Roboguru

Perhatikan kondisi sosial berikut! (1) Sub ras Malayan Mongoloid menyebar di seluruh Indonesia. (2) Sektor pariwisata berkembang dan mempengaruhi budaya di Indonesia. (3) Wilayah Indonesia yang kepulauan menyebabkan munculnya beragam etnik. (4) Posisi Indonesia yang strategis membuat banyak pendatang menyebarkan agama. (5) Kondisi tanah dan iklim yang berbeda menyebabkan keragaman profesi. Faktor yang menyebabkan masyarakat Indonesia menjadi multikultural ditunjukkan oleh ....

Pertanyaan

Perhatikan kondisi sosial berikut!

(1) Sub ras Malayan Mongoloid menyebar di seluruh Indonesia.
(2) Sektor pariwisata berkembang dan mempengaruhi budaya di Indonesia.
(3) Wilayah Indonesia yang kepulauan menyebabkan munculnya beragam etnik.
(4) Posisi Indonesia yang strategis membuat banyak pendatang menyebarkan agama.
(5) Kondisi tanah dan iklim yang berbeda menyebabkan keragaman profesi.

Faktor yang menyebabkan masyarakat Indonesia menjadi multikultural ditunjukkan oleh ....

  1. (1), (2), dan (3)

  2. (1), (2), dan (4)

  3. (1), (3), dan (5)

  4. (2), (4), dan (5)

  5. (3), (4), dan (5)

Pembahasan Soal:

Masyarakat multkultural yang terdiri atas berbagai perbedaan dilatarbelakangi oleh berbagai hal sebagai berikut.

  • Keadaan geografis. Indonesia terletak di antara dua samudra (Hindia dan Pasifik) dan dua benua (Asia dan Australia) menjadikan letak Indonesia strategis (jalur perdagangan internasional) yang mampu dilewati masyarakat dari berbagai negara. Keadaan tersebut berdampak pada mudahnya kebudayaan lain (asing) masuk ke Indonesia termasuk berbagai penganut agama yang berbeda.
  • Perbedaan cuaca. Perbedaan cuaca terjadi karena suhu dan kelembapan yang berbeda antara satu tempat dengan tempat lainnya. Ada dua lingkungan ekologis yang timbul karena hal tersebut, yaitu pertanian sawah di Pulau Jawa dan Bali serta pertanian ladang di luar Pulau Jawa (keragaman mata pencaharian).
  • Bentuk wilayah. Bentuk wilayah Indonesia berupa kepulauan menyebabkan terjadinya isolasi geografis pada wilayah daratan yang sulit dijangkau sehingga menimbulkan keragaman suku dan bahasa daerah di Indonesia.

Berdasarkan penjelasan di atas, latar belakang terbentuk masyarakat multikultural ditunjukkan oleh pernyataan nomor (3), (4), dan (5).

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

D. Nur

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Surabaya

Terakhir diupdate 15 Desember 2020

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Masyarakat daerah pesisir, cenderung memiliki struktur sosial yang terbuka, lebih dinamis dan heterogen. Sedangkan masyarakat yang jauh dari pesisir, cenderung lebih tertutup, statis, dan homogen. Kem...

Pembahasan Soal:

Masyarakat daerah pesisir dikenal sangat dinamis dan terbuka dengan kebudayaan masyarakat lain. Kondisi sosial seperti ini didukung oleh kondisi wilayah geografis berupa pesisir, lepas pantai, dan lautan. Di mana dengan kondisi geografis seperti ini masyarakat pesisir dapat dengan mudah bertemu dengan orang baru. Misalnya pedagang yang memanfaatkan jalur laut biasanya akan bersinggah di pesisir untuk melakukan kegiatan sosial, seperti berdagang atau beristirahat. Kemudian juga masyarakat pesisir sangat akrab dengan kedatangan wisatawan yang tentu saja memiliki kebudayaan berbeda. Kondisi seperti ini memudahkan masyarakat pesisir bertemu, berinteraksi, dan akhirnya memiliki keterbukaan pada orang lain. Kondisi ini juga mendukung terbentuknya struktur sosial terbuka dan memungkinkan kehidupan masyarakat menjadi sangat dinamis.

0

Roboguru

Cita rasa masakan daerah pegunungan banyak memanfaatkan olahan buah-buahan. Sementara  di  pesisir  masyarakat  cenderung  mengolah hasil  laut  sebagai  kerupuk  dan  makanan  ringan.  Penyebab  terj...

Pembahasan Soal:

Penyebab terjadinya kemajemukan cita rasa pada masyarakat seperti di soal adalah letak geografis. Letak geografis yang berbeda menghasilkan keragaman-keragaman dalam masyarakat, seperti mata pencaharian yang berbeda, pola hidup berbeda, karaktersitik mastarakat berbeda dan dalam cita rasa masakan. Masyarakat yang tinggal di pegunungan memiiki kondisi lingkungan yang banyak buah-buahan dan ragam tumbuhan sehingga mereka memanfaatkan olahan buah-buahan sedangkan di masyarakat pesisir cenderung mengolah hasil laut sebagai kerupuk dan makanan ringan karena sumberdaya alam yang mereka punya hanya dari hasil laut.

 

0

Roboguru

Kemajemukan masyarakat Indonesia antara lain ditandai dengan perbedaan jenis pekerjaan di sektor pertanian. Di pulau Jawa masyarakat mengembangkan sistem pertanian sawah sedangkan di Sumatera sistem p...

Pembahasan Soal:

Kemajemukan cara masyarakat mengolah sumber daya pertanian di lingkungannya sangat bergantung pada kondisi geografis. Kondisi geografis seperti letak wilayah, jenis iklim, dan perbedaan kondisi struktur tanah menyebabkan perbedaan cara pengolahan lahan. Misalnya perbedaan pengolahan lahan di Jawa dan di Sumatera. Masyarakat Jawa memiliki lahan subur dan cukup air yang sangat memungkinkan untuk pengolahan lahan pertanian basah seperti sayuran dan padi. Berbeda dengan masyarakat Sumatera. Lahan di sana sangat cocok untuk perkebunan. Sehingga, sektor yang dipilih dan berpotensi menguntungkan adalah sektor perkebunan, seperti perkebunan karet dan kelapa sawit.

0

Roboguru

Masyarakat sekitar daerah pesisir, cenderung memiliki struktur sosial yang terbuka, lebih dinamis dan heterogen. Sedangkan masyarakat yang jauh dari pesisir, cenderung lebih tertutup, statis, dan homo...

Pembahasan Soal:

Secara sosiologis, terdapat perbedaan yang mencolok antara mata pencaharian masyarakat pesisir dengan masyarakat agraris (jauh dari pesisir). Hal ini diakibatkan oleh kondisi geografis yang berbeda. Sumber daya alam pada masyarakat pesisir sifatnya tidak bisa diprediksi dan open access (terbuka untuk semua). Sehingga, karakteristik sumber daya seperti ini membuat masyarakat pesisir mempunyai karakteristik yang keras, tegas, dinamis, heterogen, dan terbuka. Sebaliknya, masyarakat agraris cenderung mempunyai akses sumber daya alam yang terkontrol sehingga masyarakat agraris mempunyai sifat yang homogen, statis, dan tertutup.

0

Roboguru

Cita rasa masakan daerah pegunungan banyak memanfaatkan olahan buah-buahan. Sementara di pesisir masyarakat cenderung mengolah hasil laut sebagai kerupuk dan makanan ringan. Penyebab terjadinya kemaje...

Pembahasan Soal:

Pada contoh kasus di atas, jelas bahwa perbedaan cita rasa makanan antara masyarakat yang tinggal di wilayah pegunungan dan wilayah pesisir terjadi karena perbedaan letak geografis. Letak geografis dan bentuk wilayah menentukan jenis sumber daya alam yang tumbuh di suatu daerah. Wilayah pegunungan dikenal dengan dataran tinggi, udara sejuk, dan tanah yang subur. Sehingga, masyarakat banyak memanfaatkan lahan untuk bertani, berkebun, dan berladang. Sumber daya alam yang diperoleh pun berupa sumber daya alam hayati sayur dan buah. Sumber daya alam inilah yang kemudian diolah untuk memenuhi kebutuhan makanan. Selanjutnya masyarakat pesisir yang kaya dengan sumber daya alam lautan berupa ikan. Sumber daya alam inilah yang kemudian diolah menjadi makanan.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved