Dari segi isi, teks laporan hasil observasi merupakan wacana yang berisi paparan hasil kegiatan pengamatan (observasi), penelitian, riset, atau survei. Di dalam teks tersebut, disampaikan informasi, fakta-fakta, data-data atau kenyataan-kenyataan yang ditemukan. Teks laporan yang baik tidak menyampaikan opini pribadi yang bersifat subjektif, tetapi menyampaikan interpretasi atau analisis terhadap data-data yang ditemukan.
Fitur Bahasa Teks Laporan Hasil Observasi:
- Kata sifat
Kata sifat berfungsi untuk menerangkan keadaan, sifat, ukuran, kualitas, objek yang diamati dan dilaporkan.
- Kata kajian atau istilah teknik
Kata kajian atau istilah teknik berfungsi menyebutkan suatu konsep, istilah, atau nama dalam bidang tertentu dan belum memiliki padanan kata populernya.
- Nama latin atau nama ilmiah
Nama latin atau nama ilmiah berfungsi menyebut nama spesies atau varietas hasil klasifikasi morfologis yang dipahami secara internasional.
- Kata bilangan
Kata bilangan berfungsi menyebutkan dimensi atau jumlah populasi atau mengungkapkan data-data statistik hasil pendataan.
- Frasa nomina
Frasa nomina berfungsi mendeskripsikan subjek pembicaraan atau yang dilaporkan secara jelas, lengkap, atau akurat.
- Kalimat kompleks
Kalimat kompleks berfungsi mendeskripsikan subjek pembicaraan atau yang dilaporkan secara jelas, lengkap, atau akurat.
- Kalimat definisi
Kalimat definisi berfungsi menjelaskan maksud, pengertian, klasifikasi, batasan istilah atau kata kajian.
- Hiponim dan hipernim
Hiponim dan hipernim berfungsi menyebutkan suatu jenis spesies atau varietas dan jenis-jenisnya berdasarkan pemetaan atau klasifikasinya.
- Konjungsi penambahan, penjelasan, perbandingan, dan sebagainya
Konjungsi penambahan, penjelasan, perbandingan, dan sebagainya berfungsi menghubungkan bagian-bagian kalimat atau klausa dalam kalimat kompleks (majemuk) dengan makna-makna tertentu yang dibangunnya.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia hiponim merupakan kata yang memiliki makna lebih sempit dan terliput dalam makna dari satu kata yang lebih umum, misalnya kucing, anjing, kambing disebut sebagai hiponim dari hewan.
Kutipan:
koi, mujair, patin, lele, mas koki, guppy, dan gurami merupakan hiponim ikan hias
Relasi hiponim-hipernim pada kutipan di atas tidak tepat karena patin, lele, dan gurami tidak termasuk ikan hias.
Sehingga, relasi hiponim-hipernim di bawah ini yang tidak tepat adalah koi, mujair, patin, lele, mas koki, guppy, dan gurami merupakan hiponim ikan hias.
Dengan demikian, jawaban yang tepat ialah pilihan A.