Roboguru

Peristiwa penangkapan Presiden Sukarno dan Wakil Presiden Drs. Moh. Hatta oleh Belanda yang selanjutnya diasingkan ke Prapat dan Muntok terjadi pada saat....

Pertanyaan

Peristiwa penangkapan Presiden Sukarno dan Wakil Presiden Drs. Moh. Hatta oleh Belanda yang selanjutnya diasingkan ke Prapat dan Muntok terjadi pada saat....

  1. Perundingan Renville

  2. Perjanjian Roem-Roeyen

  3. Serangan Umum terhadap kota Yogyakarta

  4. Agresi Militer Belanda I

  5. Agresi Militer Belanda II

Pembahasan Soal:

Agresi Militer Belanda II terjadi tanggal 19 Desember 1948 diawali dengan tindakan Belanda yang melanggar isi Perjanjian Renville, lalu Belanda menyerang ibu kota Indonesia pada saat itu, yaitu Yogyakarta. Di saat yang sama, pemerintah Indonesia sedang disibukkan menumpas pemberontakan PKI Madiun dan DI/TII di Jawa Barat. Jatuhnya ibu kota negara ke tangan Belanda menyebabkan dibentuknya PDRI (Pemerintahan Darurat Republik Indonesia) di Sumatera dibawah pimpinan Syafruddin Prawiranegara. Setelah Yogyakarta dikuasai oleh Belanda, pihak Belanda melakukan penangkapan terhadap Presiden Sukarno dan Wakil Presiden Drs. Moh. Hatta yang selanjutnya diasingkan ke Prapat dan Muntok.

Jadi, jawaban yang tepat adalah E.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

C. Sianturi

Terakhir diupdate 01 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Agresi Militer Belanda II berhasil melumpuhkan pemerintahan RI di Yogyakarta. Namun, meskipun berhasil dilumpuhkan ternyata aktivitas pemerintahan RI tetap berjalan. Hal ini karena ....

Pembahasan Soal:

Serangan tentara Belanda dalam Agresi Militer Belanda II berhasil membuat pemerintahan Republik Indonesia dalam kondisi genting. Hal ini terjadi lantaran para pemimpin republik ditawan dan diasingkan oleh Belanda. Meskipun demikian, pemerintahan Republik Indonesia tetap berjalan. Hal ini dapat terjadi karena sebelum ditawan oleh Belanda, Presiden Soekarno berhasil mengirimkan radiogram yang berisi mandat kepada Menteri Kemakmuran Indonesia, yaitu Syafruddin Prawiranegara yang sedang melakukan kunjungan ke Sumatra. Radiogram tersebut berisi mandat untuk membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi. Selain itu, perintah sejenis juga diberikan kepada Mr. A.A. Maramis yang sedang berada di India. Soekarno memerintahkan apabila Syafruddin Prawiranegara ternyata gagal melaksanakan kewajiban pemerintah pusat, maka Maramis diberi wewenang untuk membentuk pemerintah pelarian atau exile government di luar negeri.

Jadi, jawaban yang tepat adalah E.undefined 

0

Roboguru

Jelaskan apa yang dimaksud dengan perlawanan terhadap agresi militer

Pembahasan Soal:

Agresi militer adalah sebuah tindakan operasi militer yang dapat menyakiti maupun membahayakan manusia, menyerang suatu wilayah, atau tindakan destruktif lainnya. Contohnya adalah Agresi Militer Belanda I (21 Juli 1947-5 Agustus 1947) dan Agresi Militer Belanda II (19-20 Desember 1948). Perlawanan terhadap agresi militer adalah bentuk perlawanan atau pertahanan dari seseorang atau wilayah terhadap sebuah operasi militer yang terjadi. Hal ini seperti yang dilakukan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) ketika terjadi Agresi Militer Belanda I dan II.

Jadi, perlawanan terhadap agresi militer adalah bentuk perlawanan atau pertahanan dari seseorang atau wilayah terhadap operasi militer yang bersifat destruktif. space

0

Roboguru

Tujuan Belanda menguasai Yogyakarta adalah ....

Pembahasan Soal:

Pendudukan Belanda terhadap Yogyakarta, yang merupakan ibu kota negara Indonesia saat itu, ditandai dengan Agresi Militer Belanda II. Agresi Militer Belanda II terjadi pada 19 Desember 1948 dengan melakukan pendaratan di Maguwo. Operasi ini oleh Belanda disebut dengan  Operatie Kraai atau Operasi Burung Gagak. Alasan Belanda melakukan pendudukan di Indonesia adalah untuk menangkap sejumlah tokoh-tokoh pemimpin republik sekaligus melenyapkan pemerintahan di Indonesia. Hal tersebut bertujuan untuk membuktikan kepada dunia internasional bahwa pemerintahan serta militer di Indonesia sudah tidak ada.

Dengan demikian, alasan Belanda melakukan pendudukan di Indonesia adalah untuk menangkap sejumlah tokoh-tokoh pemimpin republik sekaligus melenyapkan pemerintahan di Indonesia.

0

Roboguru

Agresi Belanda yang kedua, yaitu diawali dengan serangan terhadap Yogyakarta sebagai ibu kota Negara saat itu, serta penangkapan terhadap Sukarno, Moh Hatta, Syahrir, dan beberapa tokoh lainnya. Agres...

Pembahasan Soal:

Agresi Militer II merupakan rangkaian serangan yang dilakukan oleh Belanda untuk menguasai Indonesia. Serangan tersebut dilakukan pada tanggal 19-20 Desember 1948. Pada saat itu, Belanda berhasil menduduki ibu kota sementara Republik Indonesia di Yogyakarta dan menangkapi pemimpin-pemimpin politik Indonesia, salah satunya Ir. Sukarno. Kondisi tersebut menyebabkan berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi, Sumatra Barat di bawah pimpinan Syafruddin Prawiranegara.

Dengan demikian, Agresi Militer II terjadi pada tanggal 19 Desember 1948.

Jadi, jawaban yang tepat adalah pilihan D.

0

Roboguru

Apa tujuan PBB mengubah komisi 3 negara menjadi United Nations Commision For Indonesia (UNCI) dalam menyelesaikan masalah Indonesia-Belanda oleh PBB ...

Pembahasan Soal:

Setelah KTN berhasil mempertemukan Indonesia dan Belanda dalam perjanjian Renville pada tanggal 17 Januari 1948, konflik Indonesia-Belanda mereda. Namun, Belanda kembali melanggar perjanjian Renville melalui Agresi Militer II. Agresi Militer II tersebut berhasil menawan beberapa tokoh nasional, termasuk Sukarno dan Hatta. Pelanggaran tersebut menyebabkan permasalahan Indonesia dibawa ke Dewan PBB yang mengubah Komisi Tiga Negara (KTN) menjadi United Nations Commision For Indonesia (UNCI). UNCI berhasil mengadakan perjanjiaan Roem-Royen yang memulihkan kedudukan Indonesia dan mengadakan perundingan Konferensi Meja Bundar (KMB) yang memberikan kedaulatan penuh Indonesia.

Jadi, tujuan PBB mengubah komisi 3 negara menjadi United Nations Commision For Indonesia (UNCI) adalah untuk memulihkan kedudukan Indonesia kembali dan mengadakan Konferensi Meja Bundar (KMB).

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved