Roboguru

Setarakan persamaan reaksi berikut dan tuliskan nama zat-zat pereaksi serta hasil reaksinya!

Pertanyaan

Setarakan persamaan reaksi berikut dan tuliskan nama zat-zat pereaksi serta hasil reaksinya!

  1. N subscript 2 open parentheses italic g close parentheses and H subscript 2 open parentheses italic g close parentheses yields N H subscript 3 open parentheses italic g close parentheses
  2. Fe open parentheses italic s close parentheses and O subscript 2 open parentheses italic g close parentheses yields Fe subscript 2 O subscript 3 open parentheses italic s close parentheses
  3. K Cl O subscript 3 open parentheses italic s close parentheses yields K Cl open parentheses italic s close parentheses and O subscript 2 open parentheses italic g close parentheses space

Pembahasan Soal:

Perrsamaan reaksi merupakan gambaran reaksi kimia yang terdiri atas rumus kimia, zat-zat pereaksi dan zat-zat hasil reaksi disertai koefisien dan fasenya masing-masing. Langkah untuk menyetarakan persamaan reaksi yaitu:

  1. Memilih satu rumus kimia yang paling rumit, tetapkanlah koefisiennya sama dengan 1.
  2. Zat-zat yang lain tetapkan koefisien sementara dengan huruf 
  3. Setarakan dahulu unsur yang terkait langsung dengan zat yang sudah diberi koefisien 1.
  4. Setarakan unsur lainnya. Biasanya akan membantu jika atom O disetarakan paling akhir.

Pada reaksi 1, persamaan reaksi setaranya adalah:

N subscript 2 open parentheses italic g close parentheses and 3 H subscript 2 open parentheses italic g close parentheses yields 2 N H subscript 3 open parentheses italic g close parentheses

Zat-zat pereaksi:

  • N subscript 2 open parentheses italic g close parentheses = gas nitrogen
  • H subscript 2 open parentheses italic g close parentheses = gas hidrogen

Zat-zat hasil reaksi

  • N H subscript 3 open parentheses italic g close parentheses = gas amonia

Pada reaksi 2, persamaan reaksi setaranya adalah:

4 Fe open parentheses italic s close parentheses and 3 O subscript 2 open parentheses italic g close parentheses yields 2 Fe subscript 2 O subscript 3 open parentheses italic s close parentheses

Zat-zat pereaksi:

  • Fe open parentheses italic s close parentheses = besi
  • O subscript 2 open parentheses italic g close parentheses = gas oksigen

Zat-zat hasil reaksi

  • Fe subscript 2 O subscript 3 open parentheses italic s close parentheses = Besi(III) oksida

Pada reaksi 3, persamaan reaksi setaranya adalah:

2 K Cl O subscript 3 open parentheses italic s close parentheses yields 2 K Cl open parentheses italic s close parentheses and 3 O subscript 2 open parentheses italic g close parentheses

Zat-zat pereaksi:

  • K Cl O subscript 3 open parentheses italic s close parentheses = Kalium klorat

Zat-zat hasil reaksi:

  • K Cl open parentheses italic s close parentheses = Kalium klorida
  • O subscript 2 open parentheses italic g close parentheses = gas oksigen

Jadi, persamaan reaksi setara serta nama zat pereaksi dan hasil reaksi seperti dijabarkan di atas.space

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

R. Harmiasri

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang

Terakhir diupdate 07 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Tuliskan rumus kimia dari unsur-unsur dan senyawa-senyawa berikut. a. Tembaga                      d. Dinitrogen tetraoksida b. Fosfor                           e. Kalium sulfat

Pembahasan Soal:

Rumus kimia merupakan rumus yang menyatakan komposisi atom-atom penyusun senyawa. Rumus kimia mengandung lambang-lambang unsur dan angka yang menunjukkan jumlah unsur penyusun senyawa.

Rumus kimia untuk unsur dan senyawa soal di atas yaitu:

a. Tembaga = Cu

  • Lambang unsur ditulis dari huruf pertama nama ilmiah (nama latin) dan ditulis dengan huruf besar. Jika unsur mempunyai nama dengan huruf depan sama maka lambang unsur ditulis dengan dua huruf yaitu huruf pertama ditulis dengan huruf besar dan huruf berikutnya dengan huruf kecil.
  • Nama latin = Copper (Cupprum), Nama Indonesia = Tembaga, Lambang unsur/Rumus kimia = Cu

b. Fosfor = P

  • Nama latin = Phosphorus, Nama Indonesia = Fosfor, Lambang unsur/rumus kimia = P

c. Dinitrogen tetraoksida = N subscript 2 O subscript 4

  • Dinitrogen tetraoksida termasuk senyawa kovalen biner. Aturan penamaannya yaitu atom yang didepan disebut sesuai dengan nama unsurnya diikuti dengan unsur berikutnya dan diberi akhiran -ida. Jumlah atom (angka subskrip) disebut sebagai awakan dengan menggunakan angka romawi. 
  • Sehingga untuk rumus kimia Dinitrogen tetraoksida = N subscript 2 O subscript 4
  • table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell Unsur space 1 end cell equals cell Nitrogen double bond N end cell row cell Jumlah space end cell equals cell bold 2 equals Di end cell row cell Unsur space 2 end cell equals cell Oksigen plus space ida space equals oksida double bond O end cell row cell Jumlah space end cell equals cell bold 4 equals tetra end cell row cell Dinitrogen space tetraoksida space end cell equals cell N subscript 2 O subscript 4 end cell end table

 e. Kalium sulfat = K subscript 2 S O subscript 4

  • Kalium sulfat termasuk senyawa poliatomik. Pada pemberian nama senyawa poliatomik diawali dengan menyebutkan nama kation kemudian nama anionnya. Sehingga untuk rumus kimia senyawa kalium sullfat yaitu K subscript 2 S O subscript 4.

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row Kation equals cell Kalium double bond K to the power of plus sign end cell row Anion equals cell sulfat double bond S O subscript 4 to the power of 2 minus sign end cell row cell Kalium space sulfat space end cell equals cell K subscript 2 S O subscript 4 end cell end table


Jadi, rumus kimia untuk unsur dan senyawa soal di atas yaitu:

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row Tembaga equals Cu row Fosfor equals P row cell Dinitrogen space tetraoksida space end cell equals cell N subscript 2 O subscript 4 end cell row cell Kalium space sulfat end cell equals cell K subscript 2 S O subscript 4 end cell end tablespace

0

Roboguru

Berikan nama senyawa berikut ini! 1.   2.   3.

Pembahasan Soal:

Senyawa biner merupakan senyawa yang terdiri atas dua macam unsur yang berbeda. Senyawa biner digolongkan menjadi dua: senyawa biner dari unsur logam dan nonlogam; dan senyawa biner dari unsur nonlogam dan nonlogam.

Aturan penamaan senyawa biner yang terdiri atas unsur logam dan nonlogam adalah sebagai berikut.

  1. Unsur yang berada di depan (logam) diberi nama sesuai dengan nama unsur tersebut.
  2. Unsur yang berada di belakang (nonlogam) diberi nama sesuai dengan nama unsur tersebut dengan mengganti akhiran -ida.
  3. Unsur logam yang mempunya lebih dari satu bilangan oksidasi, muatan kationnya dinyatakan dengan angka Romawi, lalu diikuti anion. Angka Romawi ditulis dalam tanda kurung.

Rumus umum penggabungan kation dan anion pada senyawa biner adalah sebagai berikut.


begin mathsize 14px style A to the power of x plus end exponent plus B to the power of y minus sign end exponent yields A subscript y B subscript x end style


Penulisan rumus kimia senyawa biner yang terbentuk antarunsur nonlogam dimulai dengan unsur yang elektropositif diikuti unsur yang lebih elektronegatif. Aturan penamaan senyawa biner ini ditandai dengan awalan angka Yunani yang menyatakan jumlah atom nonlogam dan diikuti dengan nama unsur yang didepan. Penamaan unsur nonlogam yang belakang juga memiliki aturan yang sama, tetapi akhiran nama unsurnya diganti dengan akhiran -ida. Awalan "mono" hanya dipakai pada unsur nonlogam yang kedua.

Senyawa basa ditandai dengan adanya ion hidroksida (begin mathsize 14px style O H to the power of minus sign end style). Penamaan basa dengan menyebutkan nama kation atau ion logam terlebih dahulu lalu diikuti dengan hidroksida. Jika kation berupa logam yang mempunyai lebih dari satu bilangan oksidasi, bilangan oksidasi dituliskan setelah nama kation atau logamnya.

Berdasarkan informasi tersebut, nama senyawa di atas adalah sebagai berikut.

a. kalsium klorida

b. difosfor pentaklorida

c. natrium hidroksida


Jadi, nama senyawa-senyawa tersebut adalah kalsium klorida, difosfor pentaklorida, dan natrium hidroksida.space 

0

Roboguru

Senyawa kalium nitrat merupakan bahan baku pembuatan mesiu dan asam nitrat. Senyawa tersebut dapat dibuat dalam bentuk larutan melalui reaksi berikut.       Nama senyawa yang direaksikan adalah...

Pembahasan Soal:

Senyawa biner adalah senyawa yang dibentuk dari dua unsur. Senyawa biner dapat terbentuk dari satu unsur logam dan satu unsur nonlogam, atau dapat terbentuk dari dua unsur nonlogam. Jika unsur pertama adalah logam dan unsur lainnya nonlogam, maka senyawa biner tersebut umumnya berbentuk ionik atau senyawa ionik biner. Sedangkan senyawa yang terbentuk dari dua unsur nonlogam disebut juga sebagai senyawa kovalen. Aturan penamaannya yaitu:

  • Menuliskan terlebih dahulu unsur dengan bilangan oksidasi positif baru kemudian diikuti dengan unsur bilangan oksidasi negatif
  • Beberapa unsur-unsur nonlogam dapat membentuk lebih dari satu senyawa biner. Oleh karena itu, diperlukan awalan seperti: 1 = mono, 2 = di, 3 = tri, dan seterusnya

Senyawa basa merupakan senyawa ion yang terdiri dari kation logam dan anion OH-. Adapun penamaan senyawa basa adalah dengan menuliskan nama kation berupa logam lalu diikuti dengan nama anion hidroksida.

Pada soal, pereaksi pertama dinamakan dinitrogen pentaoksida dan senyawa kedua yaitu kalium hdroksida.

Jadi, dapat disimpulkan jawaban yang tepat adalah A.

0

Roboguru

Lengkapi tabel berikut.

Pembahasan Soal:

Konsep untuk menjawab soal ini adalah tatanama senyawa ionik.

  

0

Roboguru

Lengkapilah kolom-kolom berikut :

Pembahasan Soal:

  1. Fe Cl subscript 3 
    Merupakan senyawa ionik dari kation logam golongan B dan anion nonlogam monoatomik. Tata namanya yaitu “nama logam (biloks logam) + nama nonlogam + akhiran ida”.
    Rumus senyawa : Fe Cl subscript 3 
    Nama senyawa : besi(III) klorida
    Ionisasi : Fe Cl subscript 3 yields Fe to the power of 3 plus sign and 3 Cl to the power of minus sign 
    Kation : Fe to the power of 3 plus sign 
    Anion : 3 space Cl to the power of minus sign 
  2. Ca C O subscript 3 
    Merupakan senyawa ionik dari kation logam golongan A dan anion poliatomik. Tata namanya yaitu “nama logam + nama anion poliatomik”.
    Rumus senyawa : Ca C O subscript 3 
    Nama senyawa : kalsium karbonat
    Ionisasi : Ca C O subscript 3 yields Ca to the power of 2 plus sign and C O subscript 3 to the power of 2 minus sign end exponent 
    Kation : Ca to the power of 2 plus sign 
    Anion : C O subscript 3 to the power of 2 minus sign end exponent 
  3. P Cl subscript 5 
    Merupakan senyawa kovalen biner dengan tata nama "jumlah atom nonlogam 1 + nama unsur nonlogam 1 + jumlah atom nonlogam 2 + nama unsur nonlogam 2".
    Rumus senyawa : P Cl subscript 5 
    Nama senyawa : fosfor pentaklorida
    Ionisasi : P Cl subscript 5 yields P to the power of 5 plus sign and 5 Cl to the power of minus sign 
    Kation : P to the power of 5 plus sign 
    Anion : 5 space Cl to the power of minus sign  

Dengan demikian, tabel lengkapnya adalah sebagai berikut:

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved