Roboguru

Siapa pemimpin pihak Sekutu di pertempuran Palembang?

Pertanyaan

Siapa pemimpin pihak Sekutu di pertempuran Palembang?

  1. ...

  2. ...

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

Pertempuran Lima Hari Lima Malam di Palembang merupakan peristiwa perlawanan tentara Indonesia (TRI) terhadap serangan komando Letnan Jenderal Carmichael bersama para tentara Belanda (NICA). yang terjadi selama lima hari berturut-turut sejak tanggal 1 hingga 5 Januari 1947. Upaya Belanda untuk menguasai kembali Indonesia ditempuh dengan tiga cara yaitu aksi militer, melakukan pembentukan negara boneka, dan menjaga agar Indonesia tetap berada di bawah kekuasaan mereka. Palembang merupakan salah satu wilayah strategis Indonesia yang menjadi tujuan Belanda untuk kembali mereka kuasai karena kekayaan alamnya serta potensi Palembang sebagai pusat pemerintahan, kekuatan militer, dan kegiatan politik maupun ekonomi di Sumatra Selatan. Sementara itu bagi rakyat Palembang, pertempuran ini menjadi momentum perjuangan mereka untuk mempertahankan tanahnya agar tindakan penjajahan tidak terulang kembali pasca proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Dengan demikian, pemimpin pihak Sekutu di pertempuran Palembang adalah Letnan Jenderal Carmichael.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

F. Freelancer2

Terakhir diupdate 06 Juli 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Apa tujuan Belanda (NICA) membonceng tentara Sekutu (Inggris) masuk ke Indonesia?

Pembahasan Soal:

Pada tanggal 29 September 1945, tiba pasukan Inggris di Jakarta di bawah pimpinan  Letnan Jenderal Sir Philip Christison. Pasukan ini bernaung di bawah bendera AFNEI (Allied Forces Netherlands East Indies/Pasukan Sekutu Hindia-Belanda). Mereka memiliki beberapa tugas, yaitu:

  • menerima penyerahan Jepang,
  • membebaskan para tawanan perang Jepang yang berasal dari Eropa,
  • melucuti tentara Jepang dan mengumpulkan mereka untuk dipulangkan,
  • menegakkan serta memelihara kondisi damai untuk diserahkan kepada pemerintahan sipil, dan
  • mencari informasi tentang para penjahat Jepang untuk selanjutnay dsierahkan kepada pengadilan Sekutu.

Pada awalnya, kedatangan mereka disambut baik oleh rakyat Indonesia. Namun, timbul kecurigaan ketika pasukan Inggris tersebut membawa serta NICA (Netherlands Indies Civil Administration). NICA adalah sebuah otoritas semimiliter Belanda yang ditujukan untuk mengendalikan pemerintahan sipil di Hindia Belanda setelah Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu. Kedatangan NICA yang membonceng tentara Sekutu ke Indonesia mengundang ketegangan karena rakyat yakin bahwa sejak awal Belanda memang berniat untuk melakukan penjajahan kembali di Indonesia. Belanda sadar bahwa ia tidak dapat melakukan hal tersebut sendirian sehingga meminta bantuan Inggris. Kecurigaan semakin kuat dengan NICA mempersenjatai bekas anggota Koninklijk Nederlands Indische Leger (KNIL) yang baru saja bebas dari tahanan Jepang. Baik NICA maupun AFNEI sama-sama berlaku menyimpang dari misi awalnya sehingga memunculkan perlawanan dari rakyat Indonesia.

Jadi, alasan NICA (Belanda) membonceng Sekutu (Inggris) ke Indonesia adalah untuk menegakkan kembali penjajahan di Indonesia setelah Jepang menyerah kepada Sekutu. Belanda sadar bahwa hal tersebut tidak bisa ia lakukan sendirian sehingga meminta bantuan kepada Inggris. space

0

Roboguru

Jelaskan mengenai kedatangan Sekutu di Indonesia!

Pembahasan Soal:

Setelah maslah dengan tentara Jepang sudah berhasil diatasi, bangsa Indonesia kemudian berhadapan dengan pasukan Sekutu dari Komando Asia Tengara atau South East Asia Command (SEAC) yang di bawah pimpinan Laksamana Lord Louis Mountbatten. Perwira pasukan Sekutu yang pertama kali datang ke Indonesia adalah Mayor Greenhalgh, dia melakuan terjun payung di lapangan udara Kemayoran pada tanggal 14 September 1945. Tugas Greenhalgh yaitu mempersiapkan pembentukan markas besar pasukan Sekutur di Jakarta.
Kedatangan Greenhalgh kemudian disusul dengan berlabuhnya kapal penjelajah Cumberland di Tanjung Priok pada tanggal 29 September 1945. Kapal itu membawa Panglima Skadron pemimpin Kapal Penjelajah V Inggris, yaitu seorang Laksamana Muda yang bernama W.R. Patterson. PasukanSekutu yang bertugas di Indonesia ini diberi nama Allied Forces Netherlands East Indies (AFNEI) di bawah pimpinan Letnan Jenderal Sir Philip Christison.
Pada awalnya kedatangan pasukan Sekutu tersebut disambut baik oleh pihak Indonesia.Tetapi setelah pihak Indonesia mengeetahui maksud dari pasukan Sekutu (Inggris) datang dengan membawa orang-orang Belanda yang tergabung dalam Netherlands Indies Civil Administration (NICA), maka sikap bangsa Indonesia mulai berubah, yaitu memusuhi. Situasi keamanan kemudian menjadi tidak terkendali lagi.
Orang-orang NICA dan KNIL di Jakarta, Surabaya, dan Bandung mulai memancing kerusuhan dengan cara melakukan provokasi. Di kota-kota yang didatangi pasukan Sekutu sering terjadi insiden. Tentu saja kedatangan NICA di Indonesia tidak bisa diterima karena Indonesia sudah merdeka. Kedatangan NICA adalah sebuah ancaman bagi kemerdekaan Indonesia.
Oleh karena itu, timbul pertentangan antara pasukan Sekutu dan Belanda dengan rakyat Indonesia. Rakyat Indonesia berjuang untuk mempertahankan kemerdekaan yang sudah diraih. Perjuangan rakyat Indonesia itu dilakukan baik dengan perjuangan bersenjata maupun perjuangan diplomasi.

Dengan demikian, kedatangan Sekutu di Indonesia berawal dari penyerahan tanpa syarat Jepang pada Sekutu. Jepang harus menyerahkan kekuasaanya pada Sekutu. Akhirnya pada 14 September 1945, Sekutu di bawah Mayor Greenhalgh mempersiapkan markas sekutu di Kemayoran. Disusul pada 29 September 1945 di bawah Letnan Jenderal Sir Philip Christison dengan nama pasukan AFNEI yang di boncengi NICA. Kehadiran Sekutu yang semula di terima perlahan mendapat kecaman dari berbagai daerah di Indonesia seperti Jakarta, Suarabaya, dan Bandung. Berbagai perjuangan baik bersenjata maupun diplomasipun dilakukan untuk mempertahankan kedaulatan.

0

Roboguru

Berakhirnya Perang Dunia Il ditandai dengan menyerahnya Jepang kepada Sekutu menjadi kunci emas bagi bangsa Indonesia untuk memproklamirkan kemerdekaan. Namun, bangsa Indonesia tidak secara langsung d...

Pembahasan Soal:

Setelah mengalami berbagai kekalahan berturut-turut dalam Perang Dunia II dan ditambah dengan dibom atomnya Hiroshima serta Nagasaki, akhirnya Jepang mengumumkan menyerah tanpa syarat kepada Sekutu pada tanggal 15 Agustus 1945 di kapal USS Missouri. Berita kekalahan Jepang ini segera dimanfaatkan oleh Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945. Namun, setelah Indonesia merdeka, bangsa ini mendapatkan tantangan dari luar, yaitu datangnya kembali pihak Belanda melalui NICA (Nederlands Indies Civil Administration) dengan memboncengi AFNEI (Allied Forces Netherlands East Indies). Kedatangan pasukan Belanda ini bertujuan untuk menegakkan kembali penjajahan di Indonesia. Hal ini membuat Indonesia harus bersikeras untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dengan cara berjuang, baik melalui militer maupun diplomasi.

Jadi, bangsa Indonesia tidak secara langsung dapat menikmati hasil perjuangan dan kemerdekaannya karena Belanda berusaha untuk menegakkan kembali penjajahan di Indonesia lewat NICA. space

0

Roboguru

Jelaskan penilaian tentang kedatangan Sekutu di Indonesia kaitannya dengan tugas resmi dan praktiknya ...

Pembahasan Soal:

Pada 17 Agustus 1945, Indonesia menyatakan diri sebagai bangsa yang merdeka dan bebas dari penjajahan. Akan tetapi, setelah peristiwa kemerdekaan itu, keadaan tidak serta merta mengalir mulus. Jepang sebagai penjajah Indonesia, mengakui kekalahannya pada Perang Dunia II 14 Agustus 1945, sehingga Indonesia yang notabene wilayah jajahannya harus diserahkan kepada Sekutu sebagai pemenang dalam Perang Dunia II terkait ke depannya, namun justru bangsa Indonesia memilih jalan untuk memerdekakan diri sendiri pada 17 Agustus 1945.
Kesatuan tentara Sekutu yang tergabung dalam AFNEI (Aliied Forced Netherlands East Indies), datang ke Indonesia sebagai negara bekas jajahan Jepang namun di sisi lain telah menyatakan kemerdekaanya, pada 29 September 1945. Adapun tugas atau misi kesatuan tentara Sekutu tersebut antara lain: (1) menerima penyerahan kekuasaan dari tangan Jepang, (2) membebaskan para tawanan perang dan interniran Sekutu, (3) melucuti dan mengumpulkan orang Jepang untuk kemudian dipulangkan ke negara asalnya, (4) menegakan dan mempertahankan keadaan damai untuk diserahkan kepada pemerintahan sipil dan (5) menghimpun keterangan dan menuntut penjahat perang. 
Kedatangan AFNEI awalnya diterima dengan baik oleh pemerintahan Indonesia, akan tetapi, dalam rombongan kesatuan AFNEI, dalam praktiknya turut serta NICA (Netherland Indies Civil Administration), merupakan lembaga Pemerintahan Sipil Hindia Belanda, dengan kata lain Belanda turut serta dalam rombongan tentara Sekutu. Hal itu tentu membuat kecurigaan bangsa Indonesia bahwa Belanda ingin kembali menduduki Indonesia, sehingga dalam praktiknya terutama di tahun 1945-1949 (Masa Revolusi) adalah jalan bagi bangsa Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaannya dari Sekutu dan NICA (Belanda). 
Berbagai pertempuran yang terjadi di masa-masa itu, merupakan reaksi terhadap praktik Sekutu dan NICA yang sewenang-wenang, terutama berkaitan dengan kepemilikan senjata, pembebasan tawanan perang Sekutu yang kemudian dipersenjatai, misalnya dalam Pertempuran Ambarawa. Dengan kata lain, antara misi dan praktik yang dijalankan Sekutu tidak sesuai dengan kenyataan, sehingga pada masa-masa itu (1945-1949) bangsa Indonesia berjuang kembali untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. 

Jadi, kaitan antara tugas resmi dan praktik yang terjadi di lapang, antara lain karena Sekutu membawa NICA dalam kesatuan tugas. Selain itu, adanya upaaya mempersenjatai tawanan perang Sekutu, adalah praktik lain yang dilakukan dalam kesesuaiannya dengan tugas resmi yang dibawa. 

0

Roboguru

Jelaskan tentang pertempuran Kotabaru Yogyakarta sebagai upaya penentangan rakyat terhadap Sekutu!

Pembahasan Soal:

Penyerbuan markas Jepang di Kotabaru Yogyakarta diawali dengan perundingan antara Jepang dengan pejuang Yogyakarta yang berlangsung pada tanggal 6 Oktober 1945, perundingan ini tidak mencapai mufakat karena Jepang tidak mau menyerahkan senjatanya pada pejuang Yogyakarta, sehingga pada tanggal 7 Oktober 1945 dilakukan penyerbuan ke markas Jepang oleh para pejuang Yogyakarta. Badan Keamanan Rakyat merupakan pemimpin perundingan dan pertempuran di Kotabaru, selain itu KNID Yogyakarta dan Polisi Istimewa juga ikut serta dengan menjadi penyemangat para pejuang lainnya karena Badan Keamanan Rakyat dan Polisi Istimewa telah memiliki persenjataan yang modern sehingga menjadi pelindung laskar rakyat yang bersenjata tradisional, para pemuda di sekitar Kotabaru juga ikut dalam pertempuran dengan bergabung dan diberi nama laskar rakyat. Dampak pertempuran Kotabaru ini memberikan kekuatan baru bagi Badan Keamanan Rakyat, hal ini disebabkan karena persenjataan Jepang yang berhasil direbut diberikan kepada Badan Keamanan Rakyat sehingga dapat melebur menjadi Tentara Keamanan Rakyat, dan kemenangan di Kotabaru ini memberikan semanagat perjuangan untuk melucuti senjata Jepang yang bermarkas di Pingit dan Maguwo.

Dengan demikian, pertempuran di Kotabaru, Yogyakarta merupakan upaya dari bangsa Indonesia yang menentang bentuk penjajahan, terutama melawan Sekutu yang ingin menguasai wilayah Indonesia setelah merdeka. Dengan dilucutinya senjata milik Jepang di daerah Maguwo, Kotabaru Yogyakarta oleh pihak BKR maka Sekutu yang  memiliki tugas melucuti senjata tentara Jepang, tidak punya alasan lagi datang dan menduduki wilayah Kotabaru, sehingga kedatangan Sekutu ditolak langsung oleh pihak tentara di Yogyakarta tersebut.
 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved