Iklan
Pertanyaan
Kaus Tahanan KPK
(1) Ada dua orang kader partai politik, sebut saja namanya Dani dan Wahyu yang sama-sama memiliki maksud untuk mencalonkan dirinya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
(2) Selepas memberikan berkas-berkas pencalonannya ke KPU di wilayahnya, Dani dan Wahyu mengobrol sambil minum kopi di kantin gedung itu. (3) Mereka berdua terikat dalam percakapan yang amat seru.
Dani: (4) "Wahyu, kamu tahu kan di negara kita banyak sekali politisi yang sudah kaya raya?"
Wahyu: (5) "Ehhm emangnya kenapa kamu tiba-tiba nanya gitu?"
Dani: (6) "Saking kayanya mereka semua, mereka semua sanggup untuk memiliki kaus termahal di Indonesia."
Wahyu: (7) "Lho, maksud kamu apa, Dan?"
Dani: (8) "Ya, apalagi kalo bukan kaus tahanan KPK."
Wahyu: (9) "Kok malah kaus tahanan KPK, Dan?"
Dani: (10) "Ya iyalah, coba aja kamu pikir, seorang politisi minimal harus mengambil uang negara sebanyak satu miliar terlebih dahulu baru mereka dapat menggunakan kaus tersebut."
Wahyu: (11) "Oalaah, ternyata maksud kamu gitu, aku baru ngerti."
(12) Kemudian, mereka berdua memesan kopi lagi sambil melanjutkan obrolan.
(Sumber: https://baabun.com/contoh-teks-anekdot/, dengan penyesuaian)
Pesan yang terkandung dalam anekdot tersebut yaitu ...
Jika ingin menjadi calon wakil rakyat, ajaklah teman.
Kita tidak boleh mengambil uang rakyat untuk kepentingan pribadi.
Belilah kaus yang paling mahal harganya.
Janganlah mengobrol saat menikmati kopi.
lstirahatlah di kantin gedung agar tidak kepanasan.
Iklan
A. Pusporini
Master Teacher
2
5.0 (2 rating)
Jeany Lumalessil
Jawaban tidak sesuai
Iklan
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia