Iklan
Pertanyaan
Perhatikan kutipan novel berikut!
Tiba-tiba ia berdiri dan mendadak menggebrak meja dan berdentum seperti meriam suaranya, "Verdomme! Saya pernah melihat kau. Siapa kau? Dan jangan bohong kepada Mayoor Verbruggen, tahu anak kelinci! Ya, kau anak kelinci. Verdomme"! ya, kau anak kelinci.”
Aku terkejut juga mendadak diroket kerongkongannya yang harus kuakui sangat berwibawa dan mengerikan. Tetapi aku tak gentar, sebab aku merasa pasti akan perkaranya.
"Kalau Mayoor jngin tahu namaku, harap kedua tanganku dibebaskan dulu."
"Benar-benar tidak tahu sopan santun kau, ya. Apa hubungannya dengan kedua tanganmu? Sakit, anak kelinci?" dan ia tersenyum ironis.
Dikutip dari: Y. B. Mangunwijaya, Burung-Burung Manyar, Jakarta, Penerbit Buku Kompas, 2014
Kutipan novel tersebut menceritakan . ..
Tokoh Mayoor meneriaki tokoh aku karena ia kesal dengan tokoh aku dan menjuluki tokoh aku sebagai anak kelinci.
Tokoh Mayoor meneriaki tokoh aku karena tidak suka dengan sikap tokoh aku yang tidak memiliki sopan santun.
Tokoh Mayoor meneriaki tokoh aku karena tokoh aku tidak mengatakan siapa dirinya.
Tokoh aku diteriaki tokoh Mayoor dan mengatakan babwa tokoh Aku merupakan anak kelinci.
Tokoh aku tidak terima diteriaki tokoh Mayoor dan disebut sebagai anak kelinci.
Iklan
A. Acfreelance
Master Teacher
1
5.0 (1 rating)
Iklan
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia