Roboguru

Perhatikan grafik berikut.   Pada grafik tersebut ditunjukkan titik didih beberapa senyawa terhadap massa molekul atau massa rumusnya (Mr) Lakukan analisis pada grafik tersebut dengan acuan pertanyaan-pertanyaan berikut. Mengapa grafik kelompok senyawa CH4 berbeda dengan yang lain? Bagaimana kecenderungan titik didih senyawa pada kelompoknya saat massa molekulnya meningkat? Senyawa apakah yang massa molekulnya kecil, tetapi memiliki titik didih tinggi? Mengapa demikian? Buat simpulan dari grafik tersebut berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan.

Pertanyaan

Perhatikan grafik berikut.

 

Pada grafik tersebut ditunjukkan titik didih beberapa senyawa terhadap massa molekul atau massa rumusnya (Mr) Lakukan analisis pada grafik tersebut dengan acuan pertanyaan-pertanyaan berikut.

  1. Mengapa grafik kelompok senyawa CH4 berbeda dengan yang lain?
  2. Bagaimana kecenderungan titik didih senyawa pada kelompoknya saat massa molekulnya meningkat?
  3. Senyawa apakah yang massa molekulnya kecil, tetapi memiliki titik didih tinggi? Mengapa demikian?

Buat simpulan dari grafik tersebut berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan. 

Pembahasan Soal:

Grafik di atas menunjukkan hubungan antara Mr dengan titik didih dimana semakin besar Mr-nya titik didih senyawa tersebut cenderung semakin besar. Namun, ada pengecualian pada NH3, H2O, dan HF yang memiliki ikatan hidrogen pada interaksi antarmolekulnya.

  1. Pada kelompok CH4 tidak terdapat senyawa yang memiliki ikatan hidrogen pada interaksi antarmolekulnya sehingga kecenderungan kenaikan titik didihnya sesua dengan kenaikan nilai Mr.
     
  2. Titik didih cenderung meningkat seiring bertambahnya nilai Mr pada senyawa hidrida dalam satu golongan.
     
  3. Senyawa NH3, H2O, dan HF adalah senyawa yang memiliki Mr terkecil namun memiliki titik didih tertinggi pada senyawa hidrida dalam satu golongan. Hal ini dikarenakan ketiga senyawa tersebut memiliki ikatan hidrogen pada interaksi antarmolekulnya.

Jadi, pada umumnya nilai titik didih senyawa hidrida satu golongan cenderung meningkat seiring meningkatnya nilai Mr, namun kecenderungan tersebut tidak berlaku jika pada senyawa NH3, H2O, dan HF yang memiliki ikatan hidrogen. 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

I. Nur

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Malang

Terakhir diupdate 13 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Senyawa yang mempunyai titik didih paling tinggi ialah ... ( H=1, C=12, N=14, O=16, F=19, Mg=24, S=32)

Pembahasan Soal:

Terdapat kesalahan nilai italic A subscript r pada soal, sehingga golongan tiap unsur sebagai berikut:

H presubscript 1 equals 1 s to the power of 1; ev H = 1; gol I A
C presubscript 6 equals 1 s squared space 2 s squared space 2 p squared; ev C = 4; gol IV A
N presubscript 7 equals 1 s squared space 2 s squared space 2 p cubed; ev N = 5; gol V A
O presubscript 8 equals 1 s squared space 2 s squared space 2 p to the power of 4; ev O = 6; gol VI A
F presubscript 9 equals 1 s squared space 2 s squared space 2 p to the power of 5; ev F = 7; gol VII A
Mg presubscript 12 equals 1 s squared space 2 s squared space 2 p to the power of 6 space 3 s squared; ev Mg = 2; gol II A
S presubscript 16 equals 1 s squared space 2 s squared space 2 p to the power of 6 space 3 s squared space 3 p to the power of 4; ev S = 6; gol VI A

Menentukan jenis ikatan tiap senyawa:

A. N subscript 2 O memiliki ikatan kovalen karena terbentuk dari unsur non logam (N) dan non logam (O).

B. C subscript 3 H subscript 8 memiliki ikatan kovalen karena terbentuk dari unsur non logam (C) dan non logam (H).

C. H F memiliki ikatan hidrogen karena terbentuk dari unsur H dan F (salah satu unsur yang dapat berikatan hidrogen).

D. Mg O memiliki ikatan ion karena terbentuk dari unsur logam (Mg) dan non logam (O).

E. S O subscript 2 memiliki ikatan kovalen karena terbentuk dari unsur non logam (N) dan non logam (O).

Pengaruh jenis ikatan terhadap titik didih senyawa yaitu titik didih larutan semakin besar pada ikatan hidrogen > ikatan ion > ikatan kovalen, hal ini dikarenakan kesulitan melepas ikatan antar unsur penyusunnya. Sehingga titik didih paling tinggi terdapat pada ikatan hidrogen yaitu HF.

Oleh karena itu, senyawa yang mempunyai titik didih paling tinggi ialah HF.

Jadi, jawaban yang benar adalah C.space 

Roboguru

Perhatikan senyawa-senyawa berikut ini! HF HCl CH4 Urutan senyawa berdasarkan titik didih tertinggi adalah ….

Pembahasan Soal:

Kekuatan gaya antarmolekul berpengaruh terhadap sifat fisik suatu molekul, misalnya titik didih. Besarnya titik didih bergantung pada seberapa besar energi yang diperlukan untuk memutuskan gaya antarmolekul agar bisa mengalami evaporasi saat dididihkan.

Karena senyawa HF memiliki ikatan hidrogen yang lebih kuat daripada gaya dipol-dipol pada umumnya, maka senyawa dengan ikatan hidrogen antarmolekulnya akan memiliki titik didih yang jauh lebih tinggi dibanding senyawa dengan gaya dipol-dipol.

Untuk HCl memiliki pengaruh gaya dipol-dipol, sedangkan begin mathsize 14px style C H subscript 4 end style hanya memiliki gaya London karena bersifat nonpolar. Karena gaya dipol-dipol lebih kuat daripada gaya London, maka urutan kekuatan gaya antarmolekulnya adalah HF > HCl > begin mathsize 14px style C H subscript 4 end style. Jadi urutan titik didihnya adalah HF > HCl > begin mathsize 14px style C H subscript 4 end style.

Jadi, jawaban yang tepat adalah opsi A.

Roboguru

Urutkan dari senyawa yang mempunyai titik didih tertinggi sampai terendah dari , , , dan ! Berikan alasannya!

Pembahasan Soal:

Titik didih merupakan suhu dimana tekanan uap suatu zat cair sama dengan tekanan di sekitarnya. Besar kecilnya titik didih suatu zat dipengaruhi oleh gaya antar molekul. Jika gaya antar molekul yang dimiliki suatu senyawa semakin kuat maka ikatan antar atomnya semakin sulit untuk diputuskan sehingga membutuhkan suhu yang lebih tinggi untuk memutuskan ikatannnya. Titik didih juga dipengaruhi oleh massa molekul relatif di mana semakin besar Mr suatu senyawa maka titik didihnya semakin tinnggi. Ini dikarenakan adanya proses pemisahan antar molekul sehingga perubahan wujud zat dari cair menjadi gas membutuhkan energi yang besar.

  • Gaya antar molekul pada H subscript 2 O yaitu ikatan hidrogen. Ikatan hidrogen tersebut terbentuk karena atom H pada H subscript 2 O berinteraksi dengan atom O pada H subscript 2 O lainnya.
  • Gaya antar molekul pada HBr dan HI  yaitu gaya dipol-dipol. Ini dikarenan kedua senyawa termasuk dalam senyawa kovalen polar.
  • Gaya antar molekul pada C H subscript 4 yaitu gaya London. Ini dikarenakan senyawa tersebut termasuk dalam senyawa kovalen non polar.

Urutan senyawa yang memiliki titik didih tertinggi hingga terendah adalah H subscript 2 O>H I>H Br>C H subscript 4.

H subscript 2 O memiliki titih didih yang paling tinggi dikarenakan interaksi antar molekul yang ada pada H subscript 2 O lebih kuat dibandingkan interaksi antar molekul yang lain. Titik didih pada HI lebih besar dibandingkan HBr meskipun memiliki gaya antar molekul yang sama karena HI memiliki Mr yang lebih besar daripada HBr. Pada C H subscript 4 memiliki titih didih yang paling rendah karena interaksi antar molekulnya sangat lemah sehingga mudah untuk diputuskan ikatan antar atomnya.

Jadi, besar kecilnya titik didih selain dipengaruhi oleh gaya antarmolekul juga dipengaruhi oleh massa molekul relatif, senyawa yang mempunyai titik didih tertinggi sampai terendah adalah: H subscript 2 O>H I>H Br>C H subscript 4.

Roboguru

Manakah di antara senyawa-senyawa , , MgO, , dan HF yang memiliki: a. Titik didih paling tinggi b. Titik didih paling rendah

Pembahasan Soal:

Titik didih senyawa adalah suhu pada saat molekul-molekul zat cair mulai berubah menjadi gas (merenggangkan interaksi antar molekulnya) pada tekanan tertentu. Pada pemanasan diperlukan energi untuk mengatasi gaya tarik antarmolekul dalam zat cair. Makin kuat gaya tarik antarmolekul, makin tinggi titik didihnya. Kekuatan ikatan yang terbentuk dari interaksi molekul kovalen tergantung pada kepolaran molekul, yang dibagi menjadi tiga jenis, yaitu gaya London (gaya dispersi), ikatan dipol-dipol, dan ikatan hidrogen. Gaya London atau gaya dispersi adalah interaksi yang terjadi antarmolekul nonpolar. Interaksi ini adalah yang paling lemah. Interaksi dipol-dipol adalah gaya tarik antar molekul polar yang memiliki dipol permanen. Interaksi ini lebih kuat daripada gaya London. Sedangkan ikatan hidrogen adalah interaksi antarmolekul yang terjadi antara atom hidrogen dengan unsur-unsur yang sangat elektronegatif, yaitu F, O, dan N.

Di antara senyawa-senyawa tersebut, N subscript 2 O dan S O subscript 2 merupakan molekul polar, C subscript 3 H subscript 8 adalah molekul nonpolar, MgO merupakan senyawa ion, dan HF adalah senyawa yang memiliki ikatan hidrogen. Senyawa ion memiliki interaksi antarpartikel yang lebih kuat dibandingkan senyawa kovalen, sehingga titik didihnya lebih tinggi. Sedangkan di antara senyawa kovalen, HF adalah yang memiliki titik didih tertinggi (karena memiliki ikatan hidrogen antarmolekulnya). Berikutnya adalah N subscript 2 O dan S O subscript 2  yang merupakan molekul polar sehingga memiliki interaksi dipol-dipol. Terakhir adalah C subscript 3 H subscript 8.

a. Titik didih paling tinggi = MgO

b. Titik didih paling rendah = C subscript 3 H subscript 8

Jadi, di antara senyawa tersebut yang memiliki titik didih paling tinggi adalah MgO dan titik didih paling rendah adalah C subscript bold 3 H subscript bold 8.

Roboguru

Tentukan urutan titik didih dari yang paling besar dari senyawa/molekul NaCI, H2O, CH4, I2, dan logam Fe. Berikan alasannya.

Pembahasan Soal:

    Titik didih berkaitan dengan gaya tarik-menarik antar partikel. Jadi semakin kuat ikatannya semakin tinggi pula titik didihnya.

    Urutan titik didih senyawa-senyawa di atas adalah Fe > NaCl > H2O > I2 > CH4. Alasan pengurutan seperti ini adalah:

  • Dibutuhkan energi yang sangat besar untuk meleburkan suatu logam, apalagi untuk mendidihkannya.
  • Titik didih senyawa ion lebih tinggi dibandingkan dengan titik didih senyawa kovalen.
  • Senyawa kovalen dengan ikatan hidrogen, akan memiliki titik didih yang lebih tinggi dibandingkan dengan senyawa kovalen yang lain.
  • Semakin besat luas permukaan sentuh, maka titik didih akan semakin besar pula. Luas permukaan sentuh I2 (berbentuk linear) lebih besar dibandingkan dengan CH4 (berbentuk bulky).

Jadi, urutan titik didih senyawa-senyawa di atas adalah Fe > NaCl > H2O > I2 > CH4. 

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved