tahun 1995, sebagai salah satu pusat kajian tentang kehidupan Masa Praaksara. 
Sangiran menjadi terkenal setelah penemuan peninggalan Homo erectus dan artefak batu lainnya (Sangiran Flakes Industry) pada tahun 1930-an. Selain itu, di Situs Sangiran telah ditemukan fosil jenis manusia-kera baik Meganthropus ataupun Pithecanthropus, jumlahnya mencapai 65% dari separuh penemuan di dunia. Banyaknya serangkaian temuan kehidupan Masa Praaksara, terlebih temuan fosil manusia purba dan perkakas kehidupan di masanya, membuat Situs Sangiran menjadi salah satu kunci penting dalam memahami kehidupan Masa Praaksara, yang notabene tidak meninggalkan catatan-catatan tertulis, tetapi dari sisa-sisa kehidupan mereka yang membatu. 

Jadi, arti penting Situs Sangiran dalam penelitian kehidupan purba adalah dengan banyaknya bahan yang tersedia di sana.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

5

Dan Nia

Pembahasan lengkap banget

Nayla Friska

Makasih ❤️

Anisya Nur Fariza

Makasih ❤️

Riko Vivoy15

Ini yang aku cari!

Iklan

Pertanyaan serupa

Perhatikan pernyataan berikut! Berakhirnya masa praaksara di Indonesia terjadi sekira abad IV-V Masehi. Menurutmu, benar atau salah pernyataan di atas? Tuliskan pendapatmu!

2

4.5

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia