Iklan
Pertanyaan
Perhatikan penggalan novel berikut untuk menjawab 36 s.d. 39!
Teks 1
Betapa lama waktu yang dibutuhkan manusia untuk memahami jiwa : pernah dipuja sembari merendahkan tubuh, dan melahirkan para pertapa; bisa dipinggirkan sembari memuja tubuh, dan melahirkan para peraga – ada kalanya tubuh dan jiwa tak dipisahkan, yang berarti tubuh menjadi sahih sebagai pencerminan jiwa; namun terlalu sering juga tubuh gagal menjadi cermin memadai penampilan jiwanya.
Terlalu sering kita melihat kebalikannya : tubuh terindah untuk jiwa yang menjijikkan, jiwa terindah dalam tubuh yang mengerikan – betapa berpengaruh penampilan sang tubuh dalam penilaian kita tentang jiwanya, dan betapa sering kita tersesat karenanya…
Begitu banyak yang tidak cocok : wajah alim seorang pembunuh, wajah suci seorang pelacur, wajah miskin seorang dermawan, wajah jutawan seorang pengemis yang terlalu banya meminta untuk dirinya sendiri – padahal barangkali memang begitulah adanya, bukankah tidak mungkin memastikan kejahatan seseorang hanya dari wajahnya? (Biola Tak Berdawai karya Seno Gumira Ajidarma)
Teks 2
Abis tida lama lagi kaliatanlah kaloewar dari dalem roemah sa orang anak perampoewan moeda jang kira-kira 15 taoen oemoernja. Orangnja langsing, pinggangnja lentik, moekanja sedeng tida pandjang dan tida boender, idoengnja bagoes tiroes, moeloetnja ketjil, bibirnja sedang dan merah, koelitnja poetih koening seperti beloedroe jang aloes, ramboetnja tebal, alisnja digambar, pendeknja koetika Verkerk dapet liat perampoewan itoe maka hatinja tergerak soenggoe, ternjatalah ia seperti kaget.
Terlebi poela koetika di liatnja anak moeda itoe berdjongkok bikin sembahnja dengan tangan jang ketjil dan djari jang tiroes seperti di raoet, maka Verkerk hingga bingoeng tida taoe apa misti di kataken. Belon pernah ia lihat perampoewan jang begitoe tjakep.
Betoel banjak perampoewan bangsa Eropa, bangsa Italiaan dan Spanjol telah di liatnja, tetapi poerinja koelit bangsa itoe, membirahiken hati tjoema sabentaran sadja, ati bernapsoe seperti aer jang meloewap, adapoen poetih koeningnja perampoewan jang di liatnja njembah itoe, semangkin lama di pandang, semangkin menjenangkan hati semangkin bikin orang birahi. (Njai Isah karya Wiggers)
Persamaan di antara kedua teks tersebut adalah….
Sama-sama mengandung unsur sosial
Sama-sama menggunakan bahasa yang lugas
Sama-sama membicarakan seseorang
Sama-sama menggunakan sudut pandang orang pertama
Berasal dari periode sastra yang sama
Iklan
N. Juliana
Master Teacher
1
0.0 (0 rating)
Iklan
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia