Roboguru

Perhatikan pernyataan berikut!      Perjanjian Renville pada 17 januari 1946 memicu pemberontakan di Jawa Barat yang dipimpin oleh Sekarmadji Marijan Kartosuwiryo. Menurut Anda, benar atau salah pernyataan tersebut? Kemukakan pendapat Anda!

Pertanyaan

Perhatikan pernyataan berikut!undefined 

    Perjanjian Renville pada 17 januari 1946 memicu pemberontakan di Jawa Barat yang dipimpin oleh Sekarmadji Marijan Kartosuwiryo.undefined

Menurut Anda, benar atau salah pernyataan tersebut? Kemukakan pendapat Anda!space space

  1. ....undefined 

  2. ....undefined 

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

Pada 17 Januari 1948 pemerintah Republik Indonesia dan pemerintah Belanda sepakat menandatangani Perjanjian Renville. Perjanjian tersebut menimbulkan beberapa permasalahan bagi pemerintah Republik Indonesia. Salah satu permasalahannya adalah Indonesia harus menarik pasukannya dari daerah kantong gerilya yang berada di dalam garis demarkasi van Mook. Pemerintah Indonesia harus menarik 20.000 pasukan Divisi Siliwangi keluar dari wilayah Jawa Barat menuju Jawa Tengah. Keputusan dalam Perjanjian Renville ditentang oleh mantan anggota Laskar Hizbullah, Sekarmadji Maridjan Kartosuwirjo. Menurut Kartosuwirdjo, keluarnya pasukan Siliwangi dari Jawa Barat sama artinya menyerahkan wilayah Jawa Barat pada Belanda. Oleh karena itu, saat para pemimpin pemerintah dan TNI hijrah ke wilayah Jawa Tengah, Kartosuwirjo memilih tetap tinggal di Jawa Barat bersama para pengikutnya. Pada 7 Agustus 1949 Kartosuwirjo memproklamasikan berdirinya Negara Islam Indonesia (NIl), atau lebih dikenal dengan Darul Islam. Dengan demikian, pernyataan terkait Perjanjian Renville pada 17 Januari 1946 memicu pemberontakan di Jawa Barat yang dipimpin oleh Sekarmadji Marijan Kartosuwiryo adalah benar.space space

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

C. Susilo

Terakhir diupdate 06 Oktober 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Pasukan DI/TII pimpinan Amir Fatah semakin kuat setelah bergabungnya pasukan ....

Pembahasan Soal:

Pemberontakan DI/TII di bawah kepemimpinan Amir Fatah terjadi di wilayah Jawa Tengah. Tokoh yang kemudian bergabung dalam pemberontakan ini adalah Kiai Somalangu. Beliau merupakan seorang pemimpin pemberontakan yang berasal dari Kebumen. Pasukan DI/TII semakin kuat setelah Batalyon 426 ikut membelot kepada Republik Indonesia dan menggabungkan diri di daerah Kudus dan Magelang.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.undefined 

0

Roboguru

Perhatikan keterangan-keterangan berikut! Dipimpin oleh Sekarmaji Marijan Kartosuwiryo. Bertujuan mendirikan negara sendiri yang terpisah dari Republik I ndonesia. Pada tahun 1960 dilakukan Opera...

Pembahasan Soal:

Sejarah pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) di Jawa Barat mencapai puncak aksinya tanggal 7 Agustus 1949. Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo memproklamasikan berdirinya Negara Islam Indonesia (NII) yang kemudian dirinya menjadi pemimpin atas pergerakan ini di Jawa Barat. Latar belakang peristiwa ini adalah ketidakpuasan Kartosoewirjo terhadap kemerdekaan Republik Indonesia yang masih dibayang-bayangi oleh kehadiran Belanda yang ingin berkuasa lagi. Perundingan Renville pada 7 Januari 1948 antara pihak Indonesia dan Belanda menimbulkan masalah baru. Kubu Kartosoewirjo menganggap pemberian wilayah Jawa Barat sebagai bagian Belanda bukan arti kemerdekaan sebenarnya. NII ternyata bukan hanya berperang melawan TNI dan pemerintah Indonesia saja, namun juga bertindak semena-mena hingga mulai timbul perasaan curiga antara ulama, pemerintah, dan masyarakat akhirnya menimbulkan peristiwa fitnah. Menanggapi masalah ini, maka dibentuklah Badan Musyawarah Alim Ulama yang bertugas memantau pergerakan DI/TII sebagai upaya membantu pemerintah Indonesia. Pada tahun 1960 dilakukan operasi Pagar Betis di Gunung Geber, kemudian pada tanggal 4 Juni 1962, operasi Pagar Betis yang dilancarkan oleh militer Indonesia dan rakyat berhasil menangkap para anggota DI/TII beserta jajaran petingginya. Mereka ditangkap, termasuk sang imam, Kartosoewirjo.

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah D.

1

Roboguru

Gerakan mengganggu keamanan yang paling banyak memiliki jaringan di berbagai daerah pada dasawarsa 1950-an adalah...

Pembahasan Soal:

Dalam sejarah pemerintahan di Indonesia banyak terjadi pemberontakan atau pergolakan yang mengancam integrasi bangsa. Terjadi dalam kurun waktu 1948-1965. Gerakan-gerakan yang terjadi dilatarbelakangi oleh ketidapuasan kebiajakn pemerintah pusat dengan keinginan untuk membangun negara sendiri atau lepas dengan NKRI. Salah satunya ialah Pemberontakan DI/TII. Cikal bakal dari pemberontakan ini sebelum meluas ke beberapa wilayah di Indonesia bermula dari sebuah gerakan di Jawa Barat. Dipimpin oleh S.M Kartosuwiryo, yang mempunyai keinginan membentuk Darul Islam/Negara Islam dengan dukungan TII (Tentara Islam Indonesia) pada 1948. Hal ini juga dilatarbelakangi oleh kekecewaan terhadap perjanjian Renville. Pemberontakan ini menyebar ke beberapa wilayah seperti, Jawa Tengah dipimpin oleh Amir Fatah, Sulawesi Selatan yang dipimpin oleh Kahar Muzakar, Kalimantan Selatan yang dipimpin oleh Ibnu Hajar dan di Aceh dipimpin oleh Daud Beureuh. 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.

0

Roboguru

Perhatikan gambar berikut! Keterkaitan tokoh pada gambar tersebut dengan aktivitas pemberontakan yang dilancarkannya terhadap pemerintah adalah ....

Pembahasan Soal:

Tokoh di atas adalah S.M. Kartosuwiryo, seorang imam dan pendiri Daulah Islam Indonesia atau Negara Islam Indonesia. Ia melakukan pemberontakan terhadap pemerintah karena kecewa terhadap hasil Perjanjian Renville antara pemerintah Indonesia-Belanda. Dalam Perjanjian Renville wilayah Jawa Barat menjadi bagian dari wilayah yang dikuasai Belanda, sehingga seluruh tentara dan laskar Indonesia yang berada di wilayah Jawa Barat harus meninggalkan Jawa Barat dan menarik diri menuju wilayah demarkasi Van Mook yang telah disepakati. Hal itu ditolak oleh Kartosuwiryo dan memilih untuk tetap berjuang di Jawa Barat hingga akhirnya mendeklarasikan Darul Islam Indonesia atau Negara Indonesia yang berideologikan Islam. Semenjak menyatakan menolak bergabung dengan Negara Republik Indonesia yang berideologikan Pancasila ia konsisten melakukan perlawanan dengan mengorbankan semangat pendirian Negara Islam Indonesia.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.undefined 

0

Roboguru

Pemberontakan DI/TII di Sulawesi Selatan digerakkan oleh tokoh bernama ....

Pembahasan Soal:

Pemberontakan DI/TII di Sulawesi Selatan digerakkan oleh tokoh bernama Kahar Muzakkar. Hal ini sebagai wujud kekecewaan mereka terhadap pemerintah yang menolak tuntutan agar semua anggota KGSS diangkat menjadi tentara APRIS.  Puncaknya, pada tanggal 17 Agustus 1951, Kahar Muzakkar dan pasukannya melarikan diri ke dalam hutan. Dan akhirnya pada Januari 1952 dia memproklamasikan diri sebagai bagian dari Negara Islam Indonesia pimpinan Kartosuwiryo. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved