Iklan
Pertanyaan
Perhatikan kutipan cerpen berikut! Kau masih baru tamat sekolah. Kau belum pantas berpacaran. Aku tak ingin kau berhubungan dengan, si tukang kredit itu. Uni ada hanya diam dengan menekukkan wa- jah ke lantai. Tak berani menatap wajah Anak. Aku tak ingin lagi mendengar bila kau berjumpa dengannya. Aku merasa dia bukan orang baik-baik. Jangan pernah berhubungan dengan orang yang tak tahu asal-usulnya. Kau mengerti? Uni Ida tak menyahut kata-kata Anak. Mulut- nya membisu. Tubuhnya kaku. la serupa patung. Tapi air mata Uni Ida tumpah. Membasahi pipinya. Dan Anak tidak memikirkan tentang air mata. Bagi Anak, keputusannya tak boleh dilanggar. Mak tak berani menyahut. Mak hanya diam. Tapi di akhir pertemuan malam itu, Anak sempat menyalahkan Mak. Dikutip dari: Farizal Sikumbang, Menagih Hutang Bersepeda Kumbang dalam Kasur Tanah, Jakarta, Buku Kompas, 2018 Konflik kutipan cerpen tersebut adalah...
Tokoh Uni Ida dilarang berhubungan dengan tokoh tukang kredit
tokoh abak memarahi tokoh mak yang suka kredit barang
tokoh uni ida seperti patung yang membisu sambil menangis
tokoh abak memiliki masalah dengan tukang kredit
Iklan
M. Rozalina
Master Teacher
Mahasiswa/Alumni Universitas Jambi
1
5.0 (1 rating)
Iklan
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia