Iklan

Pertanyaan

Perhatikan keterangan-keterangan berikut! Kedatangan golongan waisya ke Indonesia hanya untuk berdagang, bukan untuk menyebarkan agama Hindu-Buddha. Tidak ada bukti prasasti yang menggambarkan penyebaran agama Hindu-Buddha di wilayah Indonesia oleh golongan waisya. Golongan waisya dilarang menyeberangi lautan dan meninggalkan negaranya jika tidak ingin kehilangan hak atas golongan kastanya. Golongan waisya tidak menguasai bahasa Sanskerta dan huruf Pallawa pada Kitab Weda yang umumnya dikuasai oleh golongan brahmana. Golongan waisya merupakan golongan rakyat biasa sehingga tidak membawa perubahan besar dalam tata negara dan kehidupan keagamaan masyarakat. Keterangan yang tepat untuk menunjukan kelemahan Teori Waisya ditunjukan oleh angka ...

Perhatikan keterangan-keterangan berikut!

  1. Kedatangan golongan waisya ke Indonesia hanya untuk berdagang, bukan untuk menyebarkan agama Hindu-Buddha.
  2. Tidak ada bukti prasasti yang menggambarkan penyebaran agama Hindu-Buddha di wilayah Indonesia oleh golongan waisya.
  3. Golongan waisya dilarang menyeberangi lautan dan meninggalkan negaranya jika tidak ingin kehilangan hak atas golongan kastanya.
  4. Golongan waisya tidak menguasai bahasa Sanskerta dan huruf Pallawa pada Kitab Weda yang umumnya dikuasai oleh golongan brahmana.
  5. Golongan waisya merupakan golongan rakyat biasa sehingga tidak membawa perubahan besar dalam tata negara dan kehidupan keagamaan masyarakat. 

Keterangan yang tepat untuk menunjukan kelemahan Teori Waisya ditunjukan oleh angka ...

  1. 1, 2 dan 3

  2. 1, 3 dan 4

  3. 1, 4 dan 5

  4. 2, 3 dan 5

  5. 3, 4 dan 5

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

00

:

07

:

07

Klaim

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

opsi jawaban benar adalah C.

opsi jawaban benar adalah C.

Pembahasan

Pembahasan
lock

Kepercayaan Hindu Buddha, lahir dan berkembang di India kemudian tersebar ke seluruh dunia termasuk Nusantara (Indonesia). Beberapa ahli mengemukakan asumsi terkait penyebaran Hindu Buddha, di antaranya: (1) Teori Brahmana, dikemukakan oleh J.C. van Leur, (2) Teori Ksatria, dikemukakan oleh C.C. Berg, (3) Teori Waisya, dikemukakan oleh N.J. Krom, (4) Teori Arus Balik disampaikan oleh F.D.K Bosch, dan (5) Teori Sudra dikemukakan oleh van Faber. Berbagai asumsi atau teori yang dikemukakan oleh para ahli, tentu didasarkan pada bukti, meski demikian tidak bisa dilepaskan juga dari beberapa kelemahan dan kekurangan di dalamnya. Dalam konteks Teori Waisya, sebagaimana yang disampaikan oleh N.J Krom, pada intinya mengatakan bahwa Hindu Buddha masuk ke Indonesia dibawa oleh para pedagang dari India. Hal ini dipahami sebab dalam abad-abad awal masehi, hubungan dagang terjalin antara Indonesia dan India, terlebih posisi (Nusantara) Indonesia yang strategis, membuat aktivitas perdagangan ramai terjadi. Adapun beberapa kelemahan Teori Waisya dalam konteks kedatangan dan penyebaran Hindu Buddha di Indonesia adalah bahwa golongan waisya (pedagang) tidak menguasai akses keagamaan dalam Hindu, yakni tidak menguasai bahasa Sanskerta dan huruf Pallawa sebagai media yang ada dalam Kitab Suci Weda. Oleh sebab itu, dipahami apabila para pedagang tidak serta membuat perubahan yang besar dalam tata keagamaan di Indonesia, karena pada awalnya mereka datang ke Indonesia dengan tujuan untuk perdagangan dan bukan keagamaan. Jadi, opsi jawaban benar adalah C.

Kepercayaan Hindu Buddha, lahir dan berkembang di India kemudian tersebar ke seluruh dunia termasuk Nusantara (Indonesia). Beberapa ahli mengemukakan asumsi terkait penyebaran Hindu Buddha, di antaranya: (1) Teori Brahmana, dikemukakan oleh J.C. van Leur, (2) Teori Ksatria, dikemukakan oleh C.C. Berg, (3) Teori Waisya, dikemukakan oleh N.J. Krom, (4) Teori Arus Balik disampaikan oleh F.D.K Bosch, dan (5) Teori Sudra dikemukakan oleh van Faber. Berbagai asumsi atau teori yang dikemukakan oleh para ahli, tentu didasarkan pada bukti, meski demikian tidak bisa dilepaskan juga dari beberapa kelemahan dan kekurangan di dalamnya.

Dalam konteks Teori Waisya, sebagaimana yang disampaikan oleh N.J Krom, pada intinya mengatakan bahwa Hindu Buddha masuk ke Indonesia dibawa oleh para pedagang dari India. Hal ini dipahami sebab dalam abad-abad awal masehi, hubungan dagang terjalin antara Indonesia dan India, terlebih posisi (Nusantara) Indonesia yang strategis, membuat aktivitas perdagangan ramai terjadi.

Adapun beberapa kelemahan Teori Waisya dalam konteks kedatangan dan penyebaran Hindu Buddha di Indonesia adalah bahwa golongan waisya (pedagang) tidak menguasai akses keagamaan dalam Hindu, yakni tidak menguasai bahasa Sanskerta dan huruf Pallawa sebagai media yang ada dalam Kitab Suci Weda. Oleh sebab itu, dipahami apabila para pedagang tidak serta membuat perubahan yang besar dalam tata keagamaan di Indonesia, karena pada awalnya mereka datang ke Indonesia dengan tujuan untuk perdagangan dan bukan keagamaan.

Jadi, opsi jawaban benar adalah C.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

aul

Pembahasan lengkap banget Ini yang aku cari! Mudah dimengerti Bantu banget Makasih ❤️

Iklan

Pertanyaan serupa

Menurut N.J. Krom, proses masuk dan berkembangnya agama dan kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia tidak bisa terlepas dari peranan pedagang dari India. Mereka singgah ke Indonesia pada saat melakukan p...

2

4.4

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia