Iklan

Pertanyaan

Pusat kebudayaan yang berfungsi sebagai badan propaganda yang bergerak diseluruh bidang kebudayaan bernama….

Pusat kebudayaan yang berfungsi sebagai badan propaganda yang bergerak diseluruh bidang kebudayaan bernama….

  1. Romukyokai

  2. Keibodan

  3. Suishintai

  4. Kimigayo

  5. Keimin Bunka Shidosho

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

06

:

34

:

50

Klaim

Iklan

E. Mardiana

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Masa pendudukan Jepang atas Indonesia membawa dampak yang sangat luas, salah satunya yaitu di bidang kebudayaan. Pemerintah Jepang pada masa pendudukannya di Indonesia mendirikan sebuah pusat kebudayaan yang diberi nama Keimin Bunkei Shidoso pada 1 April 1943 di Jakarta. . Pusat kebudayaan tersebut menjadi wadah bagi perkembangan kesenian bangsa Indonesia. Akan tetapi, lembaga ini juga digunakan oleh pemerintah Jepang untuk mengawasi dan mengarahkan kegiatan para seniman agar karya-karyanya tidak menyimpang dari kepentingan Jeang Jepang. Sementara itu, buku-buku dan karya-karya sastra yang sejalan dengan propaganda dibiarkan berkembang, seperti Cinta Tanah Air karangan Nur Sutan Iskandar, Palawija karangan Karim Halim, dan Angin Fuji karangan Usmar Ismail. Sebaliknya, karya-karya sastra yang dianggap bertentangan dengan kepentingan Jepang dilarang beredar dan penulisnya di masukkan ke dalam penjara. Contoh karya sastra yang dibredel Jepang adalah Siap Sedia karangan Chairil Anwar. Pembatasan yang sama juga berlaku untuk pers. Pada zaman Jepang, tidaka ada pers yang independen; semuanya berada di bawah pengawasan Jepang. Selain itu, lembaga ini juga memfasilitasi R. Koesbini dan Cornel Simanjuntak membentuk grup seni suara yang melahirkan lagu-lagu nasional Indonesia seperti “Kalau Padi Menguning Lagi”, “Majulah Putra-Putri Indonesia” dan “Tanah Tumpah Darahku”. Berdasarkan penjelasan di atas maka jawabannya adalah E.

Masa pendudukan Jepang atas Indonesia membawa dampak yang sangat luas, salah satunya yaitu di bidang kebudayaan. Pemerintah Jepang pada masa pendudukannya di Indonesia mendirikan sebuah pusat kebudayaan yang diberi nama Keimin Bunkei Shidoso pada 1 April 1943 di Jakarta. . Pusat kebudayaan tersebut menjadi wadah bagi perkembangan kesenian bangsa Indonesia. Akan tetapi, lembaga ini juga digunakan oleh pemerintah Jepang untuk mengawasi dan mengarahkan kegiatan para seniman agar karya-karyanya tidak menyimpang dari kepentingan Jeang Jepang. Sementara itu, buku-buku dan karya-karya sastra yang sejalan dengan propaganda dibiarkan berkembang, seperti Cinta Tanah Air karangan Nur Sutan Iskandar, Palawija karangan Karim Halim, dan Angin Fuji karangan Usmar Ismail. Sebaliknya, karya-karya sastra yang dianggap bertentangan dengan kepentingan Jepang dilarang beredar dan penulisnya di masukkan ke dalam penjara. Contoh karya sastra yang dibredel Jepang adalah Siap Sedia karangan Chairil Anwar. Pembatasan yang sama juga berlaku untuk pers. Pada zaman Jepang, tidaka ada pers yang independen; semuanya berada di bawah pengawasan Jepang. Selain itu, lembaga ini juga memfasilitasi R. Koesbini dan Cornel Simanjuntak membentuk grup seni suara yang melahirkan lagu-lagu nasional Indonesia seperti “Kalau Padi Menguning Lagi”, “Majulah Putra-Putri Indonesia” dan “Tanah Tumpah Darahku”.

Berdasarkan penjelasan di atas maka jawabannya adalah E.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

6

Iklan

Pertanyaan serupa

Berikut adalah lembaga kebudayaan yang pernah didirikan Jepang dalam rangka melancarkan aksi propaganda di Indonesia ….

1

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia