Iklan
Pertanyaan
Perhatikan teks berikut!
Keberhasilan Hayam Wuruk sebagai seorang raja tak lepas dari peran dan pengaruh Gajah Mada. Menurut Negarakertagama, Gajah Mada adalah panglima tertinggi, mahapatih, sekaligus tangan kanan Hayam Wuruk. Diperkirakan Gajah Mada lahir pada awal abad ke-14 dari kalangan rakyat biasa. Untuk menjadi bagian pasukan kerajaan, dia harus menempa diri melebihi orang lain dan menjadi Maha Patih tidak didapat dengan cuma-cuma. Gajah Mada diyakini sebagai Lembu Muksa atau titisan dari Dewa Wisnu. Dengan keyakinan masyarakat tersebut, Gajah Mada mendapat legitimasi yang sangat kuat dari seluruh rakyat Majapahit, sehingga mendapatkan dukungan kepatuhan yang kuat dari rakyat dan kepercayaan yang besar dari raja. Awal karirnya dimulai sebagai anggota prajurit Bhayangkara. Karena kemampuannya, ia pun diangkat menjadi bekel atau Komandan Pasukan Khusus Bhayangkara dengan tugas memimpin pasukan pengaman dan pengawal raja. Pada 1321, dia dipromosikan menjadi patih di Daha, wilayah yang lebih luas dibanding sebelumnya, menggantikan Arya Tilam. Di sana, Gajah Mada mendapat pendidikan, pelatihan, dan bimbingan dari mahapatih Majapahit saat itu, yaitu Arya Tadah. Melihat kemampuan Gajah Mada yang luar biasa tampaknya membuat Arya Tadah sengaja mengkader Gajah Mada untuk menggantikan posisinya kelak.
(Diadaptasi dari sains.kompas.com pada 21 Januari 2021)
Berdasarkan teks di atas, didapat informasi penting bahwa jauh sebelum sukses menjadi seorang mahapatih kepercayaan Raja Hayam Wuruk, Gajah Mada memulai karirnya dengan menjadi ….
prajurit Kurawa
prajurit Bhayangkara
kurir Kerajaan Majapahit
permaisuri Kerajaan Majapahit
penerjemah Kerajaan Majapahit
Iklan
N. Dwi
Master Teacher
1
0.0 (0 rating)
Iklan
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia