Iklan

Pertanyaan

Seorang pria penderita TBC berobat ke puskemas. Pria tersebut diharuskan oleh dokter untuk meminum obat sesuai jadwal sampai obatnya habis. Mengapa pria tersebut diharuskan meminum obat sampai habis? Apa yang terjadi jika pria tersebut tidak meminum obat sesuai jadwal dan tidak sampai habis?

Seorang pria penderita TBC berobat ke puskemas. Pria tersebut diharuskan oleh dokter untuk meminum obat sesuai jadwal sampai obatnya habis. Mengapa pria tersebut diharuskan meminum obat sampai habis? Apa yang terjadi jika pria tersebut tidak meminum obat sesuai jadwal dan tidak sampai habis?space 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

20

:

42

:

48

Klaim

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

dapat disimpulkan bahwa jika pria tersebut tidak meminum obat sesuai jadwal dan tidak sampai habis, yang akan terjadi yaitu TB resisten obat (obat tidak lagi mempan melawan atau menghentikan infeksi bakteri) dan akan membuat semakin memburuknya gejala yang dialami penderita TBC.

dapat disimpulkan bahwa jika pria tersebut tidak meminum obat sesuai jadwal dan tidak sampai habis, yang akan terjadi yaitu TB resisten obat (obat tidak lagi mempan melawan atau menghentikan infeksi bakteri) dan akan membuat semakin memburuknya gejala yang dialami penderita TBC.space 

Pembahasan

Pembahasan
lock

Tuberkulosis atau TBC adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis di paru-paru. Kondisi ini, terkadang disebut juga dengan TB paru.Bakteri tuberkulosis yang menyerang paru-paru menyebabkan gangguan pernapasan, seperti batuk kronis dan sesak napas. Penderita TBC biasanya juga mengalami gejala lain seperti berkeringat di malam hari dan demam. Masa pengobatan penyakit TB harus tuntas minimal selama 6 bulan. Orang yang menderita penyakit TBC harus meminum obat tepat waktu (teratur) dan harus diminum sampai habis (tuntas). Karena, jika obat tidak diminum sesuai jadwal atau bahkan obat tidak dihabiskan selama masa pengobatan,maka akan mengakibatkan TB resisten obat . TB resisten obat adalah TB yang kebal dengan obat yang sudah diberikan, terjadi karena pasien berobat tidak sampai selesai, bakteri bermutasi dan berubah menjadi lebih kuat dan kebal obat. Resisten obatterjadi ketika bakteri kebal atau tahan terhadap antibiotik yang dikonsumsi. Sederhananya, obat tidak lagi mempan melawan atau menghentikan infeksi bakteri.Biasanya penderita akan mengalami resistansi obat TBC lini pertama, seperti isoniazid dan rifampisin. Kekebalan ini membuat bakteri semakin bebas berkembang biak di dalam tubuh dan merusak jaringan-jaringan sehat. Jika tidak meminum obat sesuai jadwal dan tidak sampai habis, hal yang akan terjadi selain mengakibatkan TB resisten obat juga akan mengakibatkan memburuknya gejala yang dialami karena obat-obatan TBC tidak ampuh lagi membunuh bakteri dan mengakibatkan penularan TBC menjadi meluas . Maka dari itu, minumlah obat sesuai jadwal dengan teratur dan habiskan obat yang diberikan oleh dokter selama dalam masa pengobatan minimal 6 bulan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa jika pria tersebut tidak meminum obat sesuai jadwal dan tidak sampai habis, yang akan terjadi yaitu TB resisten obat (obat tidak lagi mempan melawan atau menghentikan infeksi bakteri) dan akan membuat semakin memburuknya gejala yang dialami penderita TBC.

Tuberkulosis atau TBC adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis di paru-paru. Kondisi ini, terkadang disebut juga dengan TB paru. Bakteri tuberkulosis yang menyerang paru-paru menyebabkan gangguan pernapasan, seperti batuk kronis dan sesak napas. Penderita TBC biasanya juga mengalami gejala lain seperti berkeringat di malam hari dan demam. Masa pengobatan penyakit TB harus tuntas minimal selama 6 bulan. Orang yang menderita penyakit TBC harus meminum obat tepat waktu (teratur) dan harus diminum sampai habis (tuntas). Karena, jika obat tidak diminum sesuai jadwal atau bahkan obat tidak dihabiskan selama masa pengobatan, maka akan mengakibatkan TB resisten obatTB resisten obat adalah TB yang kebal dengan obat yang sudah diberikan, terjadi karena pasien berobat tidak sampai selesai, bakteri bermutasi dan berubah menjadi lebih kuat dan kebal obat. Resisten obat terjadi ketika bakteri kebal atau tahan terhadap antibiotik yang dikonsumsi. Sederhananya, obat tidak lagi mempan melawan atau menghentikan infeksi bakteri. Biasanya penderita akan mengalami resistansi obat TBC lini pertama, seperti isoniazid dan rifampisin. Kekebalan ini membuat bakteri semakin bebas berkembang biak di dalam tubuh dan merusak jaringan-jaringan sehat. Jika tidak meminum obat sesuai jadwal dan tidak sampai habis, hal yang akan terjadi selain mengakibatkan TB resisten obat juga akan mengakibatkan memburuknya gejala yang dialami karena obat-obatan TBC tidak ampuh lagi membunuh bakteri dan mengakibatkan penularan TBC menjadi meluas. Maka dari itu, minumlah obat sesuai jadwal dengan teratur dan habiskan obat yang diberikan oleh dokter selama dalam masa pengobatan minimal 6 bulan.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa jika pria tersebut tidak meminum obat sesuai jadwal dan tidak sampai habis, yang akan terjadi yaitu TB resisten obat (obat tidak lagi mempan melawan atau menghentikan infeksi bakteri) dan akan membuat semakin memburuknya gejala yang dialami penderita TBC.space 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Perhatikan gambar berikut ini! Bakteri yang menyebabkan penyakit kolera adalah nomor ....

14

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2025 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia