Iklan
Pertanyaan
Pada tahun 2016, tercatat 375 desa di NTT mengalami krisis air bersih, 115 desa di Gunung Kidul, dan 4 desa di Sumenep mengalami krisis kekeringan air. Untuk itulah, Pemerintah Indonesia menganggarkan pembangunan embung untuk mewujudkan kedaulatan pangan desa di seluruh tanah air. Dengan dibuatnya embung di tiap desa, diharapkan dapat menyuplai irigasi, menjadi area beternak ikan, membina gotong royong warga dalam mengelola embung desa, sebagai objek wisata, dan meningkatkan hasil pertanian serta peternakan. Embung merupakan waduk berukuran mikro di lahan pertanian (small farm reservoir) yang dibangun untuk menampung kelebihan air hujan, Secara operasional, embung berfungsi mendistribusikan dan menjamin keberlangsungan tersedianya pasokan air untuk keperluan tanaman ataupun ternak pada musim kemarau dan mencegah banjir pada musim penghujan. Ciri-ciri desa yang memerlukan embung adalah tidak memiliki jaringan irigasi, memiliki komoditas pertanian, mengalami kekeringan lahan, serta mempunyai sumber air dari mata air maupun air hujan.
(Disadur dari Resi Prasasti dan Bontor Paolo http://indonesiabaik.id)
Peristiwa apa yang diceritakan pada teks bacaan tersebut?
Iklan
L. Mushoffa
Master Teacher
Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta
1
0.0 (0 rating)
Iklan
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia