Roboguru

Sebutkan tiga kebijakan Jepang untuk menyakinkan/membuktikan kebenaran janji Jepang kepada Indonesia !

Pertanyaan

Sebutkan tiga kebijakan Jepang untuk menyakinkan/membuktikan kebenaran janji Jepang kepada Indonesia !

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

Jepang menguasai Indonesia dimulai sejak 1942 hingga 1945. Pada saat itu juga Jepang terlibat dalam Perang Dunia II di front Timur melawan Amerika Serikat. Dalam usaha memenangkan perang, Jepang berusaha mendapatkan simpati rakyat agar mau mendukung Jepang dalam perang tersebut. Usaha yang dilakukan Jepang untuk mendapatkan simpati rakyat Indonesia diantaranya ialah, menganggap Indonesia sebagai saudara tua dan menjanjikan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia. Untuk meyakinkan rakyat Indonesia bahwa Jepang akan menepati janji kemerdekaan, Jepang membuat kebijakan-kebijakan di antaranya.

  1. Mengizinkan rakyat Indonesia mengibarkan bendera Merah Putih.
  2. Membentuk BPUPKI.
  3. Membentuk PPKI.

Jadi,  tiga kebijakan Jepang untuk menyakinkan/membuktikan kebenaran janji Jepang kepada Indonesia adalah, mengizinkan pengibaran bendera Merah Putih, membentuk BPUPKI dan membentuk PPKI.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

C. Sianturi

Terakhir diupdate 01 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Pemerintah Jepang berusaha menarik simpati umat Islam di Indonesia dengan cara ....

Pembahasan Soal:

Selain mendirikan Gerakan 3A sebagai media propaganda untuk mendapat dukungan dan simpati bangsa Indonesia. Jepang juga berusaha mendapatkan simpati dari umat Islam melalui pendirian subseksi Persiapan Persatuan Umat Islam di dalam struktur Gerakan 3A. Subseksi tersebut kemudian dipimpin oleh Abikoesno Tjokrosoejoso. Setelah berjalan selama beberapa waktu, pada bulan Desember 1942, Jepang melakukan evaluasi terhadap Gerakan 3A dan hasilnya Gerakan 3A dianggap gagal. Hingga tidak lama kemudian Gerakan 3A akhirnya dibubarkan.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.space space 

0

Roboguru

Sebutkan upaya Jepang dalam rangka menarik simpati rakyat Indonesia saat posisinya terdesak pada Perang Dunia II!

Pembahasan Soal:

Upaya Jepang dalam menarik simpati rakyat Indonesia antara lain adalah: 

  • menjanjikan kemerdekaan Indonesia yang disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Koiso,
  • membentuk BPUPKI, 
  • memperbolehkan pengibaran bendera merah putih, serta
  • pengumandangan lagu Indonesia Raya.

Dengan demikian, beberapa usaha Jepang untuk menarik simpati rakyat Indonesia antara lain menjanjikan kemerdekaan Indonesia yang disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Koiso, membentuk BPUPKI, memperbolehkan pengibaran bendera merah putih, dan pengumandangan lagu Indonesia Raya.undefined

0

Roboguru

Pada masa pendudukan Jepang, banyak tokoh nasional yang ditarik untuk menjadi pengurus organisasi bentukan Jepang. Menurut Anda, mengapa Jepang melakukan kebijakan tersebut? Jelaskan.

Pembahasan Soal:

Pada masa pendudukannya di Indonesia, Jepang membentuk organisasi social seperti Gerakan 3A, Pusat Tenaga Rakyat, Jawa Hokokai dan Majelis Islam A’la Indonesia. Jepang mengangkat tokoh-tokoh nasional untuk menjadi pengurus dari organisasi-organisasi tersebut. Tindakan ini merupakan salah satu taktik dan strategi Jepang untuk dapat menarik hati masyarakat Indonesia. Tokoh-tokoh nasional yang dipilih adalah tokoh yang dipercayai oleh masyarakat seperti Soekarno, M. Hatta, Ki Hajar Dewantoro, Mr. Syamsudin dsb. Penunjukan tokoh nasional sebagai pengurus organisasi diharpakan dapat menggerakan lebih banyak massa untuk membantu Jepang dalam Perang Asia Timur Raya. Akan tetapi, strategi yang diterapkan Jepang tidak berjalan seperti yang diinginkan. Para tokoh nasional berbalik memanfaatkan kedudukannya untuk melakukan usaha-usaha mencapai kemerdekaan.

Dengan demikian, alasan Jepang memilih tokoh-tokoh nasional sebagai pengurus organisasi karena ingin mendapatkan lebih banyak massa yang nantinya akan dimanfaatkan untuk kebutuhan Perang Asia Timur Raya.

0

Roboguru

Pemerintah pendudukan Jepang dibayangi kekhawatiran terhadap sikap organisasi-organisasi pergerakan nasional Indonesia yang radikal dan nonkooperatif. Jelaskan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pe...

Pembahasan Soal:

Sebelum masa pendudukan Jepang di Indonesia. yaitu masa kolonialisme Belanda, sudah banyak berdiri organisasi-organisasi pergerakan nasional. Beberapa diantaranya cenderung bersikap non kooperatif seperti Sarikat Islam, Perhimpunan Indonesia, Partai Nasional Indonesia, Partai Komunis Indonesia, Partindo, dan lain-lain. Organisasi tersebut memiliki bersifat radikal yang tidak bersedia bekerja sama dengan pemerintah penjajah. Untuk itu, pada saat Jepang menancapkan kedudukannya di Indonesia, Jepang mengambil langkah tegas dengan membubarkan seluruh organisasi pergerakan, kecuali MIAI. Majelis Islam A’la Indonesia tetap dipertahankan karena anti Barat sehingga dianggap sevisi dengan pemerintah Jepang. Sebagai gantinya, pemerintah Jepang membentuk organisasi-organisasi kemasyarakatan seperti Gerakan 3A, PUTERA, PETA, dan Jawa Hokokai dengan bertujuan untuk memperkuat kedudukannya.

Dengan demikian, kebijakan Jepang untuk menghindari bayang-bayang organisasi pergerakan radikal dan non kooperatif adalah melarang semua kegiatan politik dan segala bentuk perkumpulan termasuk organisasi pergerakan.

0

Roboguru

Selama tahun 1943-1944, Jepang membentuk berbagai organisasi militer dan nonmiliter di Indonesia. Organisasi tersebut dipimpin oleh tokoh-tokoh berpengaruh dan karismatik di mata masyarakat. Secara um...

Pembahasan Soal:

Pada masa pendudukan Jepang, pemerintah Jepang membentuk sejumlah organisasi di Indonesia. Organisasi tersebut meliputik organisasi militer dan organisasi non militer. Dalam perkembangannya, pemerintah Jepang merangkul sejumlah tokoh kharismatik agar dapat menarik minat masyarakat Indonesia untuk bergabung dalam organisasi-organisasi bentukan Jepang. Beberapa organisasi yang dibentuk pada masa pendudukan Jepang adalah Gerakan Tiga A, Seinendan, Keibodan, Heiho, Peta, Jawa Hokokai, hingga Peta. Tujuan utama pembentukan organisasi-organisasi tersebut adalah untuk menjamin kesuksesan Jepang memenangkan Perang Pasiflk.

Dengan demikian, jawaban yang benar adalah B.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved