Iklan

Pertanyaan

Akulturasi antara kebudayaan Islam dan kebudayaan Indonesia antara lain tampak pada seni arsitektur bangunan masjid kuno. Perbedaan tersebut salah satunya tidak terdapatnya kubah di puncak bangunan, dimana kubah digantikan semacam meru, dan susunan limas. Selain perbedaan tersebut, perbedaan lainnya adalah….

Akulturasi antara kebudayaan Islam dan kebudayaan Indonesia antara lain tampak pada seni arsitektur bangunan masjid kuno. Perbedaan tersebut salah satunya tidak terdapatnya kubah di puncak bangunan, dimana kubah digantikan semacam meru, dan susunan limas. Selain perbedaan tersebut, perbedaan lainnya adalah….

  1. Pada awalnya tidak terdapat ukir-ukiran kaligrafi yang menghiasi dinding dan arsitektur masjid di Indonesia

  2. Adanya lambang bulan bintang yang terletak di puncak bangunan, tepatnya di atas masjid yang berbentuk tumpang

  3. Masjid di Indonesia mengedepankan konsep alam dengan menggunakan tiang-tiang dari kayu sebagai penyangga

  4. Menara masjid awalnya tidak dibangun di Indonesia, dimana peran menara digantikan bedug atau tabuh sebagai penanda waktu shalat

  5. Tidak terdapatnya mimbar khusus tempat khatib biasanya menyampaikan khutbah maupun ceramah agama

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

19

:

31

:

48

Klaim

Iklan

C. Sianturi

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Masjid-masjid awal yang dibangun pasca masuknya Islam ke Nusantara cukup berbeda dengan yang berkembang di Timur Tengah. Salah satunya tidak terdapatnya kubah di puncak bangunan, dimana kubah digantikan semacam meru, dan susunan limas tiga atau lima tingkat, mirip dengan arsitektur Hindu. Salah satu contohnya Masjid Banten dengan meru lima tingkat. Perbedaan lain, menara masjid awalnya tidak dibangun di Indonesia. Menara dimaksudkan sebagai tempat mengumandangkan adzan. Peran menara digantikan bedug atau tabuh sebagai penanda masuknya waktu shalat. Namun ada pula menara yang dibangun, misalnya di Masjid Kudus dan Demak. Uniknya, bentuk Menara di kedua masjid mirip bangunan candi Hindu. Meskipun di masa kini banyak masjid yang telah dilengkapi menara, bangunan masjid masa lalu masih mempertahankan bentuk lokalnya, terutama meru dan limas bertingkat tiga.

Masjid-masjid awal yang dibangun pasca masuknya Islam ke Nusantara cukup berbeda dengan yang berkembang di Timur Tengah. Salah satunya tidak terdapatnya kubah di puncak bangunan, dimana kubah digantikan semacam meru, dan susunan limas tiga atau lima tingkat, mirip dengan arsitektur Hindu. Salah satu contohnya Masjid Banten dengan meru lima tingkat. Perbedaan lain, menara masjid awalnya tidak dibangun di Indonesia. Menara dimaksudkan sebagai tempat mengumandangkan adzan. Peran menara digantikan bedug atau tabuh sebagai penanda masuknya waktu shalat. Namun ada pula menara yang dibangun, misalnya di Masjid Kudus dan Demak. Uniknya, bentuk Menara di kedua masjid mirip bangunan candi Hindu. Meskipun di masa kini banyak masjid yang telah dilengkapi menara, bangunan masjid masa lalu masih mempertahankan bentuk lokalnya, terutama meru dan limas bertingkat tiga.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

2

Ayu Widiana

Bantu banget

Iklan

Pertanyaan serupa

Perhatikan gambar berikut! Apa hubungan antara gambar di atas dengan bukti penyebaran agama Islam di Semarang?

2

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia