Roboguru

Salin tabel berikut dan lengkapi!

Pertanyaan

Salin tabel berikut dan lengkapi!

space 

Pembahasan Soal:

Senyawa Biner

Senyawa biner merupakan senyawa yang terdiri atas dua macam unsur yang berbeda. Senyawa biner digolongkan menjadi dua, yaitu senyawa biner dari unsur logam dan nonlogam (ionik) serta senyawa biner dari unsur nonlogam dan nonlogam (kovalen).

Pada tabel soal di atas nama senyawa yang terbentuk merupakan senyawa biner ionik. Penamaan senyawa biner dari unsur logam dan nonlogam (ionik) mengikuti aturan berikut.

  1. Unsur yang berada di depan (unsur logam) sebagai kation diberi nama sesuai dengan nama unsur tersebut.
  2. Unsur yang berada di belakang (unsur nonlogam) sebagai anion diberi nama sesuai dengan nama unsur tersebut dengan mengganti akhiran unsur menjadi akhiran -ida. 
  3. Penyebutan senyawa dari unsur logam yang mempunyai lebih dari satu bilangan oksidasi disertai muatan kationnya dalam angka Romawi, lalu diikuti nama unsur anion. Kation (ion positif) merupakan unsur logam, sedangkan anion (ion negatif) merupakan unsur nonlogam. Angka Romawi ditulis dalam tanda kurung.

Tabel secara lengkap dapat dilihat di bawah ini:

Jadi, bagian yang rumpang dalam tabel untuk kation, anion dan rumus senyawa dapat dilihat pada tabel yang sudah diisi lengkap.space

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

R. Harmiasri

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang

Terakhir diupdate 07 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Perhatikan tabel berikut! Pasangan rumus dan nama senyawa yang tepat ditunjukkan oleh data...

Pembahasan Soal:

Senyawa nomor 1 adalah begin mathsize 14px style Al Br subscript 3 end style dengan biloks atom begin mathsize 14px style Al to the power of plus 3 end exponent space dan space Br to the power of minus sign end style sehingga rumus senyawa sudah benar dan nama senyawa untuk senyawa ionik adalah nama kation kemudian anion dengan tambahan akhiran -ida menjadi alumunium bromida

Senyawa nomor 2 adalah begin mathsize 14px style Mg O subscript 2 end style dengan biloks begin mathsize 14px style Mg to the power of 2 plus sign space dan space O to the power of 2 minus sign end style sehingga rumus senyawa yang benar adalah begin mathsize 14px style Mg O end style dan nama senyawa untuk senyawa ionik adalah nama kation kemudian anion dengan tambahan akhiran -ida menjadi magnesium oksida

Senyawa nomor 3 adalah begin mathsize 14px style Cr subscript 2 O subscript 3 end style dengan biloks atom begin mathsize 14px style Cr to the power of 3 plus sign dan space O to the power of 2 minus sign end style sehingga rumus senyawa sudah benar dan nama senyawa untuk senyawa ionik adalah nama kation karena unsur transisi maka dituliskan juga bilangan oksidasinya kemudian anion dengan tambahan akhiran -ida menjadi  kromium(III) oksida.

Senyawa nomor 4 adalah begin mathsize 14px style Ca Cl end style dengan biloks atom begin mathsize 14px style Ca to the power of 2 plus sign space dan space Cl to the power of minus sign end style sehingga rumus senyawa  yang benar begin mathsize 14px style Ca Cl subscript 2 end style dan nama senyawa untuk senyawa ionik adalah nama kation kemudian anion dengan tambahan akhiran -ida menjadi kalsium klorida.

Senyawa nomor 5 adalah begin mathsize 14px style Fe subscript 2 O subscript 3 end style dengan biloks atom begin mathsize 14px style Fe to the power of 3 plus sign space dan space O to the power of negative sign 2 end exponent end style sehingga rumus senyawa sudah benar dan nama senyawa untuk senyawa ionik adalah nama kation karena unsur transisi maka dituliskan juga bilangan oksidasinya kemudian anion dengan tambahan akhiran -ida menjadi  Besi(III) oksida.

Jadi, jawaban yang benar adalah B.space 

1

Roboguru

Kelompok senyawa di bawah ini yang penamaannya sesuai kaidah IUPAC adalah ....

Pembahasan Soal:

Tata nama untuk senyawa kovalen biner adalah menuliskan nama unsur pertama dan kedua, dengan memberi awalan mono/di/tri/dst. sesuai jumlah atom dan diakhiri -ida. Sedangkan untuk senyawa ionik dibedakan untuk kation logam yang memiliki biloks banyak dan kation logam dengan biloks tetap. Untuk kation yang memiliki biloks banyak, harus disebutkan biloks logam tersebut setelah nama kation menggunakan angka romawi dalam tanda kurung. Sedangkan untuk kation logam yang biloksnya tetap tidak perlu menuliskan biloks logamnya. Kemudian tuliskan nama anionnya dan diberi akhiran -ida (untuk biner). 

Penamaan difosfor trioksida sudah sesuai (senyawa kovalen), namun nikel hidroksida salah, senyawa ini merupakan senyawa ionik. Seharusnya biloks nikel disebutkan karena nikel memiliki biloks lebih dari 1, dan tembaga(II) sulfat sudah benar. Penamaan natrium hipoklorit sudah benar (tidak perlu menuliskan biloks natrium karena biloksnya sudah pasti +1). Penamaan krom trioksida salah, karena krom merupakan logam yang memiliki niloks lebih dari 1, seharusnya biloks krom dituliskan dan awalan 'tri' hanya digunakan pada tata nama senyawa kovalen. Penamaan magnesium sulfida sudah benar.

jadi, jawaban yang benar adalah D.

0

Roboguru

Perhatikan tabel berikut. Berdasarkan tabel tersebut pasangan data yang tepat adalah ....

Pembahasan Soal:

Tata nama senyawa biner dari unsur logam dan non logam memiliki aturan sebagai berikut.

  1. Unsur yang berada di depan (logam) diberi nama sesuai unsur tersebut.
  2. Unsur yang berada di belakang (non-logam) diberi nama sesuai dengan unsur tersebut dengan mengganti akhiran unsur menjadi akhiran -ida.
  3. Unsur logam yang mempunyai lebih dari satu bilangan oksidasi, muatan kationnya dinyatakan dengan angka Romawi, lalu diikuti anion. Angka Romawi ditulis dalam tanda kurung.

Tata nama senyawa poliatom sama dengan aturan penamaan senyawa biner logam dan non-logam, namun terdapat perbedaan penamaan pada penamaan anionnya sesuai dengan nama anion poliatomnya.

Rumus umum penggabungan kation dan anion adalah sebagai berikut.


begin mathsize 14px style A to the power of x plus end exponent plus B to the power of y minus sign end exponent yields A subscript y B subscript x end style


Berdasarkan informasi tersebut, adapun nama-nama senyawa yang benar berdasarkan tabel di atas adalah sebagai berikut.

 

  1. Kation begin mathsize 14px style Mg to the power of 2 plus sign end style dan anion begin mathsize 14px style N O subscript 3 to the power of minus sign end style memiliki rumus kimia begin mathsize 14px style Mg open parentheses N O subscript 3 close parentheses subscript 2 end style dengan nama senyawa magnesium nitrat. Jadi, informasi yang terdapat pada tabel sudah tepat.
  2. Kation begin mathsize 14px style Fe to the power of 3 plus sign end style dan anion begin mathsize 14px style S O subscript 4 to the power of 2 minus sign end style memiliki rumus kimia begin mathsize 14px style Fe subscript 2 open parentheses S O subscript 4 close parentheses subscript 3 end style dengan nama senyawa besi (III) sulfat. Besi merupakan logam transisi yang memiliki lebih dari satu bilangan oksidasi, sehingga angka Romawi perlu dituliskan setelah nama logam. Jadi, informasi yang terdapat pada tabel sudah tepat.

Jadi, jawaban yang benar adalah C.space 

0

Roboguru

Perhatikan penamaan senyawa-senyawa berikut. (1) MnO : mangan oksida (2) : mangan(II) oksida (3) CuO : tembaga(II) oksida (4)  : timah(IV) klorida Penamaan senyawa oksida yang benar ditunjukkan o...

Pembahasan Soal:

Senyawa-senyawa berikut merupakan senyawa biner antara logam transisi dan nonlogam.

Penamaan senyawa mengikuti aturan : nama logam + (bilangan oksidasi) + anion + ida

MnO = Mangan (II) oksida

Mn O subscript 2 = Mangan (IV) oksida

CuO = Tembaga (II) oksida

Sn Cl subscript 4 = Timah (IV) klorida

0

Roboguru

Berilah nama senyawa dengan rumus kimia berikut ini!

Pembahasan Soal:

begin mathsize 14px style N subscript 2 O subscript 3 end style merupakan senyawa kovalen biner, penulisan namanya adalah dengan menulis nama unsur pertama dan kedua dengan memberi awalan sesuai jumlah atomnya (mono/di/tri) diakhiri -ida. Maka namanya adalah dinitrogen trioksida.

begin mathsize 14px style Fe subscript 2 O subscript 3 end style dan begin mathsize 14px style Sn open parentheses S O subscript 4 close parentheses subscript 2 end style merupakan senyawa ion dengan kation logam yang memiliki biloks banyak. Maka setelah menuliskan nama kationnya, jangan lupa menuliskan biloks logam tersebut adalam angka romawi, diikuti nama anion. Maka nama begin mathsize 14px style Fe subscript 2 O subscript 3 end style adalah besi(III) oksida (biloks besi disini adalah +3) dan begin mathsize 14px style Sn open parentheses S O subscript 4 close parentheses subscript 2 end style adalah timah(II) sulfat (biloks timah dalam senyawa ini adalah +2.

begin mathsize 14px style Al subscript 2 O subscript 3 end style dan begin mathsize 14px style Mg Cl subscript 2 end style merupakan senyawa ionik biner dengan kation logam yang memiliki biloks tetap, jadi tidak perlu menuliskan biloksnya. Nama begin mathsize 14px style Al subscript 2 O subscript 3 end style adalah aluminium oksida dan begin mathsize 14px style Mg Cl subscript 2 end style adalah magnesium klorida.

Jadi, nama senyawa tersebut adalah dinitrogen trioksida, besi(III) oksida, aluminium oksida, timah(II) sulfat, dan magnesium klorida.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved