Jawaban yang benar untuk pertanyaan tersebut adalah E.
Diketahui:
m 0 = m 0 v 1 = v m 1 = m
DItanyakan: v 2 = ... ? m 2 = ... ?
Teori relativitas khusus merupakan sebuah prostulat yang dikemukakan oleh Einstein. Teori relativitas khusus hanya berlaku untuk kerangka acuan inersial (kerangka acuan yang bergerak dengan kecepatan konstan, terhadap kerangka acuan lain). Dalam pembahasan teori relativitas khususmassa benda yang bergerak akan lebih besar dari massa yang diam, dituliskan:
m 1 = 1 − ( c v 1 ) 2 m 0
Maka:
m 2 = 1 − ( c v 2 ) 2 m 0
Apabila v = 0 , 6 c :
m 2 = = = = = = = 1 − ( c 0 , 6 c ) 2 m 0 1 − ( 0 , 6 ) 2 m 0 1 − 0 , 36 m 0 0 , 64 m 0 ] 0 , 8 m 0 8 10 m 0 4 5 m 0
Sehingga pilihan A salah.
Apabila v = 0 , 8 c :
m 2 = = = = = = = 1 − ( c 0 , 8 c ) 2 m 0 1 − ( 0 , 8 ) 2 m 0 1 − 0 , 64 m 0 0 , 36 m 0 0 , 6 m 0 6 10 m 0 3 5 m 0
Sehingga pilihan B dan C salah.
Apabila v = 2 1 3 c :
m 2 = = = = = = = 1 − ⎝ ⎛ c 2 1 3 c ⎠ ⎞ 2 m 0 1 − ( 2 1 3 ) 2 m 0 1 − 0 , 75 m 0 0 , 25 m 0 ] 0 , 5 m 0 5 10 m 0 2 m 0
Sehingga pilihan D salah.
Maka jika v = 2 1 c 3 maka m = 2 m 0 .
Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah E.
Jawaban yang benar untuk pertanyaan tersebut adalah E.
Diketahui:
m0=m0v1=vm1=m
DItanyakan: v2=...?m2=...?
Teori relativitas khusus merupakan sebuah prostulat yang dikemukakan oleh Einstein. Teori relativitas khusus hanya berlaku untuk kerangka acuan inersial (kerangka acuan yang bergerak dengan kecepatan konstan, terhadap kerangka acuan lain). Dalam pembahasan teori relativitas khusus massa benda yang bergerak akan lebih besar dari massa yang diam, dituliskan: