Roboguru

Proses yang terjadi pada nomor 2 dan filtrat Y secara berurutan adalah....

Pertanyaan

Proses yang terjadi pada nomor 2 dan filtrat Y secara berurutan adalah....undefined 

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

Proses yang terjadi pada gambar adalah proses pembentukan urine yang terjadi pada ginjal. Prosesnya terjadi dalam tiga tahap yaitu:

  1. Filtrasi
    Penyaringan eritrosit  pada glomerulus sehingga menghasilkan urine primer
  2. Reabsorbsi
    Penyerapan kembali zat yang masih dibutuhkan oleh tubuh dari urine primer, terjadi di tubulus kontortus proksimal dan menghasilkan urine sekunder
  3. Augmentasi
    Penambahan zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh, terjadi di tubulus kontortus distal, dan menghasilkan urine sesungguhnya

Jadi, proses yang terjadi pada nomor 2 adalah reabsorbsi dan menghasilkan filtrat Y yaitu urine sekunder.space  

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

F. Freelancer4

Terakhir diupdate 11 Juli 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Perhatikan gambar nefron berikut! Nama bagian yang ditunjuk huruf X beserta fungsinya yang benar adalah ….

Pembahasan Soal:

Bagian yang ditunjuk huruf X adalah glomerulus yang berfungsi sebagai tempat terjadinya filtrasi (proses penyaringan). Sel-sel darah, trombosit, dan sebagian besar protein plasma akan disaring dan diikat agar tidak turut dikeluarkan oleh tubuh. Urin hasil saringan tersebut disebut urin primer. Urin primer mengandung zat-zat kecil terlarut dalam plasma darah seperti glukosa, asam amino, natrium, kalium, klorida bikarbonat, garam lain, dan urea.

Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah B.

 

0

Roboguru

Bagaimanakah proses pembuatan urin terjadi pada ginjal?

Pembahasan Soal:

Pembentukan urin dimulai dari filtrasi darah pada glomerulus melalui arteri aferen. Darah difiltrasi oleh sel khusus pada glomerulus yang disebut podosit. Filtrasi darah meloloskan hampir semua zat yang terlarut dalam plasma, kecuali eritrosit dan protein besar seperti albumin. Darah yang telah terfiltrasi diangkut keluar dari nefron melalui arteri eferen. Filtrat glomerulus yang masih banyak mengandung zat-zat berguna bagi tubuh, seperti glukosa dan asam amino, disebut sebagai urin primer.

Komponen dari urin primer yang masih diperlukan oleh tubuh akan mengalami reabsorpsi pada tubulus kontortus proksimal. Urin juga mengalami penambahan sejumlah kecil amonia dan penyerapan sebagian besar ion bikarbonat sebagai buffer. Urin hasil reabsorpsi tubulus proksimal disebut urin sekunder.

Reabsorpsi berlanjut pada lengkung Henle. Lengkung Henle menurun memiliki afinitas yang besar terhadap air karena sel-selnya banyak mengandung akuaporin. Reabsorpsi air menyebabkan urin semakin pekat. Kemudian, pada saluran menaik lengkung Henle, terjadi reabsorpsi garam natrium.

Urin kemudian masuk ke tubulus kontortus distal. Pada saluran ini, terjadi regulasi ion dalam urin sebagai respons dari sistem hormon renin-angiotensin-aldosteron (RAA). Selain itu, terjadi penambahan urea dan reabsorpsi sebagian ion bikarbonat. Urin hasil pemrosesan tubulus distal disebut sebagai urin sesungguhnya.

Urin kemudian masuk pada tubulus kolektivus, yang merupakan saluran pengumpul dari beberapa nefron. Tubulus kolektivus mengangkut filtrat dari nefron menuju pelvis ginjal.undefined 

0

Roboguru

Perhatikan gambar proses pembentukan urine dibawah ini! Analisislah proses pembentukan urin pada manusia berdasarkan gambar tersebut serta hubungkan dengan kebiasaan kalian dalam melakukan pola hid...

Pembahasan Soal:

Proses pembentukan urin terjadi dalam tiga tahap yaitu:

  1. Filtrasi
    Penyaringan eritrosit pada glomerulus yang akan menghasilkan urin primer.
  2. Reabsorbsi
    Penyerapan kembali zat yang masih dibutuhkan oleh tubuh pada tubulus kontortus proksimal dan menghasilkan urin sekunder.
  3. Augmentasi
    Penambahan zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh seperti hasil sisa metabolisme di tubulus kontortus distal dan menghasilkan urin sesungguhnya.

Proses pembentukan urin ini memiliki beberapa faktor dalam produksinya seperti ketika kita tidak mengonsumsi air yang cukup maka akan menghasilkan urin yang lebih gelap, bau yang menyengat, dan jumlah yang lebih sedikit.

0

Roboguru

Jelaskan proses terjadinya urin!

Pembahasan Soal:

Secara umum proses pembentukan urin terjadi melalui 3 proses sebagai berikut.

  • Filtrasi : pada proses ini darah bertekanan tinggi masuk melalui glomerulus. Sel darah dan protein plasma disaring agar tidak masuk ke dalam nefron. Pada proses ini dihasilkan urin primer.
  • Reabsorpsi : pada proses ini terjadi penyerapan kembali zat-zat yang masih diperlukan tubuh seperti Na+, glukosa, asam amino, air dan ion-ion negatif. Proses ini terjadi di tubulus kontortus proksimal (TKP) dan lengkung henle. Hasil dari proses ini adalah urin sekunder.
  • Augmentasi : pada proses ini terjadi penambahan zat-zat yang sudah tidak berguna bagi tubuh seperti asam urat, NH4-, H+, K+, dan sisa obat-obatan. Proses ini terjadi di tubulus kontortus distal (TKD) dan menghasilkan urin sesungguhnya. Setelah itu urin akan ditampung sementara pada tubulus kolektivus (TK).space

0

Roboguru

Proses apa yang kalian duga akan dialami oleh air hasil penyaringan jika dikaitkan dengan peristiwa pembentukan urin di ginjal?

Pembahasan Soal:

Air bersama-sama dengan darah masuk ke dalam glomerulus dan mengalami proses filtrasi yaitu proses penyaringan. Hasil dari proses filtrasi adalah urine primer yang masih mengandung zat-zat penting dalam tubuh seperti air, glukosa, asam amino dan ion-ion. Urine primer akan mengalir melalui tubulus proksimal dan terjadi proses reabsorpsi yaitu penyerapan kembali zat-zat yang masih diperlukan oleh tubuh. Selain itu terjadi penyerapan air di sepanjang lengkung Henle. Pada proses inilah yang mempengaruhi banyak sedikitnya jumlah urine yang dihasilkan. Selain itu hormon ADH juga berperan dalam penyerapan air di lengkung Henle. Semakin banyak hormon ADH yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis, semakin banyak air yang diserap oleh lengkung Henle. Akibatnya, jumlah urine yang dihasilkan sedikit dan begitupun sebaliknya.

Jadi, air hasil penyaringan di glomerulus akan mengalami proses reabsorpsi di tubulus proksimal dan sepanjang lengkung Henle menuju tubulus distal sehingga mempengaruhi kadar urine yang dihasilkan.undefined 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved