Iklan

Pertanyaan

Perlawanan terhadap Belanda di Kerajaan Bone di bawah pimpinan Sultan Bone, Raja Putri. Namun, pada 1825, akhirnya Kerajaan Bone dapat ditaklukan. Kerajaan Bone terletak di ...

Perlawanan terhadap Belanda di Kerajaan Bone di bawah pimpinan Sultan Bone, Raja Putri. Namun, pada 1825, akhirnya Kerajaan Bone dapat ditaklukan. Kerajaan Bone terletak di ...

  1. Maluku

  2. Sumatra Barat

  3. Kalimantan Selatan

  4. Sulawesi Selatan

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

09

:

36

:

51

Klaim

Iklan

A. Jasmine

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Pada tahun 1824, Gubernur Jenderal van der Capellen bergegas menuju Makassar untuk memperbaharui Perjanjian Bongaya. Ketika Gubernur Jenderal van der Capellen ingin memperbarui Perjanjian itu, kerajaan-kerajaan di Sulawesi, terutama Kerajaan Bone yang berada di Sulawesi Selatan menentang keras usaha tersebut. Hal ini membuat Belanda mengirim ekspedisi militer untuk menaklukkan daerah Sulawesi Selatan. Pada tahun 1824, Kerajaan Soppeng dan Kerajaan Tanete mempersiapkan pasukan sebanyak kurang lebih 4.000 orang untuk memhadapi Belanda. Perlawanan selanjutnya tetap dilakukan Kerajaan Bone di bawah pimpinan Sultan Bone, yaitu Raja Putri. Pasukan Kerajaan Bone menyerang pos-pos Belanda di Pajangkene dan La’bakkang. Pada tahun 1825, akhirnya Kerajaan Bone dapat ditaklukan. Penaklukan Belanda atas Kerajaan Bone mempermudah usaha Belanda untuk menguasai kerajaan-kerajaan lain di Sulawesi. Berdasarkan penjelasan di atas maka jawaban yang tepat adalah D.

Pada tahun 1824, Gubernur Jenderal van der Capellen bergegas menuju Makassar untuk memperbaharui Perjanjian Bongaya. Ketika Gubernur Jenderal van der Capellen ingin memperbarui Perjanjian itu, kerajaan-kerajaan di Sulawesi, terutama Kerajaan Bone yang berada di Sulawesi Selatan menentang keras usaha tersebut. Hal ini membuat Belanda mengirim ekspedisi militer untuk menaklukkan daerah Sulawesi Selatan.

Pada tahun 1824, Kerajaan Soppeng dan Kerajaan Tanete mempersiapkan pasukan sebanyak kurang lebih 4.000 orang untuk memhadapi Belanda. Perlawanan selanjutnya tetap dilakukan Kerajaan Bone di bawah pimpinan Sultan Bone, yaitu Raja Putri. Pasukan Kerajaan Bone menyerang pos-pos Belanda di Pajangkene dan La’bakkang. Pada tahun 1825, akhirnya Kerajaan Bone dapat ditaklukan. Penaklukan Belanda atas Kerajaan Bone mempermudah usaha Belanda untuk menguasai kerajaan-kerajaan lain di Sulawesi.

Berdasarkan penjelasan di atas maka jawaban yang tepat adalah D.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

4

Iklan

Pertanyaan serupa

Hal yang mendasari penyerangan Kesultanan Demak ke Sunda Kelapa adalah ….

2

3.6

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia