Garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat akan terionisasi dalam air menghasilkan kation dan anion. Anion berasal dari asam lemah dan kation berasal dari asam kuat. Reaksinya adalah sebagai berikut:
NaCN ( aq ) → Na + ( a q ) + CN − ( a q )
Anion dari asam lemah akan bereaksi dengan air sesuai dengan persamaan reaksi berikut:
Adanya ion menunjukkan bahwa larutan garam tersebut bersifat basa, oleh karena itu pH dapat ditentukan sebagai berikut:
1, Menentukan Mol Garam
Mol garam = Mr massa Mol garam = Ar Na + Ar C + Ar N 0 , 98 gram Mol garam = ( 23 + 12 + 14 ) g / mol 0 , 98 gram Mol garam = ( 49 ) g / mol 0 , 98 gram Mol garam = 0 , 02 mol
Mol NaCN = Mol CN − 0 , 02 mol = 0 , 02 mol
2. Menentukan Konsentrasi Anion Terhidrolisis
M CN − = V n M CN − = 0 , 125 L 0 , 02 mol M CN − = 0 , 16 M
3, Menentukan pH
[ OH − ] = K a K w × [ garam ] [ OH − ] = 4 × 1 0 − 10 1 0 − 14 × 0 , 16 M [ OH − ] = 4 × 1 0 − 6 [ OH − ] = 2 × 1 0 − 3 M pOH = − lo g [ OH − ] pOH = − lo g [ 2 × 1 0 − 3 M ] pOH = 3 − lo g 2 pH = 14 − pOH pH = 14 − ( 3 − lo g 2 ) pH = 11 + lo g 2
Jadi pH larutan tersebut adalah .
Garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat akan terionisasi dalam air menghasilkan kation dan anion. Anion berasal dari asam lemah dan kation berasal dari asam kuat. Reaksinya adalah sebagai berikut:
NaCN(aq)→Na+(aq)+CN−(aq)
Anion dari asam lemah akan bereaksi dengan air sesuai dengan persamaan reaksi berikut:
Adanya ion menunjukkan bahwa larutan garam tersebut bersifat basa, oleh karena itu pH dapat ditentukan sebagai berikut:
1, Menentukan Mol Garam Molgaram=MrmassaMolgaram=ArNa+ArC+ArN0,98gramMolgaram=(23+12+14)g/mol0,98gramMolgaram=(49)g/mol0,98gramMolgaram=0,02mol