Roboguru

Bacalah teks berikut! Abrasi Pantai     Abrasi merupakan istilah untuk menggambarkan pengikisan daerah pantai yang terjadi karena gelombang dan arus laut destruktif. Pengikisan tersebut menyebabkan berkurangnya daerah pantai mulai dari yang paling dekat dengan air laut karena menjadi sasaran pertama pengikisan. Jika dibiarkan, abrasi akan terus menggerogoti bagian pantai sehingga air laut akan menggenangi daerah permukiman ataupun objek wisata pantai.     Abrasi pantai disebabkan oleb beberapa faktor, di antaranya adalah pasang surut air laut, angin di atas lautan yang menghasilkan gelombang, serta arus laut yang berkekuatan merusak. Proses abrasi yang paling dominan disebabkan oleh kinerja gelombang laut. Abrasi sebenarnya sudah dimulai di daerah pinggiran muara sungai pada saat terjadi pasang-surut muka laut. Kemudian, abrasi terjadi semakin besar menuju daerah muara sungai, daerah teluk, dan daerah tebing yang curam.      Abrasi boleh dikatakan sebagai suatu kejadian alam yang bersifat merusak. Sifat merusak ini akan meningkat apabila telah terjadi campur tangan manusia. Campur tangan manusia dapat terlihat secara langsung dan tidak langsung dalam fenomena abrasi pantai. Campur tangan tersebut misalnya mengubah pemanfaatan lahan yang semua merupakan hutan menjadi lahan perkebunan, melakukan penambangan dengan sistem tambang permukaan, mengeruk pasir sungai dan pasir pantai, dan memanfaatkan sungai sebagai arena lomba kapal cepat.  (Dlsadur dari: Sukandarnurnidi, Bencana Alam dan Bencana Anthropogene, Yogyakarta, Kanisius, 2010) Pernyataan yang tidak sesuai dengan isi laporan hasil observasi tersebut adalah....

Pertanyaan

Bacalah teks berikut!


Abrasi Pantai

    Abrasi merupakan istilah untuk menggambarkan pengikisan daerah pantai yang terjadi karena gelombang dan arus laut destruktif. Pengikisan tersebut menyebabkan berkurangnya daerah pantai mulai dari yang paling dekat dengan air laut karena menjadi sasaran pertama pengikisan. Jika dibiarkan, abrasi akan terus menggerogoti bagian pantai sehingga air laut akan menggenangi daerah permukiman ataupun objek wisata pantai.

    Abrasi pantai disebabkan oleb beberapa faktor, di antaranya adalah pasang surut air laut, angin di atas lautan yang menghasilkan gelombang, serta arus laut yang berkekuatan merusak. Proses abrasi yang paling dominan disebabkan oleh kinerja gelombang laut. Abrasi sebenarnya sudah dimulai di daerah pinggiran muara sungai pada saat terjadi pasang-surut muka laut. Kemudian, abrasi terjadi semakin besar menuju daerah muara sungai, daerah teluk, dan daerah tebing yang curam. 

    Abrasi boleh dikatakan sebagai suatu kejadian alam yang bersifat merusak. Sifat merusak ini akan meningkat apabila telah terjadi campur tangan manusia. Campur tangan manusia dapat terlihat secara langsung dan tidak langsung dalam fenomena abrasi pantai. Campur tangan tersebut misalnya mengubah pemanfaatan lahan yang semua merupakan hutan menjadi lahan perkebunan, melakukan penambangan dengan sistem tambang permukaan, mengeruk pasir sungai dan pasir pantai, dan memanfaatkan sungai sebagai arena lomba kapal cepat. 

(Dlsadur dari: Sukandarnurnidi, Bencana Alam dan Bencana Anthropogene, Yogyakarta, Kanisius, 2010)


Pernyataan yang tidak sesuai dengan isi laporan hasil observasi tersebut adalah....undefined 
 

  1. Kerusakan akibat abrasi akan bertambah parah jika ada campur tangan manusia.undefined 

  2. Abrasi pantai yang dibiarkan akan merusak wilayah permukiman dan pariwisata pantai.undefined 

  3. Pasang surut air laut tidak akan menyebabkan kerusakan daerah pantai, misalnya abrasi.undefined 

  4. Abrasi bertambah parah jika daerah pantai diubah menjadi lahan perkebunan dan pertambangan.undefined 

  5. Abrasi sebenarnya dimulai di daerah pinggiran muara sungai pada saat terjadi pasang-surut muka laut.undefined 

Pembahasan Soal:

Teks laporan hasil observasi tersebut menjelaskan tentang bahaya abrasi yang jika dibiarkan akan memberi kerusakan di daerah permukiman dan pariwisata pantai, pasang surut laut yang menjadi salah satu faktor penyebab abrasi pantai, fakta abrasi yang dimulai di daerah pinggiran muara sungai pada saat terjadi pasang-surut muka laut, campur tangan manusia yang memperparah kerusakan akibat abrasi, dan membahas kegiatan pemanfaatan daerah pantai menjadi perkebunan dan pertambangan.

Pernyataan pada pilihan jawaban (a), (b), (d), dan (e) telah sesuai. Pilihan jawaban (c) tidak sesuai karena pasang surut air laut adalah salah satu penyebab abrasi.

Jadi, jawaban yang tepat adalah pilihan C.space 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

W. Wahyuni

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Makassar

Terakhir diupdate 05 Oktober 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Vegetasi Pantai     Vegetasi pantai atau hutan pantai merupakan tutupan vegetasi yang tumbuh dan berkembang di pantai berpasir di atas garis pasang tertinggi wilayah tropis. Kondisi hutan pantai umu...

Pembahasan Soal:

Dalam suatu paragraf, ide pokok biasanya terletak di awal, di akhir, atau awal dan akhir paragraf yang biasa juga disebut campuran. Dalam menemukan ide pokok dapat dimulai dengan membaca seluruh teks secara saksama, mencermati dan menganalisis mana kalimat utama dan kalimat penjelas, memperhatikan letak ide pokok. 

Ide pokok dari paragraf pertama adalah kondisi vegetasi pantai yang terdapat di kalimat utama awal paragraf. Ide pokok dari paragraf kedua adalah ekosistem hutan pantai yang berada di awal paragraf. Pada paragraf ketiga, ide pokoknya adalah kegunaan hutan pantai. Pada paragraf terakhir, ide pokoknya adalah fungsi hutan pantai sebagai habitat beberapa spesies. Semua ide pokok dari teks laporan hasil observasi tersebut berada di awal paragraf.space 

1

Roboguru

Tulislah kesalahan penggunaan ejaan pada paragraf tersebut, kemudian perbaiki kesalahannya!

Pembahasan Soal:

Aturan penggunaan ejaan sudah ada dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Terdapat empat bab aturan penulisan yang terdiri dari aturan pemakaian huruf, penulisan kata, pemakaian tanda baca, dan penulisan unsur serapan. Ejaan yang meliputi penulisan kata juga bisa kita cek di Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Teks tersebut berisi tentang jumlah komodo yang tercatat pada tahun 2018 adalah 2.879 ekor. Ada beberapa kesalahan penggunaan ejaan dalam teks itu. Mari kita uraikan satu persatu.

Kalimat pertama:
Kementerian lingkungan hidup mencatat pada tahun 2.018 jumlah komodo ada sebanyak 2879 ekor.

Koreksi pada kalimat pertama:
Pada PUEBI bab IIIA5, dituliskan bahwa tanda titik dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya yang menunjukkan jumlah. Tanda titik tidak dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan atau kelipatannya yang tidak menunjukkan jumlah.

Kemudian, mengacu pada PUEBI I.F.10. bahwa huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama semua kata (termasuk semua unsur bentuk ulang sempurna) dalam nama negara, lembaga, badan, organisasi, atau dokumen, kecuali kata tugas, seperti dikedaridanyang, dan untuk, penulisan kementerian lingkungan hidup seharusnya ditulis menggunakan huruf kapital.

Jadi, kesalahan ejaan pada kalimat pertama yaitu tentang penggunaan tanda baca titik. Seharusnya, kalimatnya ditulis: 
Kementerian Lingkungan Hidup mencatat pada tahun 2018 jumlah komodo ada sebanyak 2.879 ekor.

Kalimat kedua:
Monitoring terus dilakukan setiap tahun.

Tidak ada kesalahan pada penulisan ejaan pada kalimat kedua.

Kalimat ketiga:
Hal ini agar populasi komodo tidak punah.

Kesalahan pada kalimat ketiga adalah tidak adanya predikat dalam kalimat. Seharusnya, kalimat ketiga berbunyi:
Hal ini dilakukan agar populasi komodo tidak punah.

Kalimat keempat:
Jumlah populasi komodo dipengaruhi erat oleh iklem dan prilaku manusia.

Kesalahan pada kalimat keempat yaitu kesalahan penulisan kata. Dalam KBBI, kata iklem tidak tepat. Seharusnya, iklim. Kata prilaku menjadi perilaku.

Sehingga, penulisan kalimat keempat yang tepat adalah:
Jumlah populasi komodo dipengaruhi erat oleh iklim dan perilaku manusia.

Kalimat kelima:
Maka dari itu, meski populasi komodo dapat dikatakan stabil, kita harus tetap menjaga kelestarian alam dan habitat komodo.

Tidak ada kesalahan pada penulisan ejaan pada kalimat kelima.

Dengan demikian, kesalahan penggunaan ejaan meliputi penggunaan tanda baca titik, penggunaan huruf kapital, tidak adanya predikat, dan kesalahan penulisan kata seperti penjelasan di atas.space 

0

Roboguru

Tentukan kalimat berupa fakta yang terdapat pada teks laporan hasil observasi tersebut!

Pembahasan Soal:

Fakta adalah peristiwa yang benar-benar terjadi. Fakta menunjukkan suatu kebenaran informasi. Fakta merupakan kenyataan yang tidak terbantahkan kebenarannya. Pernyataan tersebut berupa kalimat yang ditulis berdasarkan kenyataan, peristiwa, atau keadaan yang benar-benar terjadi secara objektif. Objektif berarti dapat ditangkap oleh indra dan mengandung kepastian.

Dengan demikian, kalimat berupa fakta yang terdapat pada teks laporan hasil observasi di atas adalah:

  1. Temu lawak merupakan tanaman berbatang semu dengan ketinggian mencapai dua meter.
  2. Tanaman ini mempunyai rimpang yang bercabang-cabang berwarna coklat gelap.
  3. Daun lebar dan panjang berwarna hijau tua dan bergaris coklat.
  4. Bunganya bergerombol dan mempunyai banyak daun pelindung dan berbulu halus.
  5. Temu lawak tumbuh subur di daerah dengan ketinggian 1.500 mdpl.space 

3

Roboguru

Perbaikan kalimat tersebut yang benar adalah ....

Pembahasan Soal:

    Kalimat efektif adalah kalimat yang mudah dipahami oleh orang lain dengan tepat. Kalimat yang dimaksud bisa dalam bentuk lisan maupun tulisan. 

Syarat Kalimat Efektif

    Terdapat beberapa syarat agar suatu kalimat bisa disebut sebagai kalimat efektif. Apa saja syaratnya?

A. Kesepadanan Struktur

    Kalimat efektif harus memiliki kesepadanan struktur, yaitu keseimbangan antara gagasan dengan struktur yang dipakai. Nah, untuk memiliki kesepadanan struktur yang baik, ada poin-poin yang harus dipenuhi, nih!

  1. Memiliki subjek dan predikat yang jelas

  2. Tidak terdapat subjek ganda

  3. Predikat kalimat tidak didahului oleh kata ‘yang’

B. Keparalelan bentuk

C. Kehematan kata

D. Kelogisan bahasa

    Dilihat dari penjelasan mengenai kalimat efektif, kalimat pada soal merupakan kalimat tidak efektif, karena struktur kalimat yang tidak sepadan. Maka kalimat tersebut dapat diubah menjadi:

Korupsi sudah diberantas dengan banyak hal dilakukan, tetapi tidaknya habis-habis.

Kalimat perubahan:

Banyak hal telah dilakukan untuk memberantas korupsi, tetapi kejahatan korupsi tidak ada habisnya.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah E.space 

0

Roboguru

Berdasarkan kaidah teks laporan hasil observasi, teks tersebut tergolong dalam bagian ….

Pembahasan Soal:

Teks laporan hasil observasi adalah teks yang disusun berdasarkan hasil pengamatan suatu objek, peristiwa, dan sebagainya.

Teks laporan hasil observasi memiliki ciri-ciri kaidah kebahasaan sebagai berikut.

  • Penggunaan kalimat definisi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), definisi yaitu kalimat kata, frasa, atau kalimat yang mengungkapkan makna, keterangan, atau ciri utama dari orang, benda, proses, atau aktivitas; batasan.
  • Penggunaan sinonim, yaitu kata-kata yang memiliki persamaan makna.
  • Penggunaan antonim, yaitu kata-kata yang memiliki makna yang berlawanan.
  • Penggunaan konjungsi (kata hubung), yaitu kata-kata yang menghubungkan dua satuan bahasa yang sederajat, misalnya kata dengan kata, frasa dengan frasa, klausa dengan klausa, serta kalimat dengan kalimat.
  • Penggunaan kalimat kompleks, yaitu kalimat yang memiliki lebih dari satu struktur kalimat.
  • Penggunaan kalimat simpleks, yaitu kalimat yang hanya terdiri atas satu struktur kalimat.
  • Penggunaan istilah, yaitu kata-kata yang bersifat keilmuan atau teknis.
  • Penggunaan data atau angka
  • Penggunaan kalimat efektif

Kalimat definisi merupakan salah satu kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), definisi yaitu kalimat kata, frasa, atau kalimat yang mengungkapkan makna, keterangan, atau ciri utama dari orang, benda, proses, atau aktivitas; batasan. 

Ciri-ciri kalimat definisi.

  • Menjelaskan makna kata
  • Menggunakan konjungsi adalah, merupakan, yaitu, yakni, dan ialah
  • Makna kata tidak berubah

Berdasarkan kaidah teks laporan hasil observasi, teks tersebut tergolong dalam bagian kalimat definisi berdasarkan kutipan, “Pohon kelapa (Cocos nucifero) atau disebut juga pohon nyiur adalah anggota tunggal dalam marga cocos dari suku aren-arenan atau orecaceoe.” Kalimat tersebut termasuk kalimat definisi karena menggunakan konjungsi adalah. Hal ini sesuai dengan salah satu ciri kalimat definisi.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan A. 

1

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved