Roboguru

Pidato pengunduran diri Soeharto menandai berakhirnya kekuasaan Orde Baru yang hampir mencapai waktu 32 tahun. Analisis dan simpulkan faktor penyebab berakhirnya kekuasaan Orde Baru!

Pertanyaan

Pidato pengunduran diri Soeharto menandai berakhirnya kekuasaan Orde Baru yang hampir mencapai waktu 32 tahun. Analisis dan simpulkan faktor penyebab berakhirnya kekuasaan Orde Baru!

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

Kronologi jatuhnya pemerintahan Orde baru pada tanggal 21 Mei 1998 dilakukan dengan acara serah terima jabatan presiden. Pada acara itu, Presiden Soeharto membacakan pernyataan untuk berhenti dari jabatannya sebagai presiden Republik Indonesia. Faktor berakhirnya kekuasaan Orde Baru yang telah berkuasa selama hampir 32 tahun tidak disebabkan oleh faktor tunggal, melainkan banyak faktor yang menyebabkan mundurnya Presiden Soeharto. Beberapa faktor yang yang secara dominan menyebabkan berakhirnya Orde Baru, yaitu krisis moneter, krisis ekonomi, krisis dalam bidang hukum, krisis bidang politik, dan krisis dalam bidang kehidupan sosial.

Berdasarkan penjelasan tersebut, faktor penyebab berakhirnya Orba adalah akibat krisis multidimensional.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

N. Puspita

Terakhir diupdate 09 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Mengapa Soeharto mengundurkan diri?

Pembahasan Soal:

Faktor yang menjadi penyebab jatuhnya pemerintahan Orde Baru dikarenakan krisis poitik, krisis ekonomi dan krisis sosial. Guna menanggulangi krisis moneter dan mengurangi beban anggaran negara, pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak. Tindakan ini mengakibatkan kenaikan harga barang-barang lainnya. Akibatnya, munculah aksi protes di mana-mana, baik yang dilakukan oleh mahasiswa maupun oleh masyarakat. Aksi mahasiswa dan masyarakat ini kemudian berubah menjadi aksi yang menuntut perubahan fundamental dalam pemerintahan negara. Sejak saat itulah muncul gerakan reformasi. Kalangan mahasiswa berperan sebagai ujung tombak gerakan reformasi. Tanpa kenal takut, mereka menggelar berbagai demonstrasi dengan resiko menghadapi tindakan kekerasan dari aparat keamanan. Keberanian itu dibuktikan dari gugurnya empat mahasiswa Universitas Trisakti dalam demonstrasi  pada tanggal 12 Mei 1998. Peristiwa tersebut disusul dengan kerusuhan massa yang memporak-porandakan Jakarta pada tanggal 13-14 Mei 1998 dan di Solo pada tanggal 14-15 Mei 1998.
Melihat situasi yang tidak menentu di tanah air, Presiden Soeharto mempersingkat kunjngannya di Kairo, Mesir. Sementara itu, gerakan reformasi semakin meningkat. Sejak tanggal 19 Mei 1998, ribuan mahasiswa  dari puluhan perguruan tinggi menduduki Gedung MPR/DPR. Mereka menuntut agar Soeharto mundur dari kursi kepresidenan. Menghadapi tuntutan tersebut Preside Soeharto mengadakan pertemuan dengan sembilan tokoh masyarakat dan menyatakan akan merombak Kabinet Pembangunan VII menjadi Kabinet Reformasi. Namun, tuntutan pengunduran diri Soeharto tetap tidak surut. Namun, ketidaksediaan sejumlah tokoh menjadi anggota kabinet Reformasi mengakibatkan pembentukan kabinet ini mengalami kegagalan. Akhirnya, pada tanggal 21 Mei 1998, Soeharto menyatakan berhenti sebagai presiden dan menyerahkan jabatannya kepada Wakil Presiden, B. J. Habibie.

Dengan demikian, mundurnya Soeharto karena ditinggalkan oleh para loyalisnya. serta kegagalan dalam pembentukan Kabinet Reformasi.
 

0

Roboguru

Setelah mendapat tekanan dari berbagai pihak akhirnya Presiden Soeharto pada 21 Mei 1998 pukul 09.00 membacakan pernyataannya sebagai berikut ....

Pembahasan Soal:

Pada Mei 1998 di Indonesia banyak sekali terjadi kerusuhan,baik di tingkat lokal maupun nasional. Peiristiwa ini sering juga disebut sebagai kerusuhan Mei 1998. Kerusuhan ini diatarbelakangi adanya krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada tahun 1998, Krisis ekonommi ini diawali dari adanya krisis moneter yang melanda Thailand pada awal Juli 1997, yang mengakibatkan nilai tukar mata uang negara-negara di Asia seperti Malaysia, Filipina, dan juga Indonesia menjadi melelmah. Melemahnya nilai tukar rupiah mengakibatkan naiknya harga bahan-bahan kebutuhan pokok, menaikan harga bbm naik dua kali lipat, dan ribuan usaha bangkrut. Bangkrutnya usaha ini berimbas pada meluasnya pengangguran dan meningkatkan angka kemiskinan akibbat dari terjadinya PHK secara besar-besaran.

Melihat keadaan negara yang semakin tidak menentu. Para Mahasiswa di sejumlah kampus dan daerah melakukan aksi demo. Misalnya, aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Mahasiswa Trisakti. Aksi ini merupakan aksi damai yang dilakuakan Mahasiswa Trisakti pada tanggal 12 Mei 1998, yang nyatanya justru berujung dengan kematian 4 orang Mahasiswa yang biasa kita kenal sebagai Tragedi Trisakti. Selain demonstrasi dari Mahasiswa pada tanggal 13-15 Mei terjadi banyak sekali kerusuhan baik di pusat maupun di daerah. Kerusuhan ini berupa penjarahan besar-besaran baik di toko maupun pusat-pusat perbelanjaan, sweeping rasis terhadap etnis tionghoa, serta pembakaran Mall dan kendaran-kendaran bermotor turut membuat keadaan kemanan di Indonesia pada masa itu semakain tidak terkendali.

Melihat keadaan yang semakin tidak terkendali dan tersebarnya berita kematian yang menimpa 4 mahasiswa Trisakti membuat para mahasiswa semakin geram dan tak dapat dibendung lagi aksinya.  Puncaknya Pada 18 Mei 1998 terjadi aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa dari berbagai kampus secara besar-besaran. Mahasiswa terlihat memenuhi dan menduduki gedung DPR/MPR.
Salah satu yang menjadi tuntutan dari mahasiswa adalah adanya Suksesi kepemimpinan nasional, diamana dalam agenda ini Mahasiswa Menuntut Soeharto turun dari jabatanya. Melihat banyaknya kekacauan dan tekanan dari bebrbagai pihak yang memintanya untuk mundur, demi keamanan dan keberlangsungan negara Republik Indonesia. Maka pada tanggal 21 Mei 1998 tepatnya pada pukul 09.00 presiden Soeharto membacakan surat pengunduran dirinya yang berisi:

“saya memutuskan untuk menyatakan berhenti dari jabatan saya sebagai presiden RI terhitung sejak saya bacakan pernyataan ini pada hari Kamis, 21 Mei 1998”.

Dengan demikian jawaban yang paling tepat adalah pilihan A berdasarkan dari isi surat pengunduran Soeharto yang dibacakan pada 21 Mei 1998.

0

Roboguru

Pada tanggal 21 Mei tahun 1998, Soeharto akhirnya mengundurkan diri sebagai Presiden. Di bawah ini faktor yang tidak mendorong Soeharto untuk meletakkan jabatan sebagai Presiden adalah...

Pembahasan Soal:

Presiden Soeharto mundur pada tahun 1998 karena adanya desakan dari mahasiswa di seluruh negri utamanya di jakarta, contohnya dari mahasiswa Trisakti. hal ini dilatar belakangi oleh krisis moneter yang terjadi dan mahasiswa menginginkan agar masa orde baru dihentikan, diubah menjadi orde reformasi. karena Orba dianggap bertentangan dengan HAM. pada waktu itu terjadi kerusuhan besar-besaran di Jakarta. 
Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah E.

0

Roboguru

Sebelum mengundurkan diri, Presiden Soeharto bertemu dengan beberapa tokoh masyarakat dengan tujuan...

Pembahasan Soal:

Pada masa menjelang akhir pemerintahannya, sebagai akibat dari kondisi negara yang makin tidak menentu yang diwarnai dengan krisis ekonomi, perselisihan antar perwira tinggi TNI, serta keadaan masyarakat yang makin kacau, Presiden Soeharto mengundang para tokoh nasional ke Istana Negara. Pertemuan Presiden Soeharto dengan para tokoh tersebut termasuk diantaranya Nurcholis Madjid dan Abdurrahman Wahid adalah bertujuan untuk mendengar pendapat para tokoh mengenai bagaimana seharusnya Presiden Soeharto menjawab tuntutan rakyat untuk reformasi.


Oleh karena itu, jawaban yang paling tepat adalah E

0

Roboguru

Pada bulan Mei 1998 terjadi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa. Mahasiswa menuntut agar Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Akhirnya pada tanggal 21 Mei 1998 Presiden Soeharto menya...

Pembahasan Soal:

Presiden Soeharto menyampaikan pidato pengunduran dirinya sebagai presiden pada 21 Mei 1998. Mundurnya Soeharto ini merupakan puncak dari kerusuhan dan aksi protes di berbagai daerah dalam beberapa bulan terakhir. Krisis ekonomi yang tak kunjung membaik sejak 1997 dan terpilihnya kembali Soeharto menjadi Presiden RI pada Maret 1998 memantik situasi memanas di penjuru negeri. Dengan situasi itu, sejumlah pihak mulai mendesak Soeharto untuk mundur dari jabatannya, di antaranya berasal dari pimpinan DPR, baik ketua maupun wakil ketua.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D

 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved