Iklan
Pertanyaan
Perhatikan kutipan teks berikut!
Malin kundang pun turun dari kapal. Ia disambut oleh ibunya. Setelah cukup dekat, ibunya melihat bekas luka di tangan kanan orang tersebut, semakin yakinlah ibunya bahwa yang didekatinya adalah Malin Kundang.
“Malin Kundang... Anakku!, mengapa engkau pergi begitu lama tanpa mengirimkan kabar?” Katanya sambil memeluk Malin Kundang. Namun, Malin Kundang segera melepaskan pelukan ibunya dan mendorong hingga terjatuh.
“Wanita tak tahu diri, sembarangan saja mengaku sebagai ibuku,” kata Malin Kundang pada ibunya. Ia pura-pura tidak mengenali ibunya karena malu melihat ibunya berpakaian compang-camping.
“Wanita itu ibumu?” tanya istri Malin Kundang.
“Tidak! Ia hanya seorang pengemis yang pura-pura mengaku menjadi ibuku demi mendapatkan hartaku saja.” Mendengar perkataan dan diperlakukan semena-mena oleh anaknya, ibu Malin Kundang sangat marah. Ia tidak menduga anaknya menjadi durhaka. Karena kemarahannya yang memuncak, ibu Malin menengadahkan tangannya dan berdoa,
“Oh Tuhan, kalau benar ia anakku, aku sumpahi dia menjadi batu besar.”
Tidak berapa lama kemudian, angin bergemuruh kencang dan badai dahsyat datang menghancurkan kapal Malin Kundang. Setelah itu, tubuh Malin Kundang perlahan menjadi kaku dan lama-kelamaan akhirnya berbentuk menjadi sebuah batu karang.
Teks cerita di atas mengisahkan tentang ....
kegigihan Malin Kundang dalam bekerja
kedurhakaan Malin Kundang kepada ibunya
istri Malin Kundang yang tak menghormati ibunya
kesenangan ibu Malin Kundang menyambut kedatangan anaknya dari kota
Iklan
M. Robo
Master Teacher
3
0.0 (0 rating)
Iklan
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia