Roboguru

Perhatikan peran tokoh dibawah ini!   Penyusun draft rumusan dasar Negara Bersikap nonkooperatif kepada Jepang Menyampaikan pidato "Indonesia Menggugat" pada tahun 1930 Dikenal sebagai penggali Pancasila Bersikap Kooperatif dengan Jepang   Peran Soekamo ditunjukkan oleh nomor ....

Pertanyaan

Perhatikan peran tokoh dibawah ini!
 

  1. Penyusun draft rumusan dasar Negara
  2. Bersikap nonkooperatif kepada Jepang
  3. Menyampaikan pidato "Indonesia Menggugat" pada tahun 1930
  4. Dikenal sebagai penggali Pancasila
  5. Bersikap Kooperatif dengan Jepang
     

Peran Soekamo ditunjukkan oleh nomor ....

  1. 1, 2, 3, dan 4

  2. 1, 2, 4, dan 5

  3. 1, 3, 4, dan 5

  4. 2, 3, 4, dan 5

  5. 1, 2, 3, dan 5

Pembahasan Soal:

Soekarno merupakan bapak proklamator yang memiliki peran besar dalam kemerdekaan Indonesia. Peran beliau dapat dilihat dari masa kolonial Belanda hingga Jepang. Pada masa kolonial sikap Soekarno lebih menunjukkan non kooperatif sehingga seringkali diasingkan oleh Belanda. Namun, pada masa Jepang sikapnya lebih kooperatif hingga terjadi peristiwa Rengasdengklok. Berikut ini beberapa peran Soekarno antara lain : penyusun draft rumusan dasar Negara, menyampaikan pidato "Indonesia Menggugat" pada tahun 1930, dikenal sebagai penggali Pancasila, dan bersikap Kooperatif dengan Jepang.

Dengan demikian, peran Soekarno sesuai point diatas ditunjukkan oleh nomer 1, 3, 4 dan 5.

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

E. Mar'Atus

Mahasiswa/Alumni Universitas Airlangga

Terakhir diupdate 02 Mei 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Pembahasan Soal:

Ir. Sukarno lahir pada tanggal 6 Juni 1901 di Surabaya, Jawa Timur. Awalnya, ia lahir dengan nama Kusno Sosrodiharjo. Namun karena ia sering sakit-sakitan, kemudian namanya diganti menjadi Sukarno. Sukarno yang lebih akrab sapa Bung Karno ini memiliki peran yang banyak, terlebih dalam bidang politik sejak masa pergerakan nasional hingga Orde Lama. Perannya yang paling terkenal adalah menjadi pendiri negara Indonesia.

Sukarno pernah menempuh sekolah ELS (Europeesche Lagere School), kemudian dilanjutkan di HBS (Hogere Burger School) di Surabaya. Pada masa mudanya ia aktif dalam organisasi pemuda Tri Koro Darmo yang kemudian berganti nama menjadi Jong Java. Selain itu, Sukarno juga ikut aktif menulis di harian Oetoesan Hindia (Utusan Hindia) yang dipimpin oleh H.O.S. Cokroaminoto.

Sukarno muda merupakan pencetus ajaran Marhaenisme. Oleh karena itu, ia kemudian membentuk Partai Nasional Indonesia (PNI) pada tanggal 4 Juli 1927. Tujuan dari ajaran Marhaenisme dan pembentukan PNI adalah untuk menentang penjajahan Belanda dan memerdekakan Indonesia. Karena aktivitasnya menggugah semangat kemerdekaan ini, Sukarno pun kembali ditangkap pada Agustus 1933 lalu diasingkan ke Flores.

Pada kondisi diasingkan di Ende, Flores, Sukarno pun hampir dilupakan para tokoh nasional karena lokasinya yang jauh dan terasing. Selama di Ende, Bung Karno dan Istrinya (Inggit), menempati rumah milik Abdullah Ambuwaru. Di rumah sederhana ini, Bung Karno mengalami suka duka selama empat tahun. Bung Karno bahkan sempat merasa kalah, merasa menyerah dengan keadaannya. 

Perlahan-lahan ia mulai memikirkan bangsa Indonesia lagi meski rasanya sangat sulit. Setiap hari, Bung Karno banyak menghabiskan diri di dalam kamar sholat. Sukarno menenangkan pikiran dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Setiap hari Bung Karno berjalan ke pantai yang berjarak sekitar 1 km dari rumah pengasingannya. Bung Karno kerap duduk di bawah pohon sukun. Di bawah pohon sukun inilah Bung Karno mulai memikirkan ideologi bangsa ini. Inspirasinya datang dari batang pohon sukun tempat Bung Karno merenung yang mempunyai lima cabang yang mirip dengan jumlah sila dari Pancasila. Dari sinilah muncul pemikiran mengenai Pancasila.

Setelah masa pengasingan empat tahun penuh di Ende dan mampu bangkit, Ir. Sukarno dipindahkan dan diasingkan kembali oleh Belanda ke Bengkulu. Belanda berharap dengan diasingkannya Bung Karno ke Bengkulu, tempat yang masih primitif, membuat semangat menurun. Nyatanya, semangat Bung Karno menjadi semakin meluap-luap tak bisa dibendung lagi. Sikap berapi-apinya dianggap aneh oleh warga sekitar tempat pengasinganya. Bung Karno mendirikan masjid, kemudian menarik masyarakat untuk berdikusi tentang kemerdekaan dengan rapi dan halus sehingga Belanda tak sempat menyadarinya. Bung Karno telah menyulut semangat masyarakat Bengkulu untuk merdeka. Akhirnya Bung Karno dibebaskan pada tahun 1942. 

Berbeda dari masa sebelumnya, pada masa pendudukan Jepang, perjuangan kemerdekaan dilakukan secara kooperatif melalui keikutsertaan dalam organisasi-organisasi buatan Jepang seperti BPUPKI. Peran Sukarno cukup besar dalam organisasi BPUPKI dengan mencetuskan gagasannya, yaitu Pancasila. Sukarno juga menyusun naskah proklamasi bersama dengan Moh. Hatta dan Ahmad Subardjo di kediaman Laksamana Tadashi Maeda. Sukarno dan Hatta juga menandatangani teks proklamasi, kemudian membacakannya pada tanggal 17 Agustus 1945. Setelah Indonesia merdeka, sidang PPKI dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 1945 yang secara aklamasi memilih Sukarno sebagai Presiden pertama. Sukarno wafat pada tanggal 21 Juni 1970. Beliau dikukuhkan sebagai Pahlawan Proklamator berdasarkan Keputusan Presiden No. 081/TK/1986 tanggal 23 Oktober 1986. Di tahun 2012 Sukarno juga dikukuhkan sebagai Pahlawan Nasional berdasarkan Keputusan Presiden No. 83/2012.

Ir. Sukarno merupakan sosok yang mempunyai semangat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme tinggi. Hal ini diwujudkan dalam bentuk mencintai tanah air dan mendahulukan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan sehingga menjadi bentuk semangat dan komitmen Ir. Sukarno. Selain itu Ir. Sukarno selalu menerapkan nilai-nilai keislaman dalam dunia berpolitiknya demi kemaslahatan bangsanya, jiwa yang menggelora untuk mencapai kemerdekaan bangsanya juga adalah sesuatu semangat yang perlu kita teladani. 


Berdasarkan penjelasan di atas maka nama pendiri negara adalah Ir. Sukarno, bentuk semangatnya adalah mencintai tanah air dan mendahulukan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi. Sejarah perjuangan Ir. Sukarno di mulai dari zaman Belanda, zaman Jepang hingga akhirnya berhasil mencapai kemerdekaan Indonesia di tanggal 17 Agustus 1945 hingga ditetapkan menjadi presiden pertama Indonesia. Tetapi perjuangan tak berakhir begitu saja, Ir. Sukarno dan para pejuang lainnya harus berjibaku pula mempertahankan kemerdekaan di masa awal kemerdekaan Indonesia. 

0

Roboguru

Perhatikan nama organisasi berikut ini ! PUTERA Chuo Sangi In BPUPKI PPKI Berdasarkan  data diatas, yang termasuk dalam organisasi yang diikuti dan di dirikan oleh Ir.Soekarno adalah….

Pembahasan Soal:

Bung Karno terlibat aktif dalam beberapa organisasi bentukan Jepang seperti PUTERA, dan Chuo Sangi In (Dewan Penasihat bagi pemerintahan Jepang). Bung Karno membantu propaganda Jepang dengan merayu rakyat Indonesia agar bersedia membantu Jepang dalam perang yang sedang berlangsung melawan pihak Sekutu. Pada akhirnya, Jepang mendirikan BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Kemerdekaan Indonesia) agar Indonesia bisa mempersiapkan kemerdekaannya. Bisa kita katakan, bahwa berdirinya BPUPKI ini adalah berkat peranan penting yang sudah Bung Karno lakukan pada masa Jepang. Setelah merumuskan Undang-Undang Dasar, BPUPKI dibubarkan. Kemudian pada 7 Agustus 1945 Jepang membentuk PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia), dan  Bung Karno terpilih menjadi ketua badan tersebut. PPKI mulai terlibat aktif untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia, tepatnya setelah mendengar berita kekalahan Jepang pada 15 Agustus 1945.

0

Roboguru

Perhatikan peran tokoh di bawah ini ! Penyusun draft rurnusan dasar negara. Bersikap nonkooperatif kepada Jepang. Menyampaikan pidato "Indonesia Menggugat" pada tahun 1930. Dikenal sebagai pengg...

Pembahasan Soal:

Soekarno merupakan bapak proklamator yang memiliki peran besar dalam kemerdekaan Indonesia. Peran beliau dapat dilihat dari masa kolonial Belanda hingga Jepang.  Pada masa Pergerakan Nasional, Soekarno terkenal aktif di bidang pergerakan. Dari bidang pergerakan itulah, Soekarno dapat memperjuangkan kemerdekaan. Beberapa organisasi yang diikuti oleh beliau seperti Tri Koro Dharmo, Sarekat Islam, dan PNI. Ir. Soekarno adalah pendiri sekaligus pemimpin dari Partai Nasional Indonesia (PNI) yang berdiri sejak 4 Juli 1927. PNI bertujuan untuk memperjuangkan Indonesia agar mencapai kemerdekaannya. Namun, menjelang akhir 1929, Ir. Soekarno dan tiga rekan lainnya seperti Gatot Mangkupraja, Maskun, dan Supriadinata ditangkap oleh pemerintahan kolonial Belanda karena desas desus pemberontakan yang akan dilakukan oleh PNI. Hal ini membuat keempat tokoh PNI tersebut ditahan atas tuduhan penggulingan kekuasaan pemerintahan Belanda. Pada persidangan di Landraad, Bandung, Soekarno menyangkal segala tuduhan dan menyampaikan pidato pembelaan berjudul “Indonesia Menggugat” yang berisi tentang kerusakan masyarakat Indonesia yang disebabkan penjajahan.

Pada masa Jepang sikap Soekarno lebih kooperatif. Ia ditunjuk oleh pemerintah Jepang untuk tergabung dalam berbagai lembaga bentukan Jepang seperti Putera, BPUPKI, dan PPKI. Dalam BPUPKI tersebut, Soekarno banyak menyuarakan pendapatnya mengenai rumusan dasar negara yang dikenal dengan Pancasila yang diusulkan pada tanggal 1 Juni 1945. Dalam pidato di hadapan para anggota BPUPKI, tercetuslah kata 'Pancasila' dari mulut Sukarno. Di sinilah peran penting Sukarno dalam kelahiran Pancasila bersama kolega-koleganya di BPUPKI, hingga dirinya dianggap penggali Pancasila. Soekarno bersama Hatta dan Radjiman Wedyodiningrat menerima janji kemerdekaan Jepang dari Marsekal Terauchi pada tanggal 9 Agustus 1945 di Dalat, Vietnam setelah kekalahan Jepang pada Perang Dunia II. Atas berbagai desakan dari golongan muda, akhirnya Soekarno yang merupakan golongan tua berusaha untuk memerdekakan Indonesia walaupun tidak mendapatkan restu dari pemerintah Jepang. Soekarno adalah orang yang menulis teks proklamasi kemerdekaan Indonesia ketika para tokoh proklamator berada di rumah Laksamana Maeda. Ia juga orang yang membacakan teks proklamasi kemerdekaan di halaman rumahnya sendiri, yaitu Jalan Pegangsaan Timur No. 56 pada tanggal 17 Agustus 1945 pukul 10.00.

Berdasarkan penjelasan tersebut, maka jawabat yang tepat adalah A.

0

Roboguru

Jelaskan perjuangan Ir. Soekarno dalam merebut kemerdekaan!

Pembahasan Soal:

Soekarno terkenal aktif dalam bidang pergerakan. Dari bidang pergerakan itulah, Soekarno dapat memperjuangkan kemerdekaan. Beberapa organisasi yang diikuti oleh beliau seperti Tri Koro Dharmo, Sarekat Islam, dan PNI. Ia juga ditunjuk oleh pemerintah Jepang untuk tergabung dalam berbagai lembaga bentukan Jepang seperti Putera, BPUPKI, dan PPKI. Dalam BPUPKI tersebut, Soekarno banyak menyuarakan pendapatnya mengenai rumusan dasar negara yang dikenal dengan Pancasila yang diusulkan pada tanggal 1 Juni 1945. Soekarno bersama Hatta dan Radjiman Wedyodiningrat menerima janji kemerdekaan Jepang dari Marsekal Terauchi pada tanggal 9 Agustus 1945 di Dalat, Vietnam setelah kekalahan Jepang pada Perang Dunia II. Atas berbagai desakan dari golongan muda, akhirnya Soekarno yang merupakan golongan tua berusaha untuk memerdekakan Indonesia walaupun tidak mendapatkan restu dari pemerintah Jepang. Soekarno adalah orang yang menulis teks proklamasi kemerdekaan Indonesia ketika para tokoh proklamator berada di rumah Laksamana Maeda. Ia juga orang yang membacakan teks proklamasi kemerdekaan di halaman rumahnya sendiri, yaitu Jalan Pegangsaan Timur No. 56 pada tanggal 17 Agustus 1945 pukul 10.00.

Jadi, perjuangan Soekarno untuk merebut kemerdekaan dimulai dari bergabung dengan berbagai organisasi pergerakan nasional. Pada masa kependudukan Jepang, Soekarno ditunjuk untuk bergabung pada lembaga bentukan Jepang, salah satunya adalah BPUPKI. Pada sidang BPUPKI tanggal 1 Juni 1945, beliau mengusulkan mengenai rumusan dasar negara bernama Pancasila. Beliau juga berjasa dalam merumuskan serta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. space

0

Roboguru

Sebutkan peranan Soekarno dan Mohammad Hatta dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia ...

Pembahasan Soal:

Soekarno dan Mohammad Hatta, adalah beberapa pahlawan dari sekian banyaknya baik yang telah gugur di Masa Pergerakan Nasional maupun sebelum itu. Kedua tokoh yang masing-masing lahir di Surabaya pada 6 Juni 1901 dan Mohammad Hatta yang lahir di Bukittinggi 12 Agustus 1902, memiliki andil yang besar dalam kemerdekaan Indonesia. 
Dalam konteks mempersiapkan kemerdekaan Indonesia, Soekarno dan Moh. Hatta memiliki peran sebagai berikut, Soekarno :

  • menjadi anggota BPUPKI,
  • mengemukakan usulan tentang Dasar Negara pada 1 Juni 1945 dan diberi judul Pancasila,
  • penyusun teks proklamasi,
  • penulis teks proklamasi dengan tangan, dan
  • menandatangani teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan membacakannya pada 17 Agustus 1945.

Peran Mohammad Hatta :

  • menjadi anggota BPUPKI, 
  • anggota panitia 9 yang bertugas menyeleksi berbagai usulan terkait Dasar Negara, 
  • penyusun teks proklamasi, 
  • pemberi ide kalimat di teks proklamasi "hal-hal tentang pemindahan kekuasaan dan lain-lain dilaksanakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya", dan 
  • menandatangani teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan mendampingi Soekarno ketika dibacakannya pada 17 Agustus 1945.

Dengan demikian, peranan Soekarno dan Mohammad Hatta dalam konteks mempersiapkan kemerdekaan Indonesia, dimulai sejak mereka berada di badan persiapan kemerdekaan Indonesia bentukan Jepang yaitu BPUPKI, dan spesifik ketika mereka mulai menyusun teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved