Iklan
Pertanyaan
Setelah pagi-pagi hari, maka berkatalah si Miskin kepada isterinya, “Ya, tuanku, matilah rasaku ini, sangat sakit rasanya tubuhku ini. Maka tiadalah berdaya lagi; hancurlah rasanya anggotaku ini.” Maka ia pun tersedu-sedulah menangis, maka terlalu belas rasa hati isterinya, melihat laku suaminya demikian itu; maka ia pun menangis pula seraya mengambil daun kayu, lalu dimamahnya, maka disapukannyalah seluruh tubuhb suaminya, sambil ia berkata, “Diamlah tuan, jangan menangis! Sudahlah dengan untung kita, maka jadi selaku ini!” Adapun si Miskin itu, asalnya daripada raja keinderaan. Maka, kena sumpah Batara Indera, maka jadilah ia demikian itu. Maka, adalah suaminya itu pun segarlah sedikit tubuhnya. Setelah itu, maka suaminya pun masuk ke dalam hutan mencari umbut yang muda, yang patut dimakannya; maka dibawanyalah kepada isterinya. Maka demikianlah laki bini itu.
(Hikayat Si Miskin)
Mengapa tokoh si Miskin menangis tersedu-sedu?
Karena istri si Miskin sedang menghadapi jelang ajal.
Sebab si Miskin dan istrinya hidup dalam kemiskinan.
Karena si Miskin merasakan sakit di sekujur tubuhnya.
Sebab istri di Miskin takut kehilangan harta bendanya.
Karena si Miskin sedih melihat istrinya menangis.
Iklan
A. Rizky
Master Teacher
Mahasiswa/Alumni Universitas Indonesia
2
0.0 (0 rating)
Iklan
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia