Iklan

Pertanyaan

Sebuah perusahaan sepatu memerlukan biaya tetap sebesar Rp20.000.000,00 dan biaya variabel sebesar Rp60.000,00 untuk setiap pasang sepatu. Jika harga jual ditetapkan Rp220.000,00 satu pasang sepatu, perusahaan akan mengalami titik impas pada saat produksi sepatu sebanyak .... pasang.

Sebuah perusahaan sepatu memerlukan biaya tetap sebesar Rp20.000.000,00 dan biaya variabel sebesar Rp60.000,00 untuk setiap pasang sepatu. Jika harga jual ditetapkan Rp220.000,00 satu pasang sepatu, perusahaan akan mengalami titik impas pada saat produksi sepatu sebanyak .... pasang. space 

  1. 71 space 

  2. 91 space 

  3. 125 space 

  4. 333 space 

  5. 325 space 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

10

:

21

:

45

Klaim

Iklan

S. Sumiati

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang tepat adalah pilihan C.

jawaban yang tepat adalah pilihan C. space 

Pembahasan

Diketahui: FC = Rp20.000.000,00 AVC = Rp60.000 P = Rp220.000,00 Ditanya: Q saat BEP =....? Penyelesaian: Titik impas atau Break Event Point (BEP) adalah suatu kondisi saat perusahaan tidak mendapatkan laba atau kerugian. BEP terjadi saat penerimaan total (TR) besarnya sama seperti biaya total (TC). Maka tahap pertama menghitung BEP yakni menghitung penerimaan total. Penerimaan total dihitung dengan menjumlahkan harga jual barang (P) dengan jumlah barang (Q). TR = P × Q TR = 220.000 × Q TR = 220.000 Q Tahap kedua menghitung biaya totalnya dengan cara menjumlahkan biaya tetap (FC) dengan biaya variabel (VC). TC = FC + VC TC = FC + ( AVC × Q ) TC = 20.000.000 + ( 60.000 × Q ) TC = 20.000.000 + 60.00 Q Tahap terakhir menghitung jumlah produksi saat titik impas (BEP) TR − TC = 0 TR = TC 220.000 Q = 20.000.000 + 60.000 Q 220.000 Q − 60.000 Q = 20.000.000 160.000 Q = 20.000.000 Q = 160.000 20.000.000 ​ Q = 125 Dengan demikian, perusahaan akan mengalami titik impas pada saat produksi sepatu sebanyak 125 pasang. Jadi, jawaban yang tepat adalah pilihan C.

Diketahui:
FC = Rp20.000.000,00
AVC = Rp60.000
P = Rp220.000,00

Ditanya:
Q saat BEP =....?

Penyelesaian:
Titik impas atau Break Event Point (BEP) adalah suatu kondisi saat perusahaan tidak mendapatkan laba atau kerugian. BEP terjadi saat penerimaan total (TR) besarnya sama seperti biaya total (TC). Maka tahap pertama menghitung BEP yakni menghitung penerimaan total. Penerimaan total dihitung dengan menjumlahkan harga jual barang (P) dengan jumlah barang (Q).



Tahap kedua menghitung biaya totalnya dengan cara menjumlahkan biaya tetap (FC) dengan biaya variabel (VC).



Tahap terakhir menghitung jumlah produksi saat titik impas (BEP)
 


Dengan demikian, perusahaan akan mengalami titik impas pada saat produksi sepatu sebanyak 125 pasang.

Jadi, jawaban yang tepat adalah pilihan C. space 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Suatu perusahaan dalam menghasilkan suatu produk mempunyai biaya tetap total sebesar Rp 25.000.000 dan biaya variabel per unit adalah Rp 400.000. Selanjutnya, bagian pemasaran dari perusahaan menetapk...

8

3.6

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia