Buta warna adalah penyakit tautan kromosom X yang bersifat resesif yang menyebabkan penderitanya memiliki kualitas penglihatan warna yang kurang baik. Buta warna disebabkan gen resesif (cb). Oleh karena itu, frekuensi gen dan genotip sebagai berikut:
XCBY = laki-laki normal
XcbY = laki-laki buta warna
XCBXCB = perempuan normal homozigot
XCBXcb = perempuan normal heterozigot (pembawa)
XcbXcb = perempuan buta warna
Jika: CB (gen normal) = p dan cb (gen buta warna) = q maka:
CBCB (normal) = p2
CBcb (normal heterozigot/pembawa) = 2pq
cbcb (buta warna) = q2
Sehingga didapat rumus:
p2 + 2pq + q2 = 1
( p + q )2 = 1
p + q = 1
Diketahui:
Di suatu populasi yang berjumlah 10.000 orang terdiri atas 4.000 laki-laki dan 5.000 wanita terdapat 4% penduduk buta warna.
Ditanya:
Berapakah jumlah laki-laki buta warna?
Jawab:
Berdasarkan data pada soal, maka frekuensi masing-masing gen sebagai berikut.
Frekuensi gen cb (buta warna) = q2
Perempuan buta warna = XcbXcb = 4%
XcbXcb = q2
q2 = 4%
q2 = 0,04
q = 0,2
Karena p + q = 1, maka:
p = 1- 0,2
p = 0,8
Sehingga, jumlah laki-laki buta warna sebagai berikut.
Laki-laki buta warna (XcbY) = frekuensi gen cb x jumlah laki-laki
XcbY = 0,2 x 4.000 orang
XcbY = 800 orang
Dengan demikian, jumlah laki-laki buta warna adalah 800 orang.