Iklan

Pertanyaan

Perhatikan gambar di bawah ini! Tokoh di samping, lahir di Weltevreden, Batavia (sekarang Jakarta), Hindia Belanda, pada 16 Februari 1894. Salah satu peran tokoh tersebut dalam pergerakan nasional yang paling tepat adalah….

Perhatikan gambar di bawah ini!

Tokoh di samping, lahir di Weltevreden, Batavia (sekarang Jakarta), Hindia Belanda, pada 16 Februari 1894. Salah satu peran tokoh tersebut dalam pergerakan nasional yang paling tepat adalah….

  1. Menjadi salah satu ketua sekaligus pendiri Indische Vereeniging

  2. Menulis kritik terhadap pemerintah kolonial berjudul “als ik een nederlander was”

  3. Mendirikan organisasi Indische Partij bersama Ki Hajar Dewantara dan Douwes Dekker

  4. Memimpin perlawanan gerakan bawah tanah melawan penjajah di Betawi

  5. Menggunakan bahasa Indonesia untuk pertama kali di depan sidang Volksraad

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

16

:

49

:

03

Klaim

Iklan

A. Acfreelance

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Munculnya Muhammad Husni Thamrin sebagai tokoh pergerakan yang berkaliber nasional tidaklah tidak mudah. Untuk mencapai tingkat itu ia memulai dari bawah, dari tingkat lokal. Dia memulai geraknya sebagai seorang tokoh (lokal) Betawi. Terkait dengan penggunaan bahasa Melayu, pada tahun 1938, tepatnya 12 Juli 1938, dia telah menggunakan bahasa Indonesia untuk pertama kalinya di depan sidang Volksraad. Dan pada tahun 1939, di depan sebuah rapat umum yang diadakan oleh Parindra, dia telah mengecam pemimpin redaksi Deli Courant yang mencela pemakaian bahasa Melayu sebagai bahasa Indonesia. Muhammad Husni Thamrin di depan rapat umum itu menyebut pemimpin surat kabar ini sebagai orang Belanda yang sombong.

Munculnya Muhammad Husni Thamrin sebagai tokoh pergerakan yang berkaliber nasional tidaklah tidak mudah. Untuk mencapai tingkat itu ia memulai dari bawah, dari tingkat lokal. Dia memulai geraknya sebagai seorang tokoh (lokal) Betawi. Terkait dengan penggunaan bahasa Melayu, pada tahun 1938, tepatnya 12 Juli 1938, dia telah menggunakan bahasa Indonesia untuk pertama kalinya di depan sidang Volksraad. Dan pada tahun 1939, di depan sebuah rapat umum yang diadakan oleh Parindra, dia telah mengecam pemimpin redaksi Deli Courant yang mencela pemakaian bahasa Melayu sebagai bahasa Indonesia. Muhammad Husni Thamrin di depan rapat umum itu menyebut pemimpin surat kabar ini sebagai orang Belanda yang sombong.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Bidang perjuangan Hj. Rangkayo Rasuna Said adalah….

25

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia