Iklan

Pertanyaan

Sebutkan bentuk pengaruh budaya Hindu-India yang masih dilakukan di Indonesia (minimal 5 pengaruh)!

Sebutkan bentuk pengaruh budaya Hindu-India yang masih dilakukan di Indonesia (minimal 5 pengaruh)!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

19

:

45

:

30

Klaim

Iklan

C. Sianturi

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

pengaruh masuknya budaya Hindu Buddha yang hingga kini masih dilakukan di Indonesia adalah bidang arsitektur, navigasi pelayaran, sistem pendidikan, bahasa dan sistem aksara, serta upacara/tradisi.

pengaruh masuknya budaya Hindu Buddha yang hingga kini masih dilakukan di Indonesia adalah bidang arsitektur, navigasi pelayaran, sistem pendidikan, bahasa dan sistem aksara, serta upacara/tradisi.space space

Pembahasan

Pembahasan
lock

Integrasi sosial budaya juga merupakan bentuk penyesuaian terhadap kemajuan zaman dan penyusuaian dengan kebutuhan saat ini. Apabila kita melihat mungkin sudah banyak budaya yang mulai luntur dan digantikan dengan budaya baru yang dipengaruhi oleh berbagai hal yang masuk di lingkungan kita. Masuknya budaya Hindu Buddha berpengaruh terhadap peradaban di Indonesia, terlihat dari munculnya kerajaan-kerajan bercorak Hindu Buddha. Pengaruh-pengaruh tersebut ada yang berupa pengaruh fisik dan nonfisik. Pengaruh fisik merupakan tinggalan dari zaman Hindu-Buddha yang dapat kita lihat secara fisik pada benda-benda masa kini. Sedangkan pengaruh nonfisik merupakan tinggalan yang memengaruhi adat, pola pikir, ataupun perilaku pada masyarakat masa kini. Adapun pengaruh masuknya budaya Hindu Buddha yang masih di lakukan di Indonesia sebagai berikut: Bidang Arsitektur. Misalnya, Masjid Kudus yang dibangun oleh Sunan Kudus tahun 1549 M. Masjid ini memiliki arsitektur seperti bangunan pura pada bangunan. Selain itu, pada bagian gerbangnya memiliki bentuk gapura jenis candi bentar. Navigasi Pelayaran. Pelayaran bangsa Indonesia pada masa kuno bergantung pada sistem angin musim. Pengetahuan tentang angin darat dan angin laut penting bagi pelaut. Untuk mengetahui arah, pada siang hari para pelaut memanfaatkan matahari, lalu di malam hari mereka menggunakan letak kelompok bintang tertentu di langit, seperti bintang mayang, bintang biduk, dan sebagainya. Sistem Pendidikan. Jika saat ini kamu banyak menemukan sekolah yang memiliki asrama, itu adalah salah satu warisan masa klasik. Salah satu kerajaan yang terkenal dengan pendidikan agama Buddha-nya dan memiliki asrama adalah Sriwijaya. Saat itu kerajaan memiliki asrama (mandala) sebagai tempat untuk belajar ilmu keagamaan dan ilmu-ilmu lainnya. Asrama biasanya terletak di sekitar kompleks candi dan digunakan oleh para murid. Bahasa dan Sistem Aksara. Pada masa awal Hindu-Buddha masuk ke Indonesia dari India, Bahasa Sanskerta hanya digunakan oleh kaum pendeta. Bahasa lain yang digunakan oleh masyarakat pada masa itu adalah Bahasa Pali. Pada akhirnya, Sanskerta-lah yang banyak memengaruhi Bahasa Indonesia. Upacara/Tradisi. Upacara/tradisi di masa Hindu dan Buddha banyak yang bertahan hingga saat ini. Beberapa upacara atau tradisi yang bertahan hingga saat ini seperti upacara ngaben, tradisi potong gigi, hari raya Waisak, ataupun wayang. Dengan demikian, pengaruh masuknya budaya Hindu Buddha yang hingga kini masih dilakukan di Indonesia adalah bidang arsitektur, navigasi pelayaran, sistem pendidikan, bahasa dan sistem aksara, serta upacara/tradisi.

Integrasi sosial budaya juga merupakan bentuk penyesuaian terhadap kemajuan zaman dan penyusuaian dengan kebutuhan saat ini. Apabila kita melihat mungkin sudah banyak budaya yang mulai luntur dan digantikan dengan budaya baru yang dipengaruhi oleh berbagai hal yang masuk di lingkungan kita. Masuknya budaya Hindu Buddha berpengaruh terhadap peradaban di Indonesia, terlihat dari munculnya kerajaan-kerajan bercorak Hindu Buddha. Pengaruh-pengaruh tersebut ada yang berupa pengaruh fisik dan nonfisik. Pengaruh fisik merupakan tinggalan dari zaman Hindu-Buddha yang dapat kita lihat secara fisik pada benda-benda masa kini. Sedangkan pengaruh nonfisik merupakan tinggalan yang memengaruhi adat, pola pikir, ataupun perilaku pada masyarakat masa kini. Adapun pengaruh masuknya budaya Hindu Buddha yang masih di lakukan di Indonesia sebagai berikut:

  1. Bidang Arsitektur. Misalnya, Masjid Kudus yang dibangun oleh Sunan Kudus tahun 1549 M. Masjid ini memiliki arsitektur seperti bangunan pura pada bangunan. Selain itu, pada bagian gerbangnya memiliki bentuk gapura jenis candi bentar.
  2. Navigasi Pelayaran. Pelayaran bangsa Indonesia pada masa kuno bergantung pada sistem angin musim. Pengetahuan tentang angin darat dan angin laut penting bagi pelaut. Untuk mengetahui arah, pada siang hari para pelaut memanfaatkan matahari, lalu di malam hari mereka menggunakan letak kelompok bintang tertentu di langit, seperti bintang mayang, bintang biduk, dan sebagainya.
  3. Sistem Pendidikan. Jika saat ini kamu banyak menemukan sekolah yang memiliki asrama, itu adalah salah satu warisan masa klasik. Salah satu kerajaan yang terkenal dengan pendidikan agama Buddha-nya dan memiliki asrama adalah Sriwijaya. Saat itu kerajaan memiliki asrama (mandala) sebagai tempat untuk belajar ilmu keagamaan dan ilmu-ilmu lainnya. Asrama biasanya terletak di sekitar kompleks candi dan digunakan oleh para murid.
  4. Bahasa dan Sistem Aksara. Pada masa awal Hindu-Buddha masuk ke Indonesia dari India, Bahasa Sanskerta hanya digunakan oleh kaum pendeta. Bahasa lain yang digunakan oleh masyarakat pada masa itu adalah Bahasa Pali. Pada akhirnya, Sanskerta-lah yang banyak memengaruhi Bahasa Indonesia.
  5. Upacara/Tradisi. Upacara/tradisi di masa Hindu dan Buddha banyak yang bertahan hingga saat ini. Beberapa upacara atau tradisi yang bertahan hingga saat ini seperti upacara ngaben, tradisi potong gigi, hari raya Waisak, ataupun wayang.

Dengan demikian, pengaruh masuknya budaya Hindu Buddha yang hingga kini masih dilakukan di Indonesia adalah bidang arsitektur, navigasi pelayaran, sistem pendidikan, bahasa dan sistem aksara, serta upacara/tradisi.space space

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Berikut ini yang tidak termasuk bidang- bidang yang dipelajari masyarakat Indonesia pada masa kerajaan bercorak Hindu-Buddha adalah.....

1

3.6

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia