Iklan

Pertanyaan

Sebutkan tokoh-tokoh yang terlibat pada peristiwa lahirnya Pemerintahan Orde Baru!

Sebutkan tokoh-tokoh yang terlibat pada peristiwa lahirnya Pemerintahan Orde Baru!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

21

:

01

:

38

Klaim

Iklan

F. Freelancer2

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

tokoh-tokoh yang berperan penting terhadap lahirnya Pemerintahan Orde Baru adalah Jenderal Soeharto,Brigjen Basuki Rachmat (Menteri Veteran), Brigjen M Jusuf (Menteri Perindustrian), dan Pangdam V Jaya Brigjen Amirmachmud.

tokoh-tokoh yang berperan penting terhadap lahirnya Pemerintahan Orde Baru adalah Jenderal Soeharto, Brigjen Basuki Rachmat (Menteri Veteran), Brigjen M Jusuf (Menteri Perindustrian), dan Pangdam V Jaya Brigjen Amirmachmud.

Pembahasan

Pembahasan
lock

Tonggak awal lahirnya Pemerintahan Orde Baru adalah keluarnya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) pada tanggal 11 Maret 1966. Keluarnya Supersemar tidak bisa dilepaskan dari kekacauan kondisi politik dan negara setelah adanya peristiwa pemberontakan G30S/PKI pada tahun 1965. Peristiwa G30S/PKI yang menyebabkan gugurnya petinggi TNI AD telah berdampak sangat besar terhadap kehidupan di Indonesia. Kekacauan kondisi politik ini ditambah dengan kurang tegasnya sikap Presiden Soekarno terhadap dalang dari peristiwa tersebut yaitu simpatisan PKI. Kondisi ini menyebabkan timbulnya gelombang protes yang dilakukan oleh rakyat dan mahawasiswa melalui tuntutan mereka yang dikenal dengan Tritura (Tiga Tuntutan Rakyat). Posisi Presiden Soekarno semakin terdesak setelah adanya Tritura, sehingga untuk mengamankan keselamatan presiden maka dikeluarkanlah Supersemar yang diberikan kepada Jenderal Soeharto. Penandatanganan Supersemar oleh Presiden Soekarno pada awalnya berjalan alot karena Soekarno paham betul surat tersebut sangat membahayakan posisinya. Namun pada akhirnya Soekarno menyetujui mengingat pada saat itu posisinya sudah sangat terdesak. Setujunya Soekarno terhadap Supersemar tidak terlepas dari peranan tiga jenderal yang disebut memegang peran menentukan dalam transisi kekuasaan dari Presiden Soekarno kepada Jenderal Soeharto. Ketiga jenderal itu adalah Brigjen Basuki Rachmat (Menteri Veteran), Brigjen M Jusuf (Menteri Perindustrian), dan Pangdam V Jaya Brigjen Amirmachmud.Keluarnya Supersemar praktis memperlemah posisi Presiden Soekarno karena pada saat itu pemerintahan dijalankan oleh Jenderal Soeharto sedangkan presiden hanya menjadi lambang negara saja. Dengan demikian, tokoh-tokoh yang berperan penting terhadap lahirnya Pemerintahan Orde Baru adalah Jenderal Soeharto,Brigjen Basuki Rachmat (Menteri Veteran), Brigjen M Jusuf (Menteri Perindustrian), dan Pangdam V Jaya Brigjen Amirmachmud.

Tonggak awal lahirnya Pemerintahan Orde Baru adalah keluarnya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) pada tanggal 11 Maret 1966. Keluarnya Supersemar tidak bisa dilepaskan dari kekacauan kondisi politik dan negara setelah adanya peristiwa pemberontakan G30S/PKI pada tahun 1965. Peristiwa G30S/PKI yang menyebabkan gugurnya petinggi TNI AD telah berdampak sangat besar terhadap kehidupan di Indonesia. Kekacauan kondisi politik ini ditambah dengan kurang tegasnya sikap Presiden Soekarno terhadap dalang dari peristiwa tersebut yaitu simpatisan PKI. Kondisi ini menyebabkan timbulnya gelombang protes yang dilakukan oleh rakyat dan mahawasiswa melalui tuntutan mereka yang dikenal dengan Tritura (Tiga Tuntutan Rakyat). Posisi Presiden Soekarno semakin terdesak setelah adanya Tritura, sehingga untuk mengamankan keselamatan presiden maka dikeluarkanlah Supersemar yang diberikan kepada Jenderal Soeharto. Penandatanganan Supersemar oleh Presiden Soekarno pada awalnya berjalan alot karena Soekarno paham betul surat tersebut sangat membahayakan posisinya. Namun pada akhirnya Soekarno menyetujui mengingat pada saat itu posisinya sudah sangat terdesak. Setujunya Soekarno terhadap Supersemar tidak terlepas dari peranan tiga jenderal yang disebut memegang peran menentukan dalam transisi kekuasaan dari Presiden Soekarno kepada Jenderal Soeharto. Ketiga jenderal itu adalah Brigjen Basuki Rachmat (Menteri Veteran), Brigjen M Jusuf (Menteri Perindustrian), dan Pangdam V Jaya Brigjen Amirmachmud. Keluarnya Supersemar praktis memperlemah posisi Presiden Soekarno karena pada saat itu pemerintahan dijalankan oleh Jenderal Soeharto sedangkan presiden hanya menjadi lambang negara saja.

Dengan demikian, tokoh-tokoh yang berperan penting terhadap lahirnya Pemerintahan Orde Baru adalah Jenderal Soeharto, Brigjen Basuki Rachmat (Menteri Veteran), Brigjen M Jusuf (Menteri Perindustrian), dan Pangdam V Jaya Brigjen Amirmachmud.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

8

Iklan

Pertanyaan serupa

Berlangsungnya masa Orde Baru ditandai dengan peristiwa...

9

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia