Iklan

Pertanyaan

Setelah pagi-pagi hari, maka berkatalah si Miskin kepada isterinya, “Ya, tuanku, matilah rasaku ini, sangat sakit rasanya tubuhku ini. Maka tiadalah berdaya lagi; hancurlah rasanya anggotaku ini.” Maka ia pun tersedu-sedulah menangis, maka terlalu belas rasa hati isterinya, melihat laku suaminya demikian itu; maka ia pun menangis pula seraya mengambil daun kayu, lalu dimamahnya, maka disapukannyalah seluruh tubuhb suaminya, sambil ia berkata, “Diamlah tuan, jangan menangis! Sudahlah dengan untung kita, maka jadi selaku ini!” Adapun si Miskin itu, asalnya daripada raja keinderaan. Maka, kena sumpah Batara Indera, maka jadilah ia demikian itu. Maka, adalah suaminya itu pun segarlah sedikit tubuhnya. Setelah itu, maka suaminya pun masuk ke dalam hutan mencari umbut yang muda, yang patut dimakannya; maka dibawanyalah kepada isterinya. Maka demikianlah laki bini itu. (Hikayat Si Miskin) Mengapa tokoh si Miskin menangis tersedu-sedu?

Setelah pagi-pagi hari, maka berkatalah si Miskin kepada isterinya, “Ya, tuanku, matilah rasaku ini, sangat sakit rasanya tubuhku ini. Maka tiadalah berdaya lagi; hancurlah rasanya anggotaku ini.” Maka ia pun tersedu-sedulah menangis, maka terlalu belas rasa hati isterinya, melihat laku suaminya demikian itu; maka ia pun menangis pula seraya mengambil daun kayu, lalu dimamahnya, maka disapukannyalah seluruh tubuhb suaminya, sambil ia berkata, “Diamlah tuan, jangan menangis! Sudahlah dengan untung kita, maka jadi selaku ini!” Adapun si Miskin itu, asalnya daripada raja keinderaan. Maka, kena sumpah Batara Indera, maka jadilah ia demikian itu. Maka, adalah suaminya itu pun segarlah sedikit tubuhnya. Setelah itu, maka suaminya pun masuk ke dalam hutan mencari umbut yang muda, yang patut dimakannya; maka dibawanyalah kepada isterinya. Maka demikianlah laki bini itu.

(Hikayat Si Miskin)

Mengapa tokoh si Miskin menangis tersedu-sedu?

  1. Karena istri si Miskin sedang menghadapi jelang ajal.

  2. Sebab si Miskin dan istrinya hidup dalam kemiskinan.

  3. Karena si Miskin merasakan sakit di sekujur tubuhnya.

  4. Sebab istri di Miskin takut kehilangan harta bendanya.

  5. Karena si Miskin sedih melihat istrinya menangis.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

05

:

23

:

19

Klaim

Iklan

A. Rizky

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Indonesia

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Alasan tokoh si Miskin menangis ialah karena dia merasa sakit di seluruh tubuhnya. Hal itu ditunjukkan lewat kalimatnya, yakni “Ya, tuanku, matilah rasaku ini, sangat sakit rasanya tubuhku ini. Maka tiadalah berdaya lagi; hancurlah rasanya anggotaku ini.”

Alasan tokoh si Miskin menangis ialah karena dia merasa sakit di seluruh tubuhnya. Hal itu ditunjukkan lewat kalimatnya, yakni “Ya, tuanku, matilah rasaku ini, sangat sakit rasanya tubuhku ini. Maka tiadalah berdaya lagi; hancurlah rasanya anggotaku ini.”

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

2

Iklan

Pertanyaan serupa

Tersebut cerita seorang raja yang terlalu besar kerajaannya, Saeful Muluk namanya, Ajam Saukat nama kerajaanya. Adapun raja ini telah berkawin dengan Putri Sukanda Rum. Tetapi oleh karena permaisuriny...

3

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia