Iklan

Pertanyaan

Perhatikan gambar berikut! Apa hubungan antara gambar di atas dengan bukti penyebaran agama Islam di Semarang?

Perhatikan gambar berikut!
 

 


Apa hubungan antara gambar di atas dengan bukti penyebaran agama Islam di Semarang?

  1. Klenteng Sam Poo Kong merupakan tempat pertama tersebarnya Islam di Indonesia

  2. Merupakan masjid yang dibangun Laksamana Cheng Ho dalam penyebaran Islam, namun akhirnya berubah fungsi menjadi klenteng

  3. Sebuah klenteng yang berubah fungsi menjadi masjid dan menjadi pusat agama Islam di Semarang

  4. Masjid Sam Poo Kong sebagai masjid pertama yang dibangun oleh ulama Muslim, Bong Swi Hoo yang menetap di Ampel

  5. Merupakan bukti masuknya Islam ke Semarang oleh Jin Bun yang kemudian dikenal dengan Raden Patah, pendiri Kerajaan Demak

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

11

:

50

:

56

Klaim

Iklan

N. Hasanah

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Klenteng Gedung Batu Sam Po Kong adalah sebuah petilasan, yaitu bekas tempat persinggahan dan pendaratan pertama seorang Laksamana Tiongkok beragama Islam yang bernama Zheng He/ Cheng Ho. Terletak di daerah Simongan, sebelah barat daya kota Semarang. Tanda yang menunjukkan sebagai bekas petilasan yang berciri keislaman adalah dengan ditemukannya tulisan berbunyi “Marilah kita mengheningkan cipta dengan mendengarkan bacaan Al Qur’an”. Pada tahun 1401 M, Laksamana Cheng Ho memerintahkan anak buahnya untuk mendirikan bangunan ini, yang kemudian berfungsi sebagai masjid tempat Cheng Ho menyebarkan Islam. Namun lama kelamaan fungsinya pun berubah menjadi klenteng yang didukung oleh bentuk bangunan yang memang seperti klenteng. Perjalanan Cheng Ho ke Indonesia kemudian menjadi bukti masuknya Islam ke Nusantara. Hal ini diketahui melalui catatan Ma Huan, seorang penulis yang mengikuti perjalanan Cheng Ho. Dalam tulisannya ia menyatakan bahwa sekitar tahun 1400 M telah ada saudagar-saudagar Islam yang bertempat tinggal di pantai utara Jawa.

Klenteng Gedung Batu Sam Po Kong adalah sebuah petilasan, yaitu bekas tempat persinggahan dan pendaratan pertama seorang Laksamana Tiongkok beragama Islam yang bernama Zheng He/ Cheng Ho. Terletak di daerah Simongan, sebelah barat daya kota Semarang. Tanda yang menunjukkan sebagai bekas petilasan yang berciri keislaman adalah dengan ditemukannya tulisan berbunyi “Marilah kita mengheningkan cipta dengan mendengarkan bacaan Al Qur’an”. Pada tahun 1401 M, Laksamana Cheng Ho memerintahkan anak buahnya untuk mendirikan bangunan ini, yang kemudian berfungsi sebagai masjid tempat Cheng Ho menyebarkan Islam. Namun lama kelamaan fungsinya pun berubah menjadi klenteng yang didukung oleh bentuk bangunan yang memang seperti klenteng. Perjalanan Cheng Ho ke Indonesia kemudian menjadi bukti masuknya Islam ke Nusantara. Hal ini diketahui melalui catatan Ma Huan, seorang penulis yang mengikuti perjalanan Cheng Ho. Dalam tulisannya ia menyatakan bahwa sekitar tahun 1400 M telah ada saudagar-saudagar Islam yang bertempat tinggal di pantai utara Jawa.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

2

Iklan

Pertanyaan serupa

Akulturasi antara kebudayaan Islam dan kebudayaan Indonesia antara lain tampak pada seni arsitektur bangunan masjid kuno. Perbedaan tersebut salah satunya tidak terdapatnya kubah di puncak bangunan, d...

2

4.7

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia