Iklan

Pertanyaan

Seorang siswa menyilangkan suatu spesies bunga. Ia menyilangkan dua indukan galur murni dengan fenotip berbeda, kemudian F1 dibiarkan melakukan penyerbukan sendiri. Berikut adalah data parental awal yang digunakan dalam persilangan serta F2 yang diperoleh: Berdasarkan data tersebut pernyataan yang benar terkait dengan persilangan yang dilakukan oleh siswa tersebut adalah…

Seorang siswa menyilangkan suatu spesies bunga. Ia menyilangkan dua indukan galur murni dengan fenotip berbeda, kemudian F1 dibiarkan melakukan penyerbukan sendiri. Berikut adalah data parental awal yang digunakan dalam persilangan serta F2 yang diperoleh:

Berdasarkan data tersebut pernyataan yang benar terkait dengan persilangan yang dilakukan oleh siswa tersebut adalah…

  1. Bunga yang digunakan adalah bunga Lathyrus odoratus
     

  2. Bunga ungu muncul sebagai interaksi dari 2 alel resesif sehingga memunculkan sifat tersembunyi
     

  3. Alel penyebab warna merah dan warna putih saling melengkapi/komplemen sehingga terekspresi bunga warna ungu

  4. Penyebab munculnya bunga warna putih adalah karena tidak adanya gen yang mengandung antosianin

     

  5. Terdapat interaksi gen yang bersifat kumulatif pada persilangan yang dilakukan oleh siswa tersebut

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

09

:

39

:

09

Klaim

Iklan

A. Handoko

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

pilihan jawaban yang tepat adalah D.

pilihan jawaban yang tepat adalah D.

Pembahasan

Persilangan yang dilakukan oleh siswa tersebut termasuk penyimpangan semu Hukum Mendel yakni kriptomeri. Hal ini disebabkan pada F2 diperoleh perbandingan fenotip 9 (ungu): 3 (merah) : 4 (putih) dari indukan atau parental bunga merah dan putih saja. Kriptomeri merupakan peristiwa gen dominan yang karakternya akan muncul jika berinteraksi dengan gen dominan lain, dan jika gen dominan berdiri sendiri maka karakternya akan tersembunyi. Contoh organisme kriptomeri adalah bunga Linaria maroccana . Pada persilangan di atas terdapat alel yang mengatur munculnya warna yaitu : A → penghasil antosianin (pigmen warna) a → tidak mengandung/ menghasilkan antosianin B → lingkungan basa (ungu) b → lingkungan asam (merah) Jadi jika terjadi persilangan antara galur murni bunga ungu dan putih maka: P1 : AABB x aabb (ungu) (putih) Gamet : AB ab F1 : AaBb (Ungu) F1 dibiarkan melakukan persilangan sendiri atau dengan sesamanya, maka: P2 : AaBb x AaBb Gamet : AB AB Ab Ab aB aB ab ab F2 : 9 A-B- : ungu 3 A-bb : merah 3 aaB- : putih 1 aabb : putih Diperoleh perbandingan fenotip pada F2 adalah 9 (ungu): 3 (merah) : 4 (putih), sesuai dengan data F2 pada soal. Bunga putih diperoleh karena di dalam bunga tersebut tidak ada alel yang menghasilkan atau mengandung antosianin atau pigmen warna, jadi baik dalam keadaan asam dan basa tetap berwarna putih, karena tidak dihasilkan atau tidak ada antosianin. Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah D.

Persilangan yang dilakukan oleh siswa tersebut termasuk penyimpangan semu Hukum Mendel yakni kriptomeri. Hal ini disebabkan pada F2 diperoleh perbandingan fenotip 9 (ungu): 3 (merah) : 4 (putih) dari indukan atau parental bunga merah dan putih saja. Kriptomeri merupakan peristiwa gen dominan yang karakternya akan muncul jika berinteraksi dengan gen dominan lain, dan jika gen dominan berdiri sendiri maka karakternya akan tersembunyi. Contoh organisme kriptomeri adalah bunga Linaria maroccana. Pada persilangan di atas terdapat alel yang mengatur munculnya warna yaitu :

A → penghasil antosianin (pigmen warna)

a → tidak mengandung/ menghasilkan antosianin

B → lingkungan basa (ungu)

b → lingkungan asam (merah)

Jadi jika terjadi persilangan antara galur murni bunga ungu dan putih maka:

P1        :           AABB             x          aabb

                        (ungu)                         (putih)

Gamet :           AB                               ab

F1        :                       AaBb (Ungu)

F1 dibiarkan melakukan persilangan sendiri atau dengan sesamanya, maka:

P2        :           AaBb              x          AaBb

Gamet :           AB                               AB

                        Ab                               Ab

                        aB                               aB

                        ab                                ab

F2        :           9 A-B- : ungu

                        3 A-bb : merah

                        3 aaB- : putih

                        1 aabb : putih

Diperoleh perbandingan fenotip pada F2 adalah 9 (ungu): 3 (merah) : 4 (putih), sesuai dengan data F2 pada soal. Bunga putih diperoleh karena di dalam bunga tersebut tidak ada alel yang menghasilkan atau mengandung antosianin atau pigmen warna, jadi baik dalam keadaan asam dan basa tetap berwarna putih, karena tidak dihasilkan atau tidak ada antosianin. Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah D.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

2

Iklan

Pertanyaan serupa

Salah satu penyimpangan Hukum Mendel yang menghasilkan keturunan dengan perbandingan fenotip 9 : 7 adalah ....

4

4.5

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia