Iklan

Pertanyaan

Saat 9 tokoh Islam dikumpulkan oleh Presiden Soehartountuk dimintai pendapat dan saran mengenai solusi untuk menangani krisis yang tejadi, para tokoh tersebutmenyarankan agar PresidenSoeharto mundur dari jabatannya. Namunyang terjadi kemudian justru Soeharto menyatakan tidakmengundurkan diri. Salah satu penyebabnya adalah ....

Saat 9 tokoh Islam dikumpulkan oleh Presiden Soeharto untuk dimintai pendapat dan saran mengenai solusi untuk menangani krisis yang tejadi, para tokoh tersebut menyarankan agar Presiden Soeharto mundur dari jabatannya. Namun yang terjadi kemudian justru Soeharto menyatakan tidak mengundurkan diri. Salah satu penyebabnya adalah ....   

  1. Soeharto akan membubarkan Golkarundefined   

  2. Soeharto mendapatkan dukungan kuat dari golongan militerundefined   

  3. Soeharto memilih untuk membentuk Komite Reformasiundefined   

  4. Soeharto berjanji akan mengembalikan aset-aset negaraundefined   

  5. Soeharto akan menempatkan tokoh-tokoh Islam sebagai menteriundefined   

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

06

:

35

:

06

Klaim

Iklan

A. NIZAR

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Surabaya

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Pada tanggal 19 Mei 1998, pimpinan DPR dan seluruh pimpinan fraksi mengadakan rapat yang menghasilkan keputusan agar Presiden Soeharto mengundurkan diri secara konstitusional, keputusan tersebut disampaikan langsung kepada presiden. Presiden Soeharto pun memanggil 9 tokoh Islam seperti Nurcholis Madjid, Abdurachman Wahid, Malik Fajar, dan KH Ali Yafie. Dalam pertemuan yang berlangsung selama hampir 2,5 jam itu, para tokoh membeberkan situasi terakhir, di mana elemen masyarakat dan mahasiswa tetap menginginkan Presiden Soeharto untuk mundur. Namun, pertemuan itu seperti tidak ada gunanya karena setelah itu Presiden Soeharto malah berbicara di TVRI, ia menyatakan tidak akan mengundurkan diri. Hal ini karena Soeharto akan segera mengadakan perubahan kabinet, membentuk Komite Reformasi dan segera mengadakan Pemilu, serta tidak bersedia dicalonkan kembali sebagai presiden. Namun, pernyataan ini tidak mampu meredam aksi massa, mahasiswa yang berdatangan ke Gedung DPR/MPR pun semakin banyak. Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah C.

Pada tanggal 19 Mei 1998, pimpinan DPR dan seluruh pimpinan fraksi mengadakan rapat yang menghasilkan keputusan agar Presiden Soeharto mengundurkan diri secara konstitusional, keputusan tersebut disampaikan langsung kepada presiden. Presiden Soeharto pun memanggil 9 tokoh Islam seperti Nurcholis Madjid, Abdurachman Wahid, Malik Fajar, dan KH Ali Yafie. Dalam pertemuan yang berlangsung selama hampir 2,5 jam itu, para tokoh membeberkan situasi terakhir, di mana elemen masyarakat dan mahasiswa tetap menginginkan Presiden Soeharto untuk mundur. Namun, pertemuan itu seperti tidak ada gunanya karena setelah itu Presiden Soeharto malah berbicara di TVRI, ia menyatakan tidak akan mengundurkan diri. Hal ini karena Soeharto akan segera mengadakan perubahan kabinet, membentuk Komite Reformasi dan segera mengadakan Pemilu, serta tidak bersedia dicalonkan kembali sebagai presiden. Namun, pernyataan ini tidak mampu meredam aksi massa, mahasiswa yang berdatangan ke Gedung DPR/MPR pun semakin banyak.undefined   

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah C.undefined   

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Dampak politik ditolaknya pidato pertanggungjawaban Presiden Habibie oleh MPR pada tahun 1999 adalah ....

2

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia