Roboguru
SD

Perhatikan kutipan teks berikut!        Blink karya Malcolm Gladwell adalah buku mengenai dua detik pertama yang bisa sangat menentukan ketika kita mengamati sesuatu–dua detik yang akan memberikan pemahaman dalam sekejap mata, yang terbentuk berkat pilihan-pilihan yang muncul dari ‘komputer internal’ kita, alias kemampuan alam bawah sadar.      Malcolm Gladwell menyebut kemampuan ini dengan ‘kemampuan berpikir tanpa berpikir’, saat keputusan sekejap bisa didapat dari informasi yang sedikit, tetapi akurat melalui snap judgment dan thin slicing.      Dalam Blink, kita akan melihat contoh-contoh menakjubkan kehebatan snap judgment dan thin slicing. Pakar benda seni yang mengenali barang antik palsu dalam sekali lihat, ahli cicip makanan yang mampu membedakan keripik mana buatan pabrik dan yang tidak; membedakan dengan mata tertutup, mana gelas yang berisi pepsi dan mana yang berisi coca-cola dalam sekali sesap.      Buku ini juga memberikan gambaran bahayanya membuat kesimpulan cepat: pemasar bisa memanipulasi kesan pertama konsumen, polisi bisa saja menembak mati seseorang yang tak bersalah, peserta pemilu bisa saja memilih calon presiden yang ganteng, tetapi tidak mampu bekerja.      Blink menyingkapkan bahwa orang-orang yang pandai mengambil keputusan tepat bukanlah orang yang paling banyak memproses informasi atau sengaja menghabiskan waktu lebih lama untuk berpikir, tetapi orang yang pandai mengambil keputusan adalah mereka yang melatih diri mereka untuk menyempurnakan seni membuat cuplikan tipis. Menyaring sedikit mungkin faktor-faktor terpenting dari sejumlah kemungkinan yang banyak. (Diadaptasi dari amazone.com pada 16 Septemner 2020) Alasan kutipan teks di atas dinamakan sinopsis buku nonfiksi adalah ...

Pertanyaan

Perhatikan kutipan teks berikut!
 

     Blink karya Malcolm Gladwell adalah buku mengenai dua detik pertama yang bisa sangat menentukan ketika kita mengamati sesuatu–dua detik yang akan memberikan pemahaman dalam sekejap mata, yang terbentuk berkat pilihan-pilihan yang muncul dari ‘komputer internal’ kita, alias kemampuan alam bawah sadar.

     Malcolm Gladwell menyebut kemampuan ini dengan ‘kemampuan berpikir tanpa berpikir’, saat keputusan sekejap bisa didapat dari informasi yang sedikit, tetapi akurat melalui snap judgment dan thin slicing.

     Dalam Blink, kita akan melihat contoh-contoh menakjubkan kehebatan snap judgment dan thin slicing. Pakar benda seni yang mengenali barang antik palsu dalam sekali lihat, ahli cicip makanan yang mampu membedakan keripik mana buatan pabrik dan yang tidak; membedakan dengan mata tertutup, mana gelas yang berisi pepsi dan mana yang berisi coca-cola dalam sekali sesap.

     Buku ini juga memberikan gambaran bahayanya membuat kesimpulan cepat: pemasar bisa memanipulasi kesan pertama konsumen, polisi bisa saja menembak mati seseorang yang tak bersalah, peserta pemilu bisa saja memilih calon presiden yang ganteng, tetapi tidak mampu bekerja.

     Blink menyingkapkan bahwa orang-orang yang pandai mengambil keputusan tepat bukanlah orang yang paling banyak memproses informasi atau sengaja menghabiskan waktu lebih lama untuk berpikir, tetapi orang yang pandai mengambil keputusan adalah mereka yang melatih diri mereka untuk menyempurnakan seni membuat cuplikan tipis. Menyaring sedikit mungkin faktor-faktor terpenting dari sejumlah kemungkinan yang banyak.

(Diadaptasi dari amazone.com pada 16 Septemner 2020)


Alasan kutipan teks di atas dinamakan sinopsis buku nonfiksi adalah ...

  1. Sinopsis buku di atas memuat informasi yang akan berguna bagi kehidupan manusia.

  2. Sinopsis buku di atas memuat pendapat penulis secara subjektif tentang kemampuan berpikir manusia yang menakjubkan dan dapat dilatih untuk dapat dengan cepat mengambil keputusan.

  3. Sinopsis buku di atas memuat informasi tentang kemampuan berpikir manusia.

  4. Sinopsis buku di atas memuat narasi dan menceritakan kisah-kisah manusia yang menakjubkan.

  5. Sinopsis buku di atas memuat bahasa-bahasa konotatif mengenai kemampuan berpikir manusia dan mengajak pembaca masuk ke dalam cerita tersebut.

A. Rizkyamsi

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

alasan kutipan teks di atas dinamakan sinopsis buku nonfiksi terdapat pada pilihan jawaban C.

Pembahasan

Kutipan teks di atas merupakan sinopsis dari buku nonfiksi. Hal tersebut karena buku nonfiksi merupakan buku yang berisi kejadian sebenarnya dan bersifat informatif. Dalam buku nonfiksi, membutuhkan pengamatan dan data dalam pembuatannya sehingga dapat dipertanggungjawabkan isinya. Kutipan teks di atas dapat dikatakan buku nonfiksi karena berisi sinopsis yang memuat informasi pengetahuan tentang kemampuan berpikir manusia.

Dengan demikian, alasan kutipan teks di atas dinamakan sinopsis buku nonfiksi terdapat pada pilihan jawaban C.

85

0.0 (0 rating)

Pertanyaan serupa

Perhatikan langkah-langkah berikut!   Membaca buku dengan intensif dan cermat. … … memeriksa serta mengedit tulisan agar memastikan bebas dari kesalahan. Kalimat yang tepat untuk melengkapi l...

20

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

081578200000

Email info@ruangguru.com

info@ruangguru.com

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2022 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia